Pengaruh Hypnotherapy terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Melitustipe-2 di Klinik Miftahussyifa Kota Bengkulu

Suwanto Suwanto(1), Yusran Hasymi(2), Hasan Husin(3),
(1) Fakultas Kesehatan Prodi Keperawatan Universitas Muhamadiyah Bengkulu, 
(2) Prodi D3 Keperawatan FMIPA Universitas Bengkulu, 
(3) Fakultas Kesehatan Universitas Muhamadiyah Bengkulu, 

Abstract


Diabetes mellitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolic dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya. Kasus diabetes melitus yang terbanyak adalah diabetes melitus tipe-2. Tujuan penelitian inia dalah untuk mengetahui pengaruh hypnotherapy terhadap penurunan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe-2 di Klinik Miftahussyifa Kota Bengkulu. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen design dengan non equivalent control group design. Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 62 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan alat single stick. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan terapi standar berupa terapi bio energy dan hypnotherapy, sementara kelompok control hanya diberikan perlakuan terapi standar berupa terapi bio energi. Dari hasil penelitian, analisa univariat didapatkan hasil rata-rata kadar glukosa darah sebelum perlakuan sebesar 234,67 mg/dl dan setelah perlakuan sebesar 194,67 mg/dl. Analisis bivariat berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh nilai p value 0.002 (p value < 0.05). Artinya ada pengaruh hypnotherapy terhadap penurunan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe-2 di Klinik Miftahussyifa Kota Bengkulu. Penelitian ini merekomendasikan kepada profesi keperawatan untuk dapat menerapkan hypnotherapy sebagai terapi alternatif atau terapi komplementer non farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe-2.

 


Keywords


Hypnotherapy, diabetes melitus tipe-2, kadar glukosa darah

Full Text:

PDF

References


Dharma, Kelana Kusuma. (2012). Metode penelitian keperawatan panduan melaksanakan dan menerapkan hasil penelitian. Penerbit: Trans Info Media

Gemilang, Jingga. (2013). Buku pintar manajemen stres dan emosi. Yogyakarta: Penerbit Mantra Books

Gunawan, Adi W. (2010). Hypnotherapy the art of subconscious restructuring. Jakarta: Penerbit Gramedia Pustaka Utama

Hendriyanto, Bayu., aat Sriati & Nita Fitria. (2012). Pengaruh hypnotherapy terhadap tingkat stres mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjajaran Angkatan 2011. Jurnal FIK UNPAD

IBH. (2012). Hypnotherapy workshop: A jurney to the sub conscious world. Jakarta: IBH Training

Kemenkes RI. (2013). Diabetes melitus penyebab kematian nomot 6 di dunia: Kemenkes tawarkan solusi CERDIK melalui posbindu. http://www.depkes.go.id/index.php?vw=2&id=2383. (diakses tanggal 20 Februari 2017)

Kemenkes RI. (2013). Tahun 2030 prevalensi diabetes melitus di Indonesia mencapai 21,3 juta orang. http://www.depkes.go.id/index.php?vw=2&id=414. (diakses tanggal 20 Februari 2017)

Klinik Miftahussyifa Kota Bengkulu. (2014). Laporan tahunan Klinik Miftahussyifa Kota Bengkulu 2013. Bengkulu: Sekretariat

Maarifuddin, Muh Rendi & Burhanudin. (2013). Pengaruh hypnotherapy terhadap kadar glukosa darah pasien diabetes melitus di Puskesmas Kedungwuni II Kabupaten Pekalongan tahun 2013. Jurnal STIKES Muhammadiyah Pekajangan, Pekalongan

Misadarina & Yesi Ariani. (2012). Pengetahuan diabetes melitus dengan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2. Jurnal FK USU

Perkeni. (2011). Konsensus pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia 2011

Rapigawe, Irfan. (2013). Lebih dekat dengan hipnosis dan hipnotherapi. http://www.ibhcenter.org. (diakses tanggal 22 Februari 2017)

RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. (2014). Laporan tahunan Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus Bengkulu 2013. Bengkulu: Medical Record

Setiadi. (2007). Konsep & penulisan riset keperawatan. Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu

Shaleh, malikkul. (2010). Penguasaan terapi komplementar jadi nilai tambah perawat. http://www.news.unpad.ac.id/?p=28917. (diakses tanggal 24 Februari 2017)

Sudoyo Dkk. (2010). Buku ajar ilmu penyakit dalam. Jakarta: Penerbit InternaPublishing

Sugiono. (2010). Metodelogi penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta

Surwit Dkk. (2013). Stress management improves long-term glycemic control in type 2 diabetes. Jurnal American Diabetes Association

Tarwoto & Wartonah. (2011). Kebutuhan dasar manusia dan proses keperawatan. Jakarta: Penerbit Salemba Medika

Tarwoto Dkk. (2012). Keperawatan medical bedah gangguan sistem endokrin. Jakarta: Penerbit Trans Info Media

Wang, Efendi. (2010). Dahsyatnya neohypnomagics. Depok: Penerbit Penebar Plus+

Wikipedia Bahasa Indonesia. (2014).Elektrostatik untuk terapi.http://id.wikipedia.org/wiki/Elektrostatik.(diakses tanggal 05 Juni 2017)




DOI: https://doi.org/10.33369/jvk.v2i2.10696

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Suwanto Suwanto, Yusran Hasymi, Hasan Husin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

    


Flag Counter

Edorial Office :
Kampus 4 FMIPA Universitas Bengkulu
Jl. Indragiri, Padang Harapan, Kec. Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Bengkulu 38225