Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi di Wilayah Lempuing

Tuti Anggriani Utama(1), Rina Delfina(2), Nurmukaromatis Saleha(3),
(1) D3 Keperawatan, FMIPA Universitas Bengkulu, Indonesia
(2) D3 Keperawatan, FMIPA Universitas Bengkulu, Indonesia
(3) D3 Keperawatan, FMIPA Universitas Bengkulu, Indonesia

Abstract


Kesiapsiagaan bencana adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan  untuk mengantisipasi  bencana  melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Provinsi Bengkulu merupakan salah satu wilayah yang rawan terhadap bencana gempa bumi. Salah satunya kelurahan lempuing yang terletak di daerah pesisir pantai panjang Kota Bengkulu yang berdekatan dengan pemukiman penduduk sekitar 2 meter yang  memiliki dampak getaran gempa sangat hebat saat terjadi gempa bumi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesiapsiagaan masyarakat di daerah lempuing terhadap bencana gempa bumi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, sampel pada penelitian ini adalah kepala keluarga yang diambil secara accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden 66% dengan kategori tidak siap dalam menghadapi bencana. Peneliti menyarankan kesiapsiagaan terhadap bencana perlu ditingkatkan dalam upaya meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana.


Keywords


Bencana, Kesiapsiagaan, Pengetahuan

Full Text:

PDF

References


Arie Priambodo. (2009). Panduan Praktis Menghadapi Bencana. Yogyakarta: Kanisius.

BAKORNAS PB. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana.

BNPB. 2012. Peraturan Kepala BNPB No. 2 Tahun 2012 Tentang Pedoman Umum Pengkajian Risiko Bencana, diunduh dari www.bnpb.go.id/upload/pubs/1.pdf

Cahyo Nugroho. (2007). Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Mengantisipasi Bencana Gempa Bumi Dan Tsunami Di Nias Selatan. MPBI. UNESCO. 153617ind.pdf. Diakses pada tanggal 7 November 2012.

Deny Hidayati, Dkk. (2006) .Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Mengantisipasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami. LIPI-UNESCO. unesdoc.unesco.org/images/0015/001536/153617ind.pdf. Diakses pada tanggal 7 November 2012.

Departemen Komunikasi dan Informatika RI. (2008). Memahami Bencana Informasi Tindakan Masyarakat mengurangi Resiko Bencana.

Hadi Purnomo dan Ronny Sugiantoro. (2010). Manajemen Bencana Respon dan Tindakan terhadap Bencana. Yogyakarta: MedPress

https://nasional.kompas.com › News › Regional Diakses pada tanggal 19 Okteber 2009 Fabian Januarius Kuwado . 2019. https://nasional.kompas.com/read/2019/01/07/18530361/jokowi-minta-edukasi-dan-mitigasi-bencana-masuk-kurikulum-pendidikan. Diakses pada tanggal 07/01/2019

Effendi, F & Makhfudli. 2009. Keperawatan Kesehatan komunitas:teori dan praktik dalam keperawatan. Jakarta.Salemba medika

Gebbie, K., dan Qureshi, K. 2002. Emergency and Disaster preparedness: core competencies for nurses. American Journal of Nursing. 102: (1), 46-51

Hospital Disaster Plan & Regional Disaster Plan, diunduh dari http://www.pusdiklat-aparaturkes.net/index dan www.bencana-kesehatan.net

International Strategy for Disaster Reduction (ISDR). 2004. Living with risk A global review of disaster reduction initiatives. Geneva:Switzerland

Japanese Red Cross Society & PMI. (2009). Keperawatan Bencana. Banda Aceh: Forum Keperawatan Bencana

Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional. (2006). Rencana Aksi Nasional Pengurangan resiko Bancana 2006-2010. Jakarta: Bappenas

Perpustakaan Nasional. (2005). Bencana Gempa dan Tsunami Nanggroe Aceh Darussalam & Sumatra Utara. Jakarta: Buku Kompas

Subandono Diposaptono. (2007). Mengantisipasi Bencana Gempa bumi, Tsunami, Banjir, Abrasi, Pemanasan Global, dan Semburan Lumpur Sidoarjo. Bogor: Sarana Komunikasi Utama.

Sunarto. (2007). Pengurangan Risiko Bencana dalam Modul Pelatihan Sistem Informasi Penanggulangan Bencana Di Indonesia. Yogyakarta: PSBA UGM

Sukandarrumidi. (2010). Bencana Alam dan Bencana Anthropogene.Yogyakarta: Kanisius

Sanjaya, W, 2005. Pembelajaran Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Kencana Renada Grup. Jakarta

Zainuddin,M., 2001. Mengajar-Praktikum. PAU-PPAI Universitas Terbuka. Jakarta.

Usher, K & Mayner,L.2011. Disaster Nursing: A Descriptive survey of australian undergraduate nursing curricula, Australian Emergency Nursing Journal. 14:75-80

Undang-Undang Republik Indonesia No. 24 Tahun 2007-PNPB. Diakses darihttp://www.bnpb.go.id/page/read/5/definisi-dan-jenis-bencana

Veenema, T.G. (2007 ). Disaster nursing and emergency preparedness for chemical, biological, and radiological terorisme and other hazard (2 nd ed) New York : Springer Publishing Company.

World Health Organization and International Councul of Nurses. 2009. ICN framework of disaster nursing competencies. Geneva: Switzerland.

Zailani. 2009. Keperawatan Bencana. Banda Aceh: Forum Keperawatan Bencana




DOI: https://doi.org/10.33369/jvk.v2i1.9122

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Tuti Anggriani Utama, Rina Delfina, Nurmukaromatis Saleha

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

    


Flag Counter

Edorial Office :
Kampus 4 FMIPA Universitas Bengkulu
Jl. Indragiri, Padang Harapan, Kec. Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Bengkulu 38225