Main Article Content

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja merupakan fase krusial yang rentan terhadap tekanan sosial dan perilaku berisiko. Pada tahap ini, remaja menghadapi berbagai tantangan emosional dan sosial sehingga kemampuan mengelola emosi dan mengontrol diri menjadi penting untuk mencegah tindakan berisiko. Kecerdasan emosional membantu remaja mengatur emosi dan menghadapi tekanan, sementara kemampuan menolak (refusal skills) diperlukan untuk bersikap tegas terhadap ajakan negatif. Emosi memengaruhi pengambilan keputusan, sehingga pengaturan emosi yang baik berkontribusi pada keputusan yang lebih sehat. Penelitian sebelumnya menunjukkan banyak remaja masih kesulitan mengelola emosi, yang berdampak pada rendahnya kemampuan mereka dalam menolak ajakan negatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kecerdasan emosional dan refusal skills. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional serta pendekatan cross-sectional. Sebanyak 268 siswa dipilih secara menggunakan Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan Skala SSEIT untuk mengukur kecerdasan emosional dan Skala STLA-MP untuk mengukur refusal skills. Analisis korelasi menggunakan uji korelasi Spearment’s Rank Correlation Coefficient karena data tidak berdistribusi normal. Penelitian ini juga mematuhi prinsip etika seperti persetujuan sukarela dan kerahasiaan data. Hasil: Analisis uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan namun lemah antara kecerdasan emosional dan refusal skills (r=0,258, p<0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan refusal skills pada remaja, meskipun kekuatan hubungannya tergolong lemah. Temuan ini menekankan pentingnya pengembangan kecerdasan emosional untuk memperkuat kemampuan remaja dalam menolak perilaku berisiko.

Keywords

Remaja Kecerdasan emosional Refusal skills

Article Details

How to Cite
Sa’adah, I. S., Nuryani, R., & Lindasari, S. W. (2025). Hubungan Tingkat Kecerdasan Emosional dengan Refusal Skills pada Remaja. Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK), 8(2), 171–183. https://doi.org/10.33369/jvk.v8i2.45958

References

  1. Anarta, F., Fauzi, R. M., Rahmadhani, S., & Santoso, M. B. (2021). Kontrol Sosial Keluarga Dalam Upaya Mengatasi Kenakalan Remaja. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 2(3), 485–498.
  2. Ariska, Putri, B. N. D., & Suryadi. (2023). Hubungan Teman Sebaya Dengan Pengendalian Emosi Peserta Didik di SMA PGRI 4 Padang. Jurnal EduTech, 9(2), 174–183.
  3. Belinda, M. G., & Savitri, L. S. Y. (2021). Keterampilan Menolak secara Asertif pada Kelompok Remaja yang Mengalami Tekanan Negatif Teman Sebaya: Pelatihan Daring selama Pandemi COVID-19. Psikodimensia, 20(1), 1. https://doi.org/10.24167/psidim.v20i1.2850
  4. Carvalho, C. B., Cordeiro, F., Benevides, J., da Motta, C., Arroz, A. M., & Cabral, J. M. (2025). The Role of Emotional Intelligence in Risk Behaviors and Nonsuicidal Self-Injury in Adolescence. Trends in Psychology. https://doi.org/10.1007/s43076-025-00458-8
  5. Chaturvedi, A., & Singh, A. K. (2024). The Impact of Peer Pressure on Emotional Competence and Resilience Among Young Adults. International Journal for Multidisciplinary Research (IJFMR), 6(2), 1–18. www.ijfmr.com
  6. Crespo-López, M. A., & Koning, I. M. (2025). Associations Between Parenting Practices and Peer Pressure Among Adolescents: The Mediating Role of Autonomy and Relatedness. Journal of Prevention, 1–20.
  7. Dewi, S. R., & Yusri, F. (2023). Kecerdasan Emosi Pada Remaja. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 65–71. https://doi.org/10.56248/educativo.v2i1.109
  8. Goleman, D. (1996). Emotional Intelligence. Gramedia Pustaka Utama.
  9. Guyer, A. E., Silk, J. S., & Nelson, E. E. (2016). The neurobiology of the emotional adolescent: From the inside out. Neuroscience and Biobehavioral Reviews, 70, 74–85. https://doi.org/10.1016/j.neubiorev.2016.07.037
  10. Hastuti, R. (2021). Psikologi Remaja (R. Hastuti, Ed.; 1st ed.). Penerbit ANDI. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=1_hJEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=Hastuti,+2021).+remaja+&ots=L18FxrgXq7&sig=Vs325hxgBH5fDorCBCftxSgw7PM&redir_esc=y#v=onepage&q=Hastuti%2C%202021).%20remaja&f=false
  11. Hedo, D. J. P. K., & Simarmata, N. (2023). Menjadi Remaja Asertif. ResearchGate, 9. https://www.researchgate.net/publication/370844097
  12. Hurlock, E. B. (1990). PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (5th ed.). Erlangga. https://hellomotion.sch.id/hurlock-elizabeth-psikologi-perkembangan-suatu-pendekatan-sepanjang-rentang-kehidupan
  13. Karibeeran, S. (2019). Emotional Intelligence Among Adolescents. Humanities and Social Sciences, 7(3), 121. https://doi.org/10.11648/j.hss.20190703.15
  14. Kristina, R., & Savitri, L. S. (2021). Pelatihan Keterampilan Menolak dan Asertivitas pada Remaja Selama Pandemi COVID-19. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 11(3), 232. https://doi.org/10.26740/jptt.v11n3.p232-246
  15. Lestari, F. A., Hasanah Sagala, H., & Nurrohman, W. (2021). Literature Review: Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Akhlak Siswa. In Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 1).
  16. Maharani, F. D., Wibowo, D. S., & Widyarini, N. (2025). Self Disclosure of College Students who use Instagram Second Account Based on Interpersonal Trust Self Disclosure Mahasiswi Pengguna Second Account Instagram Berdasarkan Interpersonal Trust. Psikologia : Jurnal Psikologi, 10(1). https://doi.org/10.21070/psikologia.v10i1.1848
  17. Markwica, R. (2018). Emotional Choices: How the Logic of Affect Shapes Coercive Diplomacy. United States of America by Oxford University Press. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=LhFQDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=info:vLCcaFF8VH4J:scholar.google.com/&ots=GQo_XHsxu0&sig=-V-Na5jlMESd9jTfBPADjOuUIHA&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
  18. Muktar. (2024). Penurunan Intensitas Pendidikan Islam terhadap Fluktuasi Emosional pada Remaja Usia Pertengahan. ISLAMIC PEDAGOGY: Journal of Islamic Education, 2(2), 34–46. https://doi.org/10.52029/ipjie.v2i2.255
  19. Nichols, T. R., Birnel, S., Graber, J. A., Brooks-Gunn, J., & Botvin, G. J. (2010). Refusal skill ability: An examination of adolescent perceptions of effectiveness. Journal of Primary Prevention, 31(3), 127–137. https://doi.org/10.1007/s10935-010
  20. Pamungkas, D. S., Sumardiko, D. N. Y., & Makassar, E. F. (2024). Dampak-Dampak yang terjadi Akibat Disregulasi Emosi pada Remaja Akhir: Kajian Sistematik. Jurnal Psikologi, 1(4), 15. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2598
  21. Putro, K. Z. (2017). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. APLIKASIA: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1), 25–32.
  22. Ranansyah, S. E. (2025). Hubungan Emosi Negatif terhadap Pengambilan Keputusan pada Remaja. In Jurnal Ilmiah Psikomuda Connectedness (Vol. 5, Issue 1).
  23. Rizzal, A. F., Keliat, B. A., & Wardani, I. Y. (2021). Save the future: Enhancing substance abuse refusal skill in adolescent. . Enfermería Clínica, S405–S407.
  24. Situmorang, E. L., Dayanto Butar-Butar, R., Zega, M. M., Pak, P. S., Real, S., Prodi, B., Pak, S., & Batam, R. (2019). Kriteria Guru Pak Dalam Membentuk Jati Diri Remaja Usia 12-15 Tahun. Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 4(2), 25–3.
  25. Solissa, E. M., Mujtaba, M., Zuana, M., Mayasari, N., Al Haddar, G., & Wariunsora, M. (2022). Analisis Hubungan Resiliensi dan Kecerdasan Emosional pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Kewarganegaraan, 6(4).
  26. Sulhan, N. A. A., Ardaniah, N. H., Nasrullah, & Rahmadi, M. S. (2024). Periodisasi Perkembangan Anak Pada Masa Remaja: Tinjauan Psikologi. Jurnal Pendidikan Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 1.
  27. Tahlil, T., Maulina, & Hadi, N. (2024). Program Peningkatan Ketrampilan Menolak Rokok Secara Sopan untuk Remaja di Aceh Besar. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(12), 5257–5266. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i12.18129
  28. Wahyuni, N. B., & Laili, N. (2025). Pengaruh antara Kontrol Diri dan Regulasi Emosi dengan Kenakalan Remaja di SMK Negeri 3 Buduran Kata kunci. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 2497–2506. http://Jiip.stkipyapisdompu.ac.id
  29. Yunia, S. A. P., Liyanovitasari, & Saparwati, M. (2019). Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kenakalan Remaja Pada Siswa. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 2(1), 55–64.