Frekuensi B-Lactamase Hasil Staphylococcus aureus Secara Iodometri Di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Dessy Triana(1),
(1) , 

Abstract


Antibiotik golongan B-lactam adalah obat yang paling sering digunakan untuk penanganan infeksi bakteri, namun tingkat resistensi bakteri terhadap antibiotik golongan B-lactam terus meningkat. Penyebab utama terjadinya resistensi ini dikarenakan bakteri menghasilkan enzim B-lactamase yang menyerang cincin B-lactam sehingga antibiotik menjadi tidak aktif. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas pada bulan September 2004-Juli 2005. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan Purposive Sampling untuk mengetahui frekuensi Staphylococcus aureus (S.aureus) penghasil B-lactamase secara iodometri dari bahan pemeriksaan yang masuk ke Laboratorium Mikrobiologi Fakultas kedokteran Universitas Andalas. Hasil penelitian dari 30 sampel menunjukkan 93.4% isolat S.aureus resisten terhadap ampicillin dan menghasilkan enzim B-lactamase, dimana 86.7% diantaranya merupakan sampel rumah sakit dan 6.6% sampel non-rumah sakit.

Full Text:

PDF

Article Metrics

 Abstract Views : 368 times
 PDF Downloaded : 659 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View MyStat

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Gradien Indexed by :

Tidak ada teks alternatif otomatis yang tersedia.Find in a library with WorldCat