Buah Kelor (Moringa Oleifera Lamk.) Tanaman Ajaib Yang Dapat Digunakan Untuk Mengurangi Kadar Ion Logam Dalam Air

Teja Dwi Sutanto, Morina Adfa, Novrianto Tarigan

Abstract


Biji buah kelor mengandung senyawa bioaktif rhamnosyloxy-benzil-isothiocyanate, yang mampu
mengadopsi dan menetralisir partikel-partikel lumpur serta logam yang terkandung dalam limbah suspensi dengan
partikel kotoran melayang dalam air, sehingga sangat potensial digunakan sebagai koagulan alami untuk
membersihkan air dari ion-ion logam terlarut [3][6]. Buah kelor dipetik kemudian dipisahkan dari kulitnya dan
dikeringkan, selanjutnya ditumbuk hingga menjadi serbuk dan diayak hingga diperoleh ukuran 180 ?m, 250 ?m, 355
?m, 420 ?m dan 600 ?m. Sebanyak 0,5 gram serbuk biji kelor tersebut kemudian dicampur dengan 50 ml air yang
mengandung 10 ppm ion besi, diaduk selama 2 menit agar proses sempurna, selanjutnya disaring dan sisa kadar besi
yang terdapat dalam filtrat ditentukan dengan metode spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makin
kecil ukuran serbuk biji kelor ternyata kemampuannya untuk mengadopsi ion besi dalam air semakin besar, demikian
juga usia ternyata ikut menentuakan kemampuan biji kelor untuk mengadopsi ion-ion besi dalam air. Pengurangan
kadar ion besi yang paling besar terjadi pada penggunaan ukuran butir 180 ?m dari biji kelor yang berusia muda yaitu
sebesar 874 ?g besi/gram biji kelor.   

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 51 times
PDF - 449 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View MyStat

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Gradien Indexed by :

Tidak ada teks alternatif otomatis yang tersedia.Find in a library with WorldCat