Main Article Content

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk: (1) Mendeskripsikan penerapan pendekatan konstruktivis dapat meningkatkan sikap kemandirian siswa pada pelajaran IPA. (2) Mendeskripsikan penerapan pendekatan konstruktivis dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dan (3) Mendeskripsikan efektivitas penerapan pendekatan konstruktivis dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada kelas V SDN Gugus 3 Malin Deman. Dalam penelitian ini digunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilanjutkan dengan penelitian Eksperimen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Gugus 3 Malin Deman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah lembar observasi dan metode tes siswa. Analisis data yang digunakan nilai adalah (1) Analisis kemampuan kemandirian siswa, (2) Analisis Pre-test dan Post-test, (3) Analisis uji t Prestasi Belajar Siswa. Instrumen validasi materi dan kemandirian siswa dalam penelitian yang digunakan adalah model skala linkert. Simpulan dari penelitian ini adalah; (1) Penerapan pendekatan konstruktivis dapat meningkatkan kemandirian  siswa pada mata pelajaran IPA. (2)  Penerapan  pendekatan konstruktivis  dapat  meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran  IPA di kelas V SDN Gugus 3 Malin Deman  Tahun  Pelajaran  2022/2023  dan  (3)  Penerapan  pendekatan konstruktivis efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional

Keywords

Pendekatan konstruktivis kemandirian siswa Prestasi Belajar

Article Details

How to Cite
Zaenal Abidin. (2024). PENERAPAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN PRESTASI BELAJAR. Diadik: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 14(2), 302–312. https://doi.org/10.33369/diadik.v14i2.38510

References

  1. Angkowo, Robertus dan Kosasih A. 2007. Optimalisasi Media Pembelajaran. Jakarta:Grasindo.
  2. Arends. 2008. Learning to Teach, Belajar untuk Mengajar. Yogyakarta. Pustaka Belajar
  3. Arwafe. 2015. Fungsi prestasi belajar. Dalam https://arwave.blogspot.co.id/2015/10/ fungsi-prestasi-belajar.html
  4. Aqib, Zainal 2013. Model-Model Media dan Strategi Pembelajarn Konseptual (Inovatif). Bandung. Yrama Widya.
  5. Cartledge, Gwendolyn, Milburn, JoAnne Fellow. (1986). Teaching Social Skill to Children and Youth. Amerika: United States of America
  6. Combs, M. L. & Slaby, D. A. 1997. Social Skill Training with Children. New York. Plennun Press.
  7. Dalyono. 2009. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
  8. Davis, Gordon B. 1994. Managemen Sistem Informasi. Jakarta. PT Midas Sarana Grafindo.
  9. Djamarah, Syaiful Bahri dan Azwan Zain.(2013). Strategi Belajar Mengajar.Jakarta: PT Rineka Cipta.
  10. Dimyati dan Mudjiyono.2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka
  11. Cipta.
  12. Fathurohman dan Sulistyorini. 2012. Belajar dan Pembelajara, Yogyakarta: Teras.
  13. Goleman Daniel. (1999). Kecerdasan Emosi Untuk Mencapai Punca Prestasi.
  14. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
  15. Gulo, W. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta. Grasindo.
  16. Hamalik, Oemar. (2009). Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara. Hal.154
  17. Jalil, Jasman. 2014. Panduan Mudah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Jakarta: Rineka Cipta.
  18. Kurniawan, Aris. 2015. Pengertian prestasi menurut para ahli beserta macamnya. Dalam www.gurupendidikan.co.id/pengertian-prestasi-menurut-para-ahli- beserta-macamnya/. Diakses pada tanggal 29 Mei 2019
  19. Muijs, Daniel & Reynolds, David. 2008. Effective Teaching. Yogyakarta. Pustaka Belajar.
  20. Mulyadi, Dicky Hendra. 2013. Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Dengan Penerapan Latihan Terbimbing Disertai dengan Sistem Point pada mata Pelajaran Ekonomi AKuntansi di SMA Pembangunan. Lab UNP. http//dickyhendramulyadi.blog.com/2013/05/31/laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-pplk. 14 April 2015.
  21. Nadler. 1986. Keterampilan dan Jenisnya. Jakarta. PT Grafindo Persada
  22. Nana Sudjana.(2005). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo. Hal.102
  23. Ngalim Purwanto. (2010). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Hal.102
  24. Robbins. 2000. Keterampilan Dasar. Jakarta. PT Raja Grafindo
  25. Roestiyah. 2001. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
  26. Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta. Kencana Prenada Media Grup.
  27. Semiawan, Conny. 1984. Memupuk Bakat dan Kreativitas Siswa Sekolah Menengah: Petunjuk bagi Guru dan Orang Tua. Jakarta. PT Gramedia.
  28. Slameto. 2003. Belajar & Faktor – faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta
  29. Slavin, Robert E.. 2008. Cooperative Learning (terjemahan Ibnu Setiawan). Bandung : Nusa Media