Pengaruh Penambahan Fruktosa dalam Pengencer Air Kelapa Hijau terhadap Motilitas Spermatozoa Sapi PO (Peranakan Ongole)

D. Muhammad(1), N. Isnaini(2), Kuswati Kuswati(3), A. P. A. Yekti(4), Aryogi Aryogi(5), M. Luthfi(6), L. A. Sunarto(7), T. Susilawati(8),
(1) Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Indonesia
(2) Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Indonesia
(3) Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, 
(4) Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, 
(5) Loka Penelitian Sapi Potong Grati Pasuruan, 
(6) Loka Penelitian Sapi Potong Grati Pasuruan, 
(7) Loka Penelitian Sapi Potong Grati Pasuruan, 
(8) Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, 

Abstract


Air kelapa merupakan bahan lokal yang murah dan dapat menjadi bahan baku alternatif dalam proses pembuatan pengencer semen karena mengandung beberapa zat yang dibutuhkan oleh spermatozoa seperti sumber energi berupa fruktosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan fruktosa dalam pengencer air kelapa hijau terhadap motilitas spermatozoa sapi PO (Peranakan Ongole). Penelitian ini menggunaan semen dari bangsa sapi Peranakan Ongole yang ditampung menggunakan metode vagina buatan. Metodologi yang digunakan adalah eksperimental laboratorium menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Penelitihan ini menggunakan 3 perlakukan, P1 = Pengencer air kelapa +  kuning telur20%, P2 = Pengencer air kelapa + kuning telur 20% + putih telur 0,4%+ fruktosa 1 mg/ml. P3 = Pengencer air kelapa +kuning telur20% + putih telur 0,4% + fruktosa 2 mg/ml dengan 10 ulangan. Hasil memperlihatkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada motilitas spermatozoa dan total spermatozoa motil antara formulasi pengencer air kelapa (P1, P2, P3) selama peyimpanan suhu 2-5 oC. Pengencer air kelapa baik dalam menjaga motilitas spermatozoa dan total spermatozoa motil hingga hari ke lima.

Kata kunci: air kelapa, total motilitas motil, semen cair


Full Text:

PDF

References


Adnani, Luh P. D. H, W. Bebas, M. K. Budiasa. 2012. Penambahan bovine serum albumin pada pengencer kuning telur terhadap motilitas dan daya hidup spermatozoa anjing. Indonesia Medicus Veterinus, 1 (4): 519 – 529.

Audia, R. P., M. A. Salim, N. Isnaini dan T. Susilawati. 2017. Pengaruh perbedaan kematangan air kelapa hijau sebagai bahan pengencer yang ditambah 10% kuning telur terhadap kualitas semen cair kambing Boer. Jurnal Ternak Tropika, 18 (1): 58-68.

Ax, R., M. Dally, B. Didion, R. Lenz, C. Love, D. Varner, Hafez, and M. Bellin. 2008. Semen Evaluation. In Reproduction in Farm Animal (7th edition). Edited by Hafez, E.S.E. Co. Director. Reproductive Health Kiawah Island. South Carolina. USA: 365-370.

Aziz, A. F., M. A. Salim, N. Isnaini, A.P. A. Yekti, dan T. Susilawati. 2018. Pengaruh pengencer air kelapa tua yang berbeda varietas terhadap kualitas semen cair kambing Boer pada penyimpanan 3-5 oC. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 28 (2): 112 – 120.

Ducha, N., T. Susilawati, Aulanni’am, dan S. Wahjuningsih. 2013. Motilitas dan viabilitas spermatozoa sapi Limousin selama penyimpanan pada refrigerator dalam pengencer CEP-2 dengan suplementasi kuning telur. Jurnal Kedokteran Hewan, 7 (1): 5-8.

Farapati dan S. Sayogo. 2014. Air kelapa muda pengaruhnya terhadap tekanan darah. Cermin Dunia Kedokteran, 41 (12): 896-900.

Garner, D.L. and E.S.E. Hafez. 2008. Spermatozoa and Seminal Plasma. In Reproduction in Farm Animals (7th edition). Edited by E.S.E Hafez and B. Hafez. 2008. Lippincott & Williams. Baltimore, Marryland. USA: 96-109.

Ismaya. 2014. Bioteknologi Inseminasi Buatan pada Sapi dan Kerbau. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. ISBN 979-420-848-5.

Kewilaa, A. I., Y. S. Ondho, dan E. T. Setiatin. 2014. Efisiensi penambahan kuning telur dalam pembuatan pengencer air kelapa-kuning telur terhadap kualitas spermatozoa pada semen cair Domba Ekor Tipis (DET). AGRILAN, 2 (2): 1-12.

Muhammad, D., T. Susilawati, S. Wahjuningsih. 2016. Pengaruh penggunaan CEP-2 dengan suplementasi kuning telur terhadap kualitas spermatozoa sapi FH (Frisian Holstein) kualitas rendah selama penyimpanan suhu 4-5oC. Jurnal Ternak Tropika, 17 (1): 66-76.

Mugiyati, Salin M. A., N. Isnaini, dan T. Susilawati. 2017. Pengaruh air kelapa merah yang muda dan tua sebagai pengencer terhadap kualitas semen kambing Boer selama penyimpanan dingin. Jurnal Ternak Tropika, 18 (1): 20-26.

Nikbakht, R. and N. Saharkhiz. 2011. The influence of sperm morphology, total motile sperm count of semen and the number of motile sperm inseminated in sperm samples on the success of intrauterine insemination. International Journal of Fertility and Sterility, 5 (3): 168-173.

Salim, M.A., M.N. Ihsan, N. Isnaini, A.P.A. Yekti, T. Susilawati. 2018. Quality of Boer goad liquid semen on different coconut water diluent (Cocos nucifera) during cold storage. Asian Journal of Microbiology, Biotechnology & Environmental Sciences, 20: 150-157.

Susilawati, T. 2011. Spermatology. Universitas Brawijaya (UB) Press. Malang. ISBN 978-602-8960-04-5.

Susilawati, T., D. Ratnawati, N. Isnaini, Kuswati and A. P. A. Yekti. 2018. Character of liquid semen motility in various diluents on Balinese cattle during cold storage. Asian Journal of Microbiology, Biotechnology & Environmental Sciences, 20 (1): 166-172.

Vigliar R., V. L. Sdepanian, U. Fagundes-Neto. 2006. Biochemical profile of coconut water from coconut palms planted in an Inland Region. Journal de Pediatria, 82 (4): 308-312.




DOI: https://doi.org/10.31186/jspi.id.13.4.318-324

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Flag Counter

Editorial Office :

Gedung Laboratorium Jurusan Peternakan Lantai 2, Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu

Jalan W.R. Supratman, Kandang Limun, Bengkulu, 38371

Email : jspi@unib.ac.id, jsainpet@gmail.com