Main Article Content

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perkembangan ekonomi Indonesia karena dapat memberikan banyak manfaat seperti kontribusi positif terhadap perekonomian nasional dan penyerapan tenaga kerja. Kendala utama dalam pengembangan UMKM adalah tingkat kemampuan, keterampilan, keahlian, manajemen sumber daya manusia, kewirausahaan, pemasaran, dan keuangan. Dalam mengatasi kendala tersebut, pengembangan UMKM melalui optimalisasi media sosial menjadi salah satu strategi yang sangat relevan dan efektif dalam meningkatkan traffic penjualan dan brand awareness UMKM. Kelurahan Sawah Lebar Baru Kota Bengkulu merupakan contoh di mana UMKM yang ada di sana belum memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan penjualan dan sumber daya manusia pada UMKM tersebut masih belum terlatih untuk mengelola media sosial sebagai kakas untuk meningkatkan penjualan secara daring. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, tim pengabdian melakukan pelatihan dalam rangka memberikan keterampilan sumber daya manusia UMKM dalam mengoptimalkan media sosial untuk meningkatkan traffic dan brand awareness UMKM. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan 7 tahapan yaitu persiapan, observasi lapangan, penentuan target pasar, membuat akun sosial media dan konten berkualitas, promosi, pelatihan optimalisasi sosial media, dan rencana lanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah memberikan kontribusi yang berarti dalam meningkatkan potensi dan daya saing UMKM di Kelurahan Sawah Lebar Baru.

Keywords

UMKM, Media Sosial, Brand Awareness, traffic penjualan UMKM Media Sosial Brand Awareness traffic penjualan

Article Details

References

  1. Achmad, Z. A., Azhari, Z. T., Esfandiar, N. W., Nuryaningrum, N., Syifana, F. D. A., & Cahyaningrum, I. (2020). Pemanfaatan Media Sosial dalam Pemasaran Produk UMKM di Kelurahan Sidokumpul, Kabupaten Gresik. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 17–31. https://doi.org/10.15642/jik.2020.10.1.17-31
  2. Al Hafiz, M. P. (2015, August 2). Masalah Utama UKM Indonesia? Ini Kata Ketua IMA. Https://Www.Marketeers.Com/Masalah-Utama-Ukm-Indonesia-Ini-Kata-Ketua-Ima/.
  3. Frisdiantara, C., & Mukhlis, I. (2016). Ekonomi Pembangunan: Sebuah Kajian Teoretis dan Empiris. Lembaga Penerbitan Universitas Kanjuruhan Malang.
  4. Kotler, P., & Keller, K. L. (2009). Manajemen Pemasaran. Erlangga.
  5. Putri, E. A. N., Grahita, F. A., Rahma, F., Sekartiara, H., Nisa, K., Witanti, M., & Suryana, M. (2021). Optimalisasi dan Pengembangan UKM Di Wilayah Kelurahan Teluk Pucung Berbasis Media Digital dalam Meningkatkan Ketahanan Ekonomi dan Sosial. In Jurnal Pengabdian Masyarakat Fikom UBJ (Vol. 1, Issue 1).
  6. Sagita, N. G., Kartikasari, M., Asyrofi, M. H., & Hayati, K. R. (2022). Optimalisasi Digital Marketing untuk Pengembangan UMKM Kelurahan Kebonsari Kecamatan Jambangan Kota Surabaya. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(4), 1325–1332. https://doi.org/10.54082/jamsi.430
  7. Yuniarti, T., Rizal, M. A., Bani, F. C. D. B., & Fujiyah, F. (2022). Digitalisasi Pemasaran dalam Upaya Peningkatan Penjualan Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Wilayah Jakarta Selatan. Jurnal Pustaka Mitra, 2(2), 121–126.