STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT SUKU SERAWAI SEBAGAI PENGEMBANGAN HANDOUT BIOLOGI KELAS X SMA

Melda Nuari Handini, Kasrina kasrina, Sri Irawati

Sari


Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian telah dilakukan dari desember 2017 hingga April 2018 di Desa Tumbuan Kabupaten Seluma dan Uji Keterbacaan dilakukan di MAN Tumbuan Seluma. Penelitian ini bertujuan untuk :  (1) Mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat Suku Serawai di desa Tumbuan Kabupaten Seluma, (2) mendeskripsikan desain handout biologi materi Plantae berdasarkan studi etnobotani tumbuhan obat Suku Serawai desa Tumbuan Kabupaten Seluma. Penelitian ini dilakukan dengan 7 tahap penelitian, yaitu : (1) Potensi dan Masalah, (2) Pengumpulan data, (3) Desain Produk, (4) Validasi Desain , (5) Revisi Desain, (6) Uji Keterbacaan dan (7) Revisi Desain. Berdasarkan hasil penelitian studi etnobotani diperoleh data tumbuhan obat suku Serawai di desa Tumbuan sebanyak 90 spesies yang berasal dari 49 famili. Data tumbuhan obat selanjutnya dikembangkan menjadi bahan ajar berupa handout biologi tumbuhan obat Suku Serawai. Hasil penilaian dan validasi tim ahli terhadap bahan ajar yang dikembangkan menunjukkan skor rata-rata 82,67 dengan kategori sangat valid (86,11%). Uji keterbacaan handout oleh peserta didik menunjukkan rata-rata skor 35,54 dengan kategori sangat baik  (88,85 %). Berdasarkan skor hasil validasi oleh ahli dan uji keterbacaan peserta didik, dapat disimpulkan bahwa handout biologi yang dikembangkan sangat valid dan baik untuk menjadi bahan ajar guru.

Kata Kunci : Handout, Studi Etnobotani, Suku Serawai, Tumbuhan Obat


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aksara, Komunitas.2007. Tanaman Obat. Bandung : PT. Puri Pustaka.

Angkowo, Robertus dan A.Kokasih. 2007. Optimalisasi Media Pembelajaran. Jakarta : Grasindo.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Renika Cipta.

Asyhar,R.2012. Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta.

Departemen Nasional (Depdiknas). 2008. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Ditjen Dikdasmenum.

Lestari.2013.Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kompetensi (Sesuai dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Jakarta : Akademia.

Kasrina dan Nurkhamidah. 2006. Studi Etnobotani Tumbuhan Obat Tradisional dalam Naskah kuno Suku Serawai di Propinsi Bengkulu dan Survey Senyawa Bioaktifnya. Laporan PenelitianDosen Muda FKIP.Bengkulu. (12 Januari 2018).

Praswoto, Andi. 2011. Panduan Kreatif Membuat Bahan Inovatif. Yogyakarta : Diva Press.

Oktaviani, Ardi dan Erismar. 2013. Pengembangan Handout Biologi SMA Bebasis Konsektual disertai gambar berwarna pada materi sistem eksresi manusia. Universitas Negeri Padang : Prodi Pendidikan Biologi (http://jim.stkip pgrisumbar.ac.id/jurnal/download) ) diakses 2 November 2017.

Sa’diyati,Feri.2011. Pengembangan Bahan Ajar Materi Jamur Berbasis Kinerja Siswa. Skripsi diterbitkan. Universitas Negeri Semarang : Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Diakses 1 Februari 2018.

Saparinto, Cahyo dan Susiana, Rini. 2015. Grown Your Own Medical Plant (51 tanaman obat populer dipekarangan). Yogyakarta : Lily Publisher.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Pendidikan ( Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D). Bandung : Alpabeta.

Suryadharma. 2008. Diktat Kuliah Etnobotani. Yogyakarta. FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta.

Wasito. 2011. Obat Tradisional Kekayaan Indonesia. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Widoyoko, Eko S. 2016. Evaluasi program pembelajaran. Yogjakarta : Pustaka Pelajar.

Windayani. 2017. Pengembangan Buku Saku Biologi Materi Plantae Kelas X SMA Berdasarkan Hasil Studi Etnobotani Tanaman Obat Suku Rejang di Kecamatan Merigi Kabupaten Kapahiang. Skripsi Tidak Diterbitkan. Universitas Bengkulu. Program Studi Pendidikan Biologi.

Zukmadini, Alif Yanuar., Jumiarni, Dewi., Kasrina. 2018. Developing Antimicrobial Medicinal Plants Pocketbook Based on Local Wisdom of Muko-Muko and Serawai Ethnics. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia. 4 (2): 95-104. http://ejournal.umm.ac.id/index.php/jpbi/article/view/5436. Diakses 5 Desember 2018.


Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.