KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN DALAM STRUKTUR EKONOMI DI KABUPATEN KAUR PROVINSI BENGKULU

Susi Roria Sari(1),
(1) Program Studi Magister Perencanaan Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Bengkulu, Indonesia

Abstract


The purpose of the research is to analyze the agricultural subsector of the base as a
role-maker and contribution in economic growth, to analyze the competitive advantage of agriculture sectorof Kaur Regency. The analysis methods used are Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), Shift-Share analysis (SS), and Overlay analysis. This study uses secondary data of constant price Regional Domestic Product of Kaur Regency in BengkuluProvince from 2011-2016. Result from the study finds, that agricultural sub-sectorwhich become the superior based on the result of overlay analysis between Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ) and the Shift-Share is subsector of food crop, plantation, agrecultural and fishery services, this means Subsector has excellence.


Keywords


Location Quotient, Dynamic Location Quotient, Shift-Share, Overlay, Agricultural sectors

Full Text:

PDF

References


Arsyad, L. 2010. Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: Bagian Penerbit dan Percetakan STIM YKPN.

BPS Kabupaten Kaur. 2017. Kabupaten Kaur dalam Angka Tahun 2017.

BPS Provinsi Bengkulu, 2014-2016. Tinjauan Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten dan Kota Provinsi Bengkulu.

BPS Provinsi Bengkulu. 2017. Provinsi Bengkulu dalam Angka Tahun 2017.

Hajeri, Agung Ridho, Erlinda Yurisinthae, dan Eva Dolorosa. 2015. Analisis Penentuan Sektor Unggulan Perekonomian di Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan 4(2): 253-269.

Pratama, Agung Ridho, Ketut Sukiyono, dan Nyayu Neti Arianti. 2017. Analisis Subsektor Pertanian Unggulan Kabupaten/Kota Di Provinsi Bengkulu. AGRIC 29(2): 121-136.

Rustiadi, E., Saefulhakim S. dan Panuju D.R. 2009. Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Jakarta: Crestpent Press dan Yayasan Obor Indonesia

Usman. 2015. Analisis Sektor Basis dan Subsektor Basis Pertanian Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Keerom Provinsi Papua. JSEP 8(3):38-49.

Wibowo. Hendri, Darsono, dan Eka Dewi Nurjayanti. 2016. Identifikasi Posisi Dan Kontribusi Sektor Pertanian Dalam Perekonomian Daerah Di Kabupaten Temanggung. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta. 12(1):17-26

Widianingsih. Wiwin, dan Suryantini, Irham. 2015. Kontribusi Sektor Pertanian Pada Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jawa Barat. Agro Ekonomi 26(2):206-218.

Yolanda, Hira Masesy, Suardi Tarumun, dan Eliza. 2014. Pengaruh Subsektor Perkebunan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Kampar. Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Riau, Jom Faperta 1(2): 1-15.

Yuda, Dewi Karina, dan Prananda Navitas. 2014. Arahan Pengembangan Ekonomi Kabupaten Lamongan Berdasarkan Sektor Unggulan (Studi Kasus: Sektor Pertanian). Jurnal Teknik Pomits 3(2): 136-140




DOI: https://doi.org/10.31186/jagrisep.17.2.175-186

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Susi Roria Sari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

AGRISEP views Statistic View MyStat

This journal has been indexed by: :

 Find in a library with WorldCatHasil gambar untuk index copernicus

 

 Locations: