Analisis Risiko Usahatani Kopi Specialty Java Preanger

Nur Sari(1), Pandi Pardian(2),
(1) Mahasiswa Universitas Padjajaran, Indonesia
(2) Dosen Universitas Padjajaran, Indonesia

Abstract


Maju Mekar sebagai kelompok tani memiliki produktivitas. itu hanya mencapai 0,01 ton / ha, yang menunjukkan risiko. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab risiko dan seberapa besar risiko pertanian kopi mempengaruhi kelompok tani Maju Mekar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan studi kasus. Identifikasi penyebab risiko pada kelompok tani Maju Mekar menggunakan diagram tulang ikan dengan merinci apa yang menyebabkan kegagalan. Analisis risiko menggunakan FMEA (Failure Mode dan Analisis Efek) metode untuk mendapatkan risiko berdasarkan nilai tertinggi RPN (Nomor Prioritas Risiko) dan RSV (Nilai Skor Risiko) yang harus segera ditangani. Hasil penelitian adalah 12 prioritas penanganan risiko usahatani kopi di kelompok tani Maju Mekar. Kelompok petani Maju Mekar telah menerapkan 4 sumber risiko prioritas. Strategi alternatif yang dapat dilakukan untuk 6 risiko prioritas adalah dengan mencatat produksi dan arus kas, bahan baku (ceri) yang diterima, menggunakan sistem pembayaran pra pesanan untuk sumber risiko modal terbatas, budidaya tanaman hortikultura karena kurangnya Ketekunan petani, pupuk tidak sesuai dengan SOP, bekerja sama dengan kelompok tani lain untuk meningkatkan produksi, budidaya tanaman kopi menurut SOP untuk ketinggian lebih rendah.

Kata Kunci: Risiko, Usahatani, Java Preanger Coffee


Full Text:

PDF ARTICLE

References


Badan Pusat Statistik. 2015. Jawa Barat dalam Angka 2015. Badan Pusat Statistik: Jawa Barat.

Badan Pusat Statistik. 2016. Kabupaten Sumedang dalam Angka 2016. Badan Pusat Statistik: Kabupaten Sumedang.

Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual. 2015. Buku Indikasi Geografis Indonesia: Indikasi terdaftar. Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual. http://119.252.174.21/indikasi-geografis/filemedia/Buku%20Indikasi%20Geografis%20Indonesia/. (diakes pada 20 Januari 2017).

Direktoran Jendral Perkebunan. 2015. Statistik Perkebunan Indonesia 2014-2016: Tree Crop Estate. Statistics of Indonesia 2014-2016. Direktorat Jendral Perkebunan.

Gaspersz V. 2012. All-in-one Management Toolbook. Cetakan Pertama. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Harwood, J.R. Heifner, K. Coble, T. Perry, and A. Somwaru. 1999.

Managing Risk in Farming: Concepts, Research and Analysis. Agricultural Economic Report No. 774. Market and Trade Economic Division and Resource Economics Division, Economic Research Service U.S. Department of Agriculture.

Hery. 2015. Manajemen Risiko Bisnis Enterprise Risk Management Every Employee is Risk Owner:Jakarta. PT Grasindo.

Sangadji, Etta Sangadji dan Sopiah. 2010. Metodologi Penelitian Pendekatan Praktis dalam Penelitian. Yogyakarta: CV. Andi Offset.




DOI: https://doi.org/10.31186/agrisep.17.1.79-94

URN: http://nbn-resolving.de/urn:nbn:de:0001jagrisep.17.1.79-940

Article Metrics

 Abstract Views : 108 times
 PDF ARTICLE Downloaded : 129 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments




Copyright (c) 2018 Nur Sari, Pandi Pardian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

AGRISEP views Statistic View MyStat

This journal has been indexed by: :

Find in a library with WorldCatHasil gambar untuk index copernicus


Locations: