Main Article Content

Abstract

Abstract


The success of a region’s development is indicated by economic growth, the realization of which is not guaranteed for all governments, both regional and state. This study aims to determine the impact of population (X1) and taxes (X2) on economic growth in Maluku Province, either partially or simultaneously. This research employed descriptive quantitative methods with secondary data obtained from Statistics Indonesia of Maluku Province in the form of time series data from 2002 to 2022. The data was then analyzed using multiple linear regression models using EViews 9 software. The findings indicate that partially, population exerts a positive and significant impact on economic growth in Maluku Province, while taxes have a negative impact on economic growth in this region. Further, simultaneously, the impact of population and taxes on economic growth in this region is positive and significant. Consequently, the islands’ economic growth exhibits distinct characteristics compared to other continental regions in Indonesia. Furthermore, the uneven distribution of the population in the islands has the potential to precipitate more severe macroeconomic challenges in the future.


KeywordsEconomic growth, Population, Taxes and Island areas


Abstrak


Indikator keberhasilan pembangunan suatu daerah tercermin melalui pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai akan tetapi tidak semua pemerintah, baik daerah maupun negara mampu mencapai pertumbuhan ekonomi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penduduk (X1) dan pajak (X2) terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku baik itu secara parsial atau simultan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari Central Bureau of Statistics    Provinsi Maluku berupa data time series tahun 2002 hingga 2022. Data kemudian, dianalisis menggunakan model regresi linier berganda dengan bantuan software Eviews 9. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara persial penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku sedangkan variabel pajak secara persial mempunyai dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku. Secara simultan variabel penduduk dan pajak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku. Untuk itu, pertumbuhan ekonomi pada daerah kepulauan memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan daerah-daerah kontinental lainnya di Indonesia. Apalagi, penyebaran penduduk pada daerah-daerah kepulauan belum merata sehingga dapat memicu permasalahan makro ekonomi pada masa mendatang yang lebih ekstrim


Kata kunci:  Pertumbuhan ekonomi, Penduduk, Pajak dan Daerah kepulauan


 

Keywords

Economic growth Resident Taxes Island areas Pertumbuhan ekonomi Penduduk Pajak Daerah kepulauan

Article Details

Author Biography

Hermi Oppier, Universitas Pattimura

Departement of Economics Development

How to Cite
Pattimahu, T. V., Kipeleleway, A., Oppier, H., & Hahury, H. D. (2025). The Impact Of Population and Taxes On Economic Growth In Maluku Province: An Empirical Analysis. Convergence: The Journal of Economic Development, 6(2). Retrieved from https://ejournal.unib.ac.id/convergence-jep/article/view/36759

References

  1. Amri, K. (2020). Kebijakan fiskal dan pertumbuhan ekonomi daerah: bukti data panel di indonesia. Al-Masharif Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Keislaman, 8(1), 1-18. https://doi.org/10.24952/masharif.v8i1.2585.
  2. Central Bureau of Statistics Indonesia. (2023). Penghitungan dan Analisis Kemiksinan Makro Indonesia.
  3. Crăciun, A., Răcătăian, R., Țăran, A., & Moldovan, N. (2023). Is there any obvious relationship between taxation and economic growth?. Studies in Business and Economics, 18(1), 69-89. https://doi.org/10.2478/sbe-2023-0004.
  4. Darma, B. (2021). Pengaruh Jumlah Penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Tebo Tahun 2016-2020. Citra Ekonomi, 2(1), 86–92.
  5. Fang, W. (2024). Negative impact of income tax on economic growth. SHS Web of Conferences, 188, 02003. https://doi.org/10.1051/shsconf/202418802003.
  6. Ferdinandus, S. (2024). Efektivitas Pemanfaatan Alokasi Dana Desa Bagi Pemberdayaan Masyarakat Dan Infrastruktur Pedesaan Di Desa Wayame Kecamatan Teluk Ambon. Equilibrium: Journal of Economics and Development Studies, 1(2 SE-Articles). https://doi.org/10.30598/ Equilibrium.1.2.88-97.
  7. Gale, W. G., Krupkin, A., & Rueben, K. (2015). The relationship between taxes and growth at the state level: New evidence. National Tax Journal, 68(4), 919–941.
  8. Kaimuddin, A. (2024). Determinan pertumbuhan ekonomi indonesia tahun 1991-2022. Jurnal Ilmu Ekonomi Jie, 8(02), 164-171. https://doi.org/10.22219/jie.v8i02.29848
  9. Lianda, P. Y., Priantana, R. D., & Aswadi, K. (2021). Analisis Pengaruh Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Aceh. Jurnal Mahasiswa Akuntansi Samudra, 2(3), 153–159.
  10. Liyana, N., Apriliasari, V., & Ratnasari, G. (2022). Progresivitas pajak penghasilan orang pribadi dan dampaknya pada pertumbuhan ekonomi. Balance Vocation Accounting Journal, 5(2), 126. https://doi.org/10.31000/bvaj.v5i2.5430.
  11. Mansi, Egla Hysa, Eglantina Panait, M., & Voica, M. C. (2020). Poverty—A Challenge for Economic Development? Evidences from Western Balkan Countries and the European Union. Sustainability, 12(18). https://doi.org/10.3390/su12187754
  12. Marseno, B., & Mulyani, E. (2020). Pengaruh pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah (PAD), jumlah penduduk dan luas wilayah terhadap belanja modal pemerintah daerah. Jurnal Eksplorasi Akuntansi, 2(4), 3452–3467.
  13. Maulana, F. A., & Susilowati, D. (2020). Analisis Pengaruh Dana Alokasi Umum (Dau), Pajak Daerah, Dan Jumlah Penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2011-2017. Jurnal Ilmu Ekonomi JIE, 4(1 SE-Article), 130–139. https://doi.org/ 10.22219/jie.v4i1.9600
  14. Mu’arif, R. F., & Soebagyo, D. (2023). Analisis Determinan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 2005-2020. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 7(2), 796–804.
  15. Murti, N. S. (2019). Pengaruh pajak terhadap pertumbuhan ekonomi di indonesia. Universitas Sriwijaya.
  16. Mustanir, A., & Latif, A. (2020). Penerapan Prinsip Good Governance Terhadap Aparatur Desa Dalam Pelayanan Publik Di Desa Ciro-Ciroe Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidenreng Rappang. PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan, 8(3), 207–212.
  17. Oziegbe, D. (2024). Non-oil tax revenue and infrastructural development in nigeria. Central European Economic Journal, 11(58), 200-213. https://doi.org/10.2478/ceej-2024-0014.
  18. Pusporini, I. (2020). Analisis pengaruh anggaran pendapatan dan belanja daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di provinsi jawa tengah. E-Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 485. https://doi.org/10.24843/eeb.2020.v09.i06.p01.
  19. Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Maluku Tahun 2013-2033, Pub. L. No. Nomor 16 Tahun 2013 (2013).
  20. Ramadhania, T. and Gazali, M. (2022). Pengaruh penerimaan pajak, pmdn, dan neraca perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi indonesia. Jurnal Ekonomi Trisakti, 2(2), 1853-1860. https://doi.org/10.25105/jet.v2i2.14821.
  21. Ramly, F., & Ramly, A. (2022). Analisis Profil Pengangguran Di Propinsi Maluku. Jurnal Cita Ekonomika, 16(1), 50–59.
  22. Regina, T. (2022). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempenggaruhi Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia. Kompleksitas: Jurnal Ilmiah Manajemen, Organisasi Dan Bisnis, 11(1), 36–45.
  23. Rini, D. A. M., & Yulistiyono, H. (2021). Pengeluaran Pemerintah, Akumulasi Modal, Pajak dan Ekspor terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi Dan Akuntansi, 6(1), 1098–1108.
  24. Rosi, A. I. (2022). Pengaruh Pajak Daerah, Retribusi Daerah dan Laba BUMD Terhadap pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kerinci. Agregate, 5(2), 63–71.
  25. Rosiana, A., & Mahardika. (2017). Sistem Informasi, Keuangan, Auditing dan Perpajakan. Sikap, 2(1), 20–34.
  26. Rukmana, I. (2012). Pengaruh Disparitas Pendapatan, Jumlah Penduduk Dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Jawa Tengah Tahun 1984-2009. Economics Development Analysis Journal, 1(1). https://journal.unnes.ac.id/sju/edaj/article/view/323.
  27. Saleh, H., Surya, B., Annisa Ahmad, D. N., & Manda, D. (2020). The Role of Natural and Human Resources on Economic Growth and Regional Development: With Discussion of Open Innovation Dynamics. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 6(4). https://doi.org/10.3390/joitmc6040103
  28. Sugiastuti, R. H., & Pratama, M. R. (2022). Dampak Buruk Pembangunan Tanpa Pemerataan: Kesenjangan Ekonomi Antar Wilayah Di Indonesia. Profit: Jurnal Adminsitrasi Bisnis, 16(1), 79–90. https://profit.ub.ac.id/index.php /profit/article/view/2592
  29. Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Alfabeta.
  30. Sukirno, S. (2019). Makroekonomi Teori Pengantar (Six).
  31. Sumodiningrat. (2018). Pengantar Ekono-Metrika.
  32. Tomizawa, Aki Zhao, Li Bassellier, Geneviève, Ahlstrom, D. (2020). Economic growth, innovation, institutions, and the Great Enrichment. Asia Pacific Journal of Management, 37(1), 7–31. https://doi.org/10.1007/s10490-019-09648-2
  33. Wicaksono, B., Triwahyuningtyas, N., & Aminda, R. S. (2021). Analisis pengaruh jumlah transportasi darat, infrastruktur dan jumlah penduduk terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 5(3), 1472–1487.
  34. Widhiari, N., & Merkusiwati, N. (2015). Pengaruh rasio likuiditas, leverage, operating capacity, dan sales growth terhadap financial distress. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 11(2), 456–469.
  35. Yi, F., & Suyono, E. (2014). The relationship between tax revenue and economic growth of Hebei province based on the tax multiplier effect. Global Economy and Finance Journal, 7(2), 1–18.
  36. Yogatama, S. A., & Hidayah, N. (2022). Determinan Pertumbuhan Ekonomi di Kawasan ASEAN. JURNAL Pendidikan Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 16(2), 236–242.