Pengaruh Boraks, Asam dan Basa Terhadap Pergeseran Panjang Gelombang Ekstrak Air Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.)

Dwita Oktiarni(1), Siti Nur Khasanah(2), Morina Adfa(3), Nesbah Nesbah(4), Eka Angasa(5),
(1) , 
(2) , 
(3) , 
(4) , 
(5) , 

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pemanfaatan ekstrak air bunga rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.) terhadap pergeseran panjang gelombang, yang ditambahkan dengan larutan boraks, asam (HCl), dan basa (NaOH) dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Adanya penambahan pereaksi boraks pada larutan bunga rosella mampu menggeser panjang gelombang dari 517 nm menjadi 558 nm. Penambahan pereaksi NaOH mampu menggeser dari 517 nm menjadi 583 nm. Sedangkan pada saat penambahan pereaksi HCl hampir tidak terjadi pergeseran panjang gelombang. Berdasarkan hasil analisis semikuantitatif dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis, larutan ekstrak air bunga rosella yang ditambahkan dengan larutan boraks pada konsentrasi 1%, memberikan puncak serapan pada panjang gelombang 558 nm, NaOH pada 583 nm, dan HCl pada 517 nm


Full Text:

PDF

Article Metrics

 Abstract Views : 37 times
 PDF Downloaded : 42 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View MyStat

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Gradien Indexed by :

Tidak ada teks alternatif otomatis yang tersedia.Find in a library with WorldCat