PERANAN DAN PEMANFAATAN MIKROALGA Tetraselmis chuii SEBAGAI BIOETANOL

Bertoka Fajar SP Negara(1), Nining Nursalim(2), Nurlaila Ervina Herliany(3), Person Pesona Renta(4), Dewi Purnama(5), Maya Angraini Fajar Utami(6),
(1) Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Bengkulu, Indonesia
(2) Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Bengkulu, Indonesia
(3) Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Bengkulu, Indonesia
(4) Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Bengkulu, Indonesia
(5) Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Bengkulu, Indonesia
(6) Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Bengkulu, Indonesia

Abstract


Bahan bakar fosil merupakan bahan bakar yang berasal dari pelapukan sisa mahluk hidup. Bahan bakar fosil bersifat tidak terbaharukan, maka pencarian bahan bakar alternatif yang terbarukan perlu dilakukan salah satunya bioetanol. Tetraselmis chuii dapat dijadikan bahan baku pembuatan bioetanol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui volume bioetanol yang dihasilkan dari Fermentasi Tetraselmis chuii. Kultur Tetraselmis chuii selama 6 hari. Hidrolisis dilakukan dengan menambahkan H2SO4 0,2 M pada suhu 121oC dengan tekanan 1 atm selama 30 menit, Fermentasi dengan Saccharomyces cereviseae selama 5 hari. Penelitian ini menghasilkan gula reduksi Tetraselmis chuii dengan kadar gula 4% dan hasil fermentasi Tetraselmis chuii menghasilkan 12 ml etanol dengan konsentrasi 1%.

THE ROLE AND UTILIZATION OF MICROALGAE Tetraselmis chuii AS BIOETHANOL. Fossil fuels are the fuel produced from the weathering of living things. Fossil fuels are non-renewable, therefore the research of renewable energy is needed. Bioethanol could be good solution. Tetraselmis chuii can be used as the raw material for bioethanol. The purpose of this study was to determine the volume of ethanol through fermentation of Tetraselmis chuii. Tetraselmis chuii was cultured for 6 days. The hydrolysis used 0.2 M H2SO4 at 1210C and pressure of 1 atm for 30 minutes, and the fermentation used Sacscharomyces cereviseae for 5 days. The results showed that Tetraselmis chuii produced 4% sugar and The fermentation produced 1% bioethanol with volume was 12 ml.


Full Text:

PDF

References


Aiman, S. 2014. Perkembangan Tehnologi dan Tantangan Dalam Riset Bioetanol di Indonesia. JKTI. 16(20):108-177.

Amananti, D. R dan T. Nurhidayati. 2013. Pengaruh Kombinasi Konsentrasi Media Ekstrak Tauge (MET) dengan Pupuk Urea Terhadap Kadar Protein Spirulina sp. Jurnal Sains Dan Seni Pomits. 2(2):182-184.

Ashokumar, V., Z. Salam., O.N. Tiwari., S. Cahinnasami., S. Mohammed dan F. N. Ani. 2015. An Integrated Approach for Biodiesel and Bioethanol Production from Scenedesmus bijugatus Cultivated in a Vertical Tubular Photobioreactor. Energy Conversion and Management. 101. 778-786.

Assadad, L., B. S. B. Utomo dan R. N. Sari. 2010. Pemanfaatan Mikroalga Sebagai Bahan Baku Bioetanol. Squalen. 5( 2):51-58.

Azzahra, N., A. Amri dan S. P. Utami. 2015. Hidrolisis Mikroalga Tetraselmis Chuii Menjadi Glukosa Menggunakan Enzim Selulase. Jom Fteknik. 2(1):1-4.

Bahri, S., A. Aji dan F. Yani. 2018. Pembuatan Bioetanol dari Kulit Pisang Kepok dengan Cara Fermentasi menggunakan Ragi Roti. Jurnal Teknologi Kimia. 7(2):85-100.

Dayanto, L. B. D., R. Diantari Dan S. Hudaida. 2013. Pemanfaatan Pupuk Cair Tnf® Untuk Budidaya Nannochloropsis sp. E-Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan. 2(1):163-168.

Handayani, S. S., S. Hadi dan H. Patmala. 2016. Fermentasi Gula Hasil Hidrolisis Buah Kubi Untuk Bahan Baku Bioetanol. J. Pijer MIPA. 11(1):28-33.

Ho, S.H., S.W. Huang., C.Y Chen., T. Hasunuma., A. Kondo dan J.S Chang. 2013. Bioethanol Production Using Carbohydrate-rich Microalgae Biomass as Feedstock. Biore source Technology. 135. 191–198.

Jaya, D., R. Setiyaningtyas dan S. Prasetyo. 2018. Pembuatan Bioetanol Dari Alga Hijau Spirogyra sp. Eksergi. 15(1):16-19.

Kawaroe, M., T. Prartono., A. Sunutdin dan D. Saputra. 2016. Marine Microalgae Tetraselmis suecica as Flocculant Agent of Bio-flocculation Method. HAYATI Journal of Biosciences. 30. 1-5.

Kim, K. H., I. S. Choi., H. M. Kim., S. G. Wi dan H. J. Bae. 2014.Bioethanol production from the nutrient stress-induced microalga Chlorella vulgaris by enzymatic hydrolysis and immobilized yeast fermentation. Bioresource Technology. 153. 47-54.

Markau, G., I. Angelidaki. E. Narantezis dan D. Deorgakakis. 2013. Bioethanol Production by Carbohydrate-Enriched Biomass of Arthrospira (Spirulina) platensis. Energies. 6. 3937- 3950.

Matakupan, J. 2009. Studi Kepadatan Tetraselmis Chuii Yang Dikultur Pada Intensitas Cahaya Yang Berbeda. Jurnal TRITON. 5(2):31-35.

Mendez, L., A. Mahdy., M. Demuez., M. Ballesteros dan C. González-Fernández. 2014. Effect of High Pressure Thermal Pretreatment on Chlorella vulgaris Biomass: Organic Matter Solubilisation and Biochemical Methane Potential. Fuel. 117. 674-679.

Miranda, G., A. Amri, dan S. P. Utami. 2014. Hidrolisis Mikroalga Tetraselmis chuii Dengan Variasi Konsentrasi Asam Sulfat dan Temperatur. Jurnal Jom Ftehnik. 1(2):1-5.

Miranda, J. R., P. C. Passarinho dan L. Gouveia. 2012. Pre-treatment Optimization of Scenedesmus obliquus Microalga for Bioethanol Production. Bioresource Technology. 104. 342-348.

Negara, B. F. S. P. 2014. Aktivitas, Karakteristik, dan Aplikasi Enzim Agarase Dari Kapang Laut Untuk Hidrolisis Gelidium Sp. Sebagai Bahan Baku Bioetanol. Tesis. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Ningrum, A. S. W., V. Liani dan A. R. Widyasti. 2016. Pengaruh Variasi Asam Dalam Fermentasi Biomassa Berbahan Baku Alga Spirogyra Sp. Terhadap Kadar Etanol. PELITA. 11(2):21-32.

Purti, B., A. Vikary dan H. W. Maharani. 2013. Pemanfaatan Air Kelapa Sebagai Pengkaya Media Pertumbuhan Mikroalga Tetraselmis sp. Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung, 2013. Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Quaishum, S., A. Amri dan S. P. Utami. 2015. Hidrolisis Mikroalga Tetraselmis chuii Menjadi Glukosa mengunakan H2SO4 dengan Variasi Hidrolisis. Jom Fteknik. 2(1):1-5.

Rahaju, R. S. N., M. Yani., S. H. Sucahyo dan D. A. Santosa. 2013. Seleksi dan Karakterisasi Ganggang Mikro Indigen Air Tawar Sebagai Penghasil Karbohidrat Untuk Energi Terbarukan. Limnotek. 20(2):178-190.

Rizky, Y. A., I. Raya, dan S. Dali. 2012. Penentuan Laju Pertumbuhan Sel Fitoplankton Chaetoceros calcitrans, Chlorella vulgaris, Dunaliella salina, dan Porphyridium cruentum. Penelitian. Fakultas MIPA. Universitas Hasanuddin Makassar.

Ru’yatin., I. S. Rohyani dan L. Ali. 2015. Pertumbuhan Tetraselmis dan Nannochloropsis Pada Skala Laboratorium. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon. 1(2):296-299.

Sani, R. N., F. C. Nisa., R. D. Andriani dan J. N. Maligan. 2014. Analisis Rendemen dan Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Mikroalga Laut Tetraselmis Chuii. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 2(2):121-126.

Sarfat, M. S., M. Rahayuningsih., A. Muryani dan D. Setianingsih. 2013. Modifikasi Fermentasi Hidrolisat Asam Eucheuma Cottonii Menjadi Bioetanol Menggunakan Saccharomyces Cerevisiae dan Pachysolen Tannophilus. Jurnal Teknologi Industri Pertanian. 23 (3):199-209.

Sugaya, T., Varman, M., Masjuki, H.H., Renganathan, S., 2016. Macroalgae and Microalgae as a Potential Source for Commercial Applications Along With Biofuels Production: a Biorefinery Approach. Renewable and Sustainanble Energy Reviews. 55. 909–941.

Suhartoyo dan Rahmad. 2016. Effektifitas Biobriket Limbah Biomass Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan Skala Rumah Tangga. Hal. 107-112. Pros iding SNATIF Ke -3 Tahun 2016, Universitas Muara Kudus. Yokyakarta. Indonesia.

Sukowati, A., Sutikno dan S. Rizal. 2014. Produksi Bioetanol Dari Kulit Pisang Melalui Hidrolisis Asam Sulfat. Jurnal Teknologi dan Industri Hasil Pertanian. 19(3):274-288.

Zhou, N., Y. Zhang., X. Gong., Q. Wang dan Y. Ma. 2012. Ionic Liquids-based Hydrolysis of Chlorella Biomass for Fermentable Sugars. Bioresource Technology. 118. 512–517.




DOI: https://doi.org/10.31186/jenggano.4.2.136-147

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Visitor Statistic :

View my stats

Indexing by :

Google ScholarHasil gambar untuk sinta ristekdiktiBASE LogoFind in a library with WorldCat