https://ejournal.unib.ac.id/icomes/issue/feedIndonesian Journal of Community Empowerment and Service (ICOMES)2025-12-19T05:08:27+00:00Nanang Sugianto, M.Scicomes@unib.ac.idOpen Journal Systems<p><strong><img src="https://public/site/images/nanang/icomes_cover_jpg_25.jpg" alt="" />Indonesian Journal of Community Empowerment and Service (ICOMES)</strong> is a journal managed by the Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Bengkulu. Published biannually by UNIB Press, Universitas Bengkulu, Indonesia, with the ISSN (online): 2809-9869; and ISSN (print): 2809-9958. Publish articles on community service activities in the fields of education, social, human resource development, health, appropriate technology, and health. It was<strong> </strong><span class="tlid-translation translation" lang="en">starting in 2021 and published Two times in a year, June and December.</span> Published articles can be downloaded for free, read, and distributed as references for the next article. Paper is submitted online by registering first on this website or can be sent via email to icomes@unib.ac.id. Download the Template here and follow the Author Guideline.</p> <p> </p>https://ejournal.unib.ac.id/icomes/article/view/43508PELATIHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS DIGITAL MENGGUNAKAN CANVA BAGI GURU-GURU SDIT NURUL FIKRI KOTA BENGKULU2025-10-15T03:29:09+00:00SATURN XXXseptijohan15@gmail.comSepti Johansepti_johan15@unib.ac.idSupiyati Supiyatisupiyati_116@unib.ac.idChandra Kurniawanchandra_kurniawan@unib.ac.idHenny Johanhennyjohan@unib.ac.id<p>Kegiatan pembelajaran daring menuntut guru untuk melakukan berbagai penyesuaian, baik metode maupun media pembelajaran, agar materi dapat tersampaikan dengan efektif kepada peserta didik tanpa memberatkan mereka. Salah satu alternatif media yang dapat digunakan adalah bahan ajar digital berbasis e-modul. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar digital menggunakan aplikasi Canva. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi perizinan, koordinasi dengan mitra, serta penyiapan alat, bahan, soal <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>, serta materi pelatihan. Koordinasi awal dilakukan bersama Kepala Sekolah SDIT Nurul Fikri Kota Bengkulu untuk menyusun jadwal dan teknis pelaksanaan kegiatan. Tahap selanjutnya adalah pelaksanaan kegiatan, sosialisasi diawali dengan <em>pre-test</em> untuk mengukur pengetahuan awal peserta tentang Canva, dilanjutkan dengan sosialisasi dan pelatihan pembuatan bahan ajar digital menggunakan Canva, serta diakhiri <em>post-test</em> untuk mengevaluasi hasil pelatihan. Berdasarkan hasil <em>post-test</em>, seluruh peserta telah mencoba membuat bahan ajar digital dan mengenal fitur-fitur Canva. Hasil <em>pre-test </em>dan <em>post-test</em> menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar <strong>95%</strong> setelah mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif bagi guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran daring yang menarik dan inovatif.</p>2025-12-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 SATURN XXX, Septi Johan, Supiyati Supiyati, Chandra Kurniawan, Henny Johanhttps://ejournal.unib.ac.id/icomes/article/view/45624Peningkatan Literasi Teknologi Siswa SMA Negeri 4 Bengkulu Tengah melalui Pengenalan dan Pelatihan Pesawat Tanpa Awak2025-11-24T02:14:57+00:00Elfi Yulizaeyuliza@unib.ac.idRiska Ekawitarekawita@unib.ac.idRida Samdararsamdara@unib.ac.idSuhendrasuhendra@unib.ac.idIrkhosiazir@unib.ac.idYosia Pandu Sihombingyosiasihombing07@gmail.comTsaqif Maulana A. Laksonotasqifmaulana@gmail.com<p>Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah berimbas pada ketersediaan berbagai teknologi yang semakin terjangkau serta aplikasi yang semakin luas. Untuk dapat memanfaatkan berbagai teknologi yang tersedia, dibutuhkan pengetahuan dan pemahaman dalam pemanfaatannya agar diperoleh dampak yang lebih besar. Civitas kampus merupakan salah satu elemen masyarakat yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan berbagai teknologi. Lebih lanjut, teknologi drone adalah peralatan yang dimiliki dan digunakan di Jurusan Fisika FMIPA Universitas Bengkulu untuk kegiatan pemetaan dan kebencanaan, potensi energi terbarukan, kejadian <em>rip current</em> dan berbagai aktivitas lainnya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk peningkatan literasi teknologi serta pengenalan kehidupan kampus melalui teknologi yang dimiliki kampus melalui pengenalan teknologi drone. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dimulai dari diskusi dengan guru bimbingan konseling SMAN 4 Bengkulu Tengah. Tahap berikutnya adalah pelaksanaan kegiatan pengabdian yang terdiri dari pembukaan, pemaparan materi, demo dan <em>hands-on </em>penggunaan drone. Untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa, diberikan kuesioner sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. Hasil kuesioner menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kemampuan khalayak sasaran terkait teknologi drone dan pemanfaatannya. Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan pengabdian ini telah mampu meningkatkan kemampuan literasi teknologi terutama teknologi drone khalayak sasaran siswa SMA Negeri 04 Bengkulu Tengah.</p>2025-12-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Elfi Yuliza, Riska Ekawita, Rida Samdara, Suhendra, Irkhos, Yosia Pandu Sihombing, Tsaqif Maulana A. Laksonohttps://ejournal.unib.ac.id/icomes/article/view/45281Training on the Utilization of the HVSR Geophysical Method Based on the Concept of Mechanical Wave Propagation for Earthquake Hazard Potential Analysis in Kuto Rejo Village2025-10-27T22:02:18+00:00Arif Ismul Hadiismulhadi@unib.ac.idRefrizonrefrizon@unib.ac.idAshar Muda Lubisasharml@unib.ac.idSepti Johansepti_johan15@unib.ac.idHalauddinhalaukualasatu@gmail.com<p>Kepahiang Regency has a high potential for earthquake hazards. This is because the Kepahiang area is located in the subduction zone of the Indo-Australian tectonic plate movement in the ocean and the movement of the Musi segment of the Sumatra fault on land as the main fault. As an area with high earthquake hazard potential and its location near the Musi segment fault, efforts are needed to reduce the risk of disasters due to earthquakes through the activity "Training on the Utilization of the Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) Geophysical Method”. The HVSR method is a geophysical method based on the concept of mechanical wave propagation. HVSR measurements can be used to understand the structural properties of subsurface. The target audience for this activity is Village Apparatus and Residents of Kuto Rejo Village, Kepahiang Regency. This activity aims to provide an understanding of the basic concepts of mechanical wave propagation in rocks and provide training in the use of the HVSR method. The method used is through the stages of focus group discussion (FGD), field data acquisition, processing, interpretation and evaluation. The indicator of the achievement of the objectives of this activity is if each activity participant can acquisition, process, analyze, and interpret and answer the questionnaire related to the community service material correctly. The results of this activity provide insight into the importance of local wisdom-based earthquake hazard mitigation for disaster risk reduction. Village Apparatus and Residents of Kuto Rejo Village will continuously share their knowledge with other villagers from this activity.</p>2025-12-19T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Arif Ismul Hadi, Refrizon, Ashar Muda Lubis, Septi Johan, Halauddinhttps://ejournal.unib.ac.id/icomes/article/view/43798Innovative Waste Management and Community Education at AKB Restaurant: A Sustainable Approach to Liquid Organic Fertilizer Production2025-07-28T09:09:58+00:00solina balqissolinamareta@gmail.comHibatu Tamamihibatuitms@gmail.com<p>This community engagement initiative aimed to address organic waste management issues at the Angkringan Kampung Belimbing (AKB) restaurant by introducing innovations in liquid organic fertilizer (LOF) production and environmental education. The approach included initial observation, awareness sessions, hands-on LOF training using kitchen waste and Effective Microorganisms 4 (EM4), and evaluation through application on water spinach and shallot plants. Results indicated an increase in community understanding of circular economy principles and sustainable waste management. The LOF produced proved effective in enhancing plant growth and opened opportunities for eco-friendly local entrepreneurship. This program demonstrates that combining educational and practical strategies can significantly strengthen community awareness and capacity in independently managing organic waste in a sustainable manner.</p>2025-12-19T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 solina balqis, Hibatuhttps://ejournal.unib.ac.id/icomes/article/view/45662Pemanfaatan Teknologi Drone dan Artificial Intelligence untuk Edukasi Mitigasi Bencana di SMAN 4 Kepahiang2025-11-06T01:56:41+00:00M Fikri Azharifikriazharimuhammad@gmail.comBudi Harliantob.harlianto@unib.ac.idSupiyatisupiyati@unib.ac.idLizalidiawatilizalidiawati@unib.ac.idSiti Hairunnisa Norfahmishnorfahmi@unib.ac.idRika Desrina Saragihrdesrina.saragih@unib.ac.id<p>Bengkulu merupakan salah satu provinsi yang memiliki potensi bencana alam yang tinggi, baik bencana geologi (gempabumi, tsunami, erupsi gunungapi) dan bencana hidrometerologi (longsor, banjir, puting beliung). Perkembangan teknologi pesawat tanpa awak (<em>drone</em>) dan kecerdasan buatan (<em>artificial intelligence</em>) telah membuka peluang baru dalam bidang mitigasi bencana alam. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan teknologi <em>drone</em> dan <em>artificial intelligence</em> (AI) untuk edukasi mengenai pentingnya mitigasi bencana alam di SMAN 4 Kepahiang. Program ini ditujukan untuk siswa-siswi kelas XI jurusan IPA sebanyak 40 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu melakukan sosialisasi, pelatihan dan penerapan teknologi <em>drone</em> dan AI. Selain itu, dilakukan promosi program studi dan evaluasi kegiatan melalui pengisian kuesioner. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini diantaranya yaitu meningkatnya pemahaman pelajar tentang teknologi terapan seperti <em>drone</em> dan AI melalui evaluasi penilaian <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> serta meningkatnya keterampilan dalam mitigasi bencana alam.</p>2025-12-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 M Fikri Azhari, Budi Harlianto, Supiyati, Lizalidiawati, Siti Hairunnisa Norfahmi, Rika Desrina Saragihhttps://ejournal.unib.ac.id/icomes/article/view/43089PENGENALAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN PREPARAT SEGAR TUMBUHAN, HEWAN DAN MIKROB UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU DAN SANTRI DI MADRASAH ALIYAH AL-HASANAH, BENGKULU TENGAH2025-10-06T01:57:54+00:00RISKY H WIBOWOrhwibowo80@gmail.comHelmiyettihelmiyetti@unib.ac.idThoriqul Hidayahthoriqulhidayah12@gmail.comRedo Setiawanredosetiawan954@gmail.comLivia Rayani Sinagasinagaliviarayani@gmail.comAgustionoagus.tiono0202@gmail.com<p>Di Indonesia pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) penting karena menajadi landasan dalam perkembangan teknologi. Perlu dilakukannya berbagai macam upaya meningkatkan pemahaman materi IPA khususnya biologi seperti memperbarui metode pembelajaran menjadi lebih kreatif dan inovatif agar dapat dipahami siswa Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan media praktikum biologi dengan meningkatkan keterampilan praktis santri dan guru dalam pembuatan preparat segar di Madrasah Aliyah Al-Hasanah, Bengkulu Tengah. Upaya ini penting untuk mendukung pembelajaran Biologi yang kreatif dan inovatif. Pelaksanaan berupa <em>workshop</em> dan praktik langsung yang diikuti oleh 24 peserta (santri kelas XI dan guru Biologi). Metode kegiatan mencakup penyampaian materi pengenalan mikroskop dan preparat, dilanjutkan dengan praktik pembuatan preparat mikroskopis dari bahan-bahan <em>low-cost</em> dan evaluasi. Lima jenis preparat berhasil dibuat dan diamati, meliputi: sel epitel mukosa pipih, sel ubi kayu, sel bawang merah, sel bakteri, dan hifa jamur dari tempe. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan penguasaan teknik pembuatan preparat segar pada peserta. Kegiatan ini berdampak signifikan pada ketersediaan media ajar mandiri serta meningkatkan kualitas praktikum Biologi di laboratorium sekolah. Keberhasilan ini memberikan solusi praktis bagi guru untuk mengintegrasikan kegiatan praktikum Biologi secara lebih intensif dan efektif.</p>2025-12-19T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 RISKY H WIBOWO, Helmiyetti, Thoriqul Hidayah, Redo Setiawan, Livia Rayani Sinaga, Agustionohttps://ejournal.unib.ac.id/icomes/article/view/45338Pengenalan Microsoft Excel untuk Meningkatkan Pemahaman Dasar pengolahan dan Analisis Data di SMK Negeri 4 Kota Bengkulu2025-10-27T22:07:55+00:00Ratna Widayatirwidayati@unib.ac.idJose Rizaljrizal04@unib.ac.idRamya Rachmawatiramya.rachmawati@unib.ac.idFahri Faisalfachrif@unib.ac.idUlfa Rafflesiaulfasari@unib.ac.idSiska Dwi Kumalasdwi.kumala@unib.ac.idOon Septaosepta@unib.ac.idAisyah Nooravieta Setiawananooravieta.setiawan@unib.ac.id<p>Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu pilar tridharma perguruan tinggi yang mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Hal tersebut merupakan motivasi dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan penggunaan <em>Microsoft Excel</em> bagi siswa SMK Negeri 4 Kota Bengkulu. SMK Negeri 4 Kota Bengkulu dipilih sebagai lokasi kegiatan karena kebutuhan peningkatan literasi digital, khususnya dalam pemanfaatan <em>Microsoft Excel</em> untuk mendukung efektivitas pengolahan data dan administrasi sekolahPelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pengolahan data siswa, tidak hanya difokuskan pada pemahaman perhitungan dasar, tetapi juga pengenalan antarmuka, penggunaan rumus dan fungsi dasar (<em>SUM, AVERAGE, IF</em>, dll.), pembuatan tabel dan grafik, serta teknik pengolahan data sederhana. Kegiatan dilaksanakan di laboratorium komputer sekolah dengan melibatkan siswa dan guru pendamping sebagai peserta aktif. Melalui tahapan persiapan yang matang, pelaksanaan yang interaktif, serta evaluasi berbasis <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>, pelatihan ini terbukti memberikan dampak positif terhadap kemampuan siswa. Hasil uji <em>Wilcoxon Signed-Rank</em> menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, keterlibatan mahasiswa sebagai fasilitator turut membantu dalam proses pembelajaran yang lebih efektif.</p>2025-12-19T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Ratna Widayati, Jose Rizal, Ramya Rachmawati, Fahri Faisal, Ulfa Rafflesia, Siska Dwi Kumala, Oon Septa, Aisyah Nooravieta Setiawanhttps://ejournal.unib.ac.id/icomes/article/view/44735Pelatihan Pembuatan Permen Jelly Jeruk Kalamansi di Desa Panca Mukti Sebagai Imunomodulator2025-10-15T02:07:44+00:00Dwi Dominicadwidominica@unib.ac.idDian Handayanidhandayani@unib.ac.idYona Harianti Putriyonahariantiputri@unib.ac.idEtriyanto Armanearman@unib.ac.idDenty Safitridentysafitri86@gmail.comMutia Annisa Putri Pin Saadinmutiaannisaputri@gmail.comSusan Jaya Mutiara M Nursjayamutiara@gmail.comElsya Agustinaelsaagustinaa76@gmail.comLathifa Olivia Adeshilathifaoliviaadeshi@gmail.comAmanda Gusti Fatikaamanda79789@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh Desa Panca Mukti yang memiliki akses dekat terhadap perkebunan jeruk kalamansi tetapi pemanfaatannya masih terbatas, padahal buah ini kaya vitamin C dan berpotensi sebagai imunomodulator alami. Masyarakat setempat, khususnya ibu-ibu PKK, membutuhkan inovasi olahan berbasis bahan lokal yang tidak hanya meningkatkan kesehatan tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan memperluas pengetahuan dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah jeruk kalamansi menjadi permen <em>jelly</em> herbal sebagai produk nutrasetikal peningkat daya tahan tubuh. Pelatihan dilaksanakan selama dua jam (10.00–12.00 WIB) dan diikuti oleh 26 peserta melalui penyampaian materi edukatif serta praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui <em>pre-test </em>dan <em>post-test</em>. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman peserta dengan rata-rata skor <em>pre-test </em>sebesar 74,58% dan <em>post-test </em>meningkat menjadi 95,36%. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta munculnya peluang pemanfaatan potensi lokal menjadi produk fungsional dan bernilai ekonomis. Selain mendorong inovasi masyarakat, kegiatan ini juga berkontribusi pada upaya peningkatan kesehatan preventif melalui pemanfaatan bahan alam lokal yang bersifat imunomodulator.</p>2025-12-22T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Dwi Dominica, Dian Handayani, Yona Harianti Putri, Etriyanto Arman, Denty Safitri, Mutia Annisa Putri Pin Saadin, Susan Jaya Mutiara M Nur, Elsya Agustina, Lathifa Olivia Adeshi, Amanda Gusti Fatika