Main Article Content

Abstract

Pengolahan sampah organik menjadi ecoenzim merupakan salah satu inovasi ramah lingkungan yang dapat membantu mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat. Kegiatan pembuatan ecoenzim dilaksanakan pada 29 Oktober 2025 di SMAN 3 Bengkulu Tengah sebagai bagian dari program kerja KKN. Tahapan kegiatan meliputi pembentukan kepanitiaan, koordinasi dengan pihak sekolah, persiapan alat dan bahan, serta praktik langsung pembuatan ecoenzim oleh anggota KKN menggunakan sampah organik yang tersedia. Proses pembuatan dilakukan melalui tahapan pemilahan sampah organik, pencacahan bahan, pencampuran bahan baku, hingga penyimpanan untuk fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anggota KKN mampu memproduksi ecoenzim dengan prosedur yang tepat serta memperlihatkan pemahaman yang baik mengenai manfaat pengolahan sampah organik bagi lingkungan sekolah. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa pengurangan sampah organik dan tersedianya produk ecoenzim yang dapat dimanfaatkan oleh warga sekolah. Secara keseluruhan, program ini menegaskan pentingnya penerapan inovasi pengolahan sampah berbasis aksi langsung dan perlunya keberlanjutan kegiatan serupa untuk mendukung pengelolaan lingkungan di SMAN 3 Bengkulu Tengah.

Keywords

Ecoenzim Sampah Organik SMAN 3 Bengkulu Tengah KKN Ecoenzim Sampah Pengolahan Organik

Article Details

References

  1. Hidup, D. L. (2019). Pengertian dan pengelolaan sampah organik dan anorganik. Tersedia Di Https://Www. Bulelengkab.Go. Id/Detail/Artikel/Pengertian- DanPengelolaanSampah-OrganikDan-Anorganik-13 (5 Februari 2020) Go to Reference in Article.
  2. Jurnal, C. (2020). Sinergi program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan melalui inovasi maggot. Jurnal Resolusi Konflik, CSR Dan Pemberdayaan (CARE), 5(1), 63– 70.
  3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Panduan Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata. Jakarta: Kemdikbud.
  4. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Kurikulum Merdeka: Integrasi Proyek Lingkungan di Sekolah. Jakarta: Kemendikbudristek.
  5. Kriswantoro H, Nasser GA, Zairani FY, Nisfuriah L, Rompas JP, Dali D, Hasani B, Yulianto D, Sofian A. 2022. Pemanfaatan eco-enzim dari sampah organik rumah tangga untuk menjaga kesuburan tanah dan pengendali hama tanaman. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement.3(1):7-11.
  6. Putra, A., & Widodo, S. (2022). Edukasi pengolahan sampah organik menjadi ecoenzim melalui program KKN di lingkungan sekolah. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 145–152.