Main Article Content

Abstract

ABSTRACT
This study aims to analyze the effect of the Human Development Index (HDI), Regency/city Minimum Wage, and Open Unemployment Rate (OUR) on Poverty in East Java Province in 2023. The technique used in this study is multiple linear regression analysis. Based on the results of the analysis, it shows that partially the Human Development Index (HDI) variable has a negative and significant effect on poverty in East Java, while Minimum Wage has a positive and significant effect on poverty in East Java Province. On the other hand, the Open Unemployment Rate does not have a significant effect on poverty in East Java. These findings have important implications for development policy in East Java. Therefore, based on the results of this study, policies that focus on improving human quality through education and health (which support the improvement of the HDI) will be more effective in reducing poverty. Meanwhile, policies related to Regional Minimum Wage need to consider the balance between fair wages and the economic sector's capacity to absorb the workforce. Lastly, although open unemployment is a serious issue, it does not always directly correlate with the poverty rate, as many external factors influence household income.



Keywords : Poverty, Human Development Indeks, Minimum Wage, Open Unemployment



ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Upah Minimum Regency/Kota, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (OUR) terhadap Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2023. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Jawa Timur, sedangkan Upah Minimum Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Timur. Di sisi lain, Tingkat Pengangguran Terbuka tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Jawa Timur. Oleh karena itu, berdasarkan hasil penelitian ini, kebijakan yang berfokus pada peningkatan kualitas manusia melalui pendidikan dan kesehatan (yang mendukung peningkatan IPM) akan lebih efektif dalam mengurangi kemiskinan. Sementara itu, kebijakan terkait Upah Minimum Daerah perlu mempertimbangkan keseimbangan antara upah yang adil dan kapasitas sektor ekonomi untuk menyerap tenaga kerja. Terakhir, meskipun pengangguran terbuka merupakan masalah yang serius, akan tetapi hal itu tidak selalu berkorelasi langsung dengan tingkat kemiskinan, karena banyak faktor eksternal yang mempengaruhi pendapatan rumah tangga.



Kata Kunci : Kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum, Tingkat Pengangguran terbuka

Article Details

How to Cite
Putri, M. R., & Fatimah, A. (2024). The Effect Of Human Development Index, Minimum Wage, And Open Unemployment Rate On Poverty In East Java Province. Convergence: The Journal of Economic Development, 6(2), 127–144. Retrieved from https://ejournal.unib.ac.id/convergence-jep/article/view/39021

References

  1. Amalia, F. (2012). Pengaruh Pendidikan, Pengangguran Dan Inflasi Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Kawasan Timur Indonesia (Kti) Periode 2001-2010. Econosains Jurnal Online Ekonomi Dan Pendidikan, 10(2), 158–169. https://doi.org/10.21009/econosains.0102.02
  2. Ardian, R., Yulmardi, Y., & Bhakti, A. (2021). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Jambi. Jurnal Ekonomi Aktual, 1(1), 23–34. https://doi.org/10.53867/jea.v1i1.3
  3. Ayu, D. S. (2018). Analisis Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Tingkat Pengangguran Terbuka, IPM, Jumlah Penduduk dan Upah Minimum Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Jawa Timur. Nucleic Acids Research, 6(1), 1–7.
  4. Badan Pusat Statistik Indonesia. (2023). Indeks Pembangunan Manusia Menurut Provinsi. Badan Pusat Statistik Indonesia.
  5. Badan Pusat Statistik Indonesia. (2023). Jumlah Penduduk Miskin Menurut Provinsi. Badan Pusat Statistik Indonesia.
  6. Badan Pusat Statistik Indonesia. (2023). Jumlah Penduduk Miskin Menurut Provinsi Di Indonesia. Badan Pusat Statistik Indonesia.
  7. Badan Pusat Statistik Indonesia. (2023). Tingkat Pengangguran Terbuka Menurut Provinsi. Badan Pusat Statistik Indonesia.
  8. Badan Pusat Statistik Indonesia. (2023). Upah Minimum Kabupaten/Kota Menurut Provinsi. Badan Pusat Statistik Indonesia.
  9. Dharmmayukti, B. (2021). Analisis Pengaruh Inflasi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Tingkat Kemiskinan di Kota Manado Tahun 2004-2019. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 21(5), 98–105.
  10. Diynna Rahmawati, & Dr. Asnita Frida Sebayang. (2023). Pengaruh Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia dan Upah Minimum Provinsi terhadap Kemiskinan Ekstrem. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 93–100. https://doi.org/10.29313/jrieb.v3i2.2871
  11. Faizin, M. (2021). Pengaruh Upah Minimum, Kemiskinan dan Pengangguran pada IPM di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur. Jurnal Samudra Ekonomi Dan Bisnis, 12(2), 214–227. https://doi.org/10.33059/jseb.v12i2.3027
  12. Giovanni, R. (2018). Analisis Pengaruh PDRB, Pengangguran dan Pendidikan Terhadap Tingkat Kemiskinan di Pulau Jawa Tahun 2009-2016. Economics Development Analysis Journal, 7(1), 23–31. https://doi.org/10.15294/edaj.v7i1.21922
  13. Ghozali. I. (2016). Analisis multivariete dengan program IBS SPPSS 23.
  14. Handayani, L. (2023). Analysis of The Influence of The Unemployment Rate and HDI on Poverty Levels in Province of Central Java. Jee, 12(1), 125–132. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jeec
  15. Hanifah, S. (2021). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, Dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan Di Kabupaten Lamongan. Independent: Journal of Economics, 1(3), 191–206. https://doi.org/10.26740/independent.v1i3.43632
  16. Hilmi. (2022). Pengaruh Jumlah Penduduk Dan Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan Ekonomi Pembangunan , Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mujahidin CitraDewiPeuru@gmail.com The Effect of Population and Unemployment on Poverty Levels in Tolitoli District Menurut Sukirno ( 2. 4(1), 19–26.
  17. Kiha, K. E. (2021). Intelektiva : Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora 60 Emilia Khristina Kiha, Sirilius Seran & Hendriana Trifonia Lau. Intelektiva: Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 2(07), 60–84.
  18. Lusiana, F. A. D., Salsabila, F., & Kurniawan, M. (2024). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi Dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan Di Indonesia Tahun 2014-2023. Wawasan: Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi Dan Kewirausahaan, 2(3), 202–224.
  19. Mengko, G. F. C., Kalangi, J. B., & Maramis, M. T. . (2023). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum dan Pendidikan Terhadap Kemiskinan di Kota Tomohon. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 23(2), 13–24.
  20. Millenia, E., & Zaini, D. (2021). Ecosains : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembangunan Pengaruh Upah Minimum , Tingkat Pengangguran Terbuka , Pendidikan Dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Kemiskinan di. 10(November), 106–114.
  21. Mufidah, R., Asrudi, & Susiani. (2022). Pertumbuhan Ekonomi Dan Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan. Jurnal Education and Development, 10(2), 521–527. https://journal.ipts.ac.id/index.php/ED/article/view/3780/2447
  22. Rahmawati, N., Prasetyanto, P. K., & Islami, F. S. (2022). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (Ipm), Upah Minimum Regional (UMR), Dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Jumlah Penduduk Miskin Di Indonesia Tahun 2017-2021 (Studi Kasus 34 Provinsi Di Indonesia). Convergence: The Journal of Economic Development, 4(1), 19–31. https://doi.org/10.33369/convergencejep.v4i1.23358
  23. Rivana, M., & Gani, I. (2024). Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka dan Indeks Pembangunan Manusia serta Upah Minimum terhadap Kemiskinan. Jurnal Ekonomi Dan Keuangan, 20(1), 1–20.
  24. Sari, Y. A. (2021). Pengaruh Upah Minimum Tingkat Pengangguran Terbuka Dan Jumlah Penduduk Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Jawa Tengah. Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 10(2), 121–130. https://doi.org/10.35906/je001.v10i2.785
  25. Sugiyono. (2021). Buku Metode Penelitian Komunikasi.pdf.crdownload (pp. 1–718).
  26. Utami, N. D. (2022). Analisis Adanya Pengaruh Tingkat Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Banten Tahun 2021. Jurnal Ekonomi, Bisnis, 1(3), 162–175. https://journal.unimar-amni.ac.id/index.php/EBISMEN/article/view/74 percent0Ahttps://journal.unimar-amni.ac.id/index.php/EBISMEN/article/download/74/62
  27. Yacoub, Y. (2012). Pengaruh Tingkat Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan Kabupaten / Kota di Provinsi Kalimantan Barat. 8, 176–185.