ANALISIS PERIBAHASA MINANGKABAU DI PASAMAN BARAT KAJIAN BENTUK FUNGSI DAN MAKNA

Danil Saputra(1), Suryadi Suryadi(2), Supadi Supadi(3),
(1) Universitas Bengkulu, Indonesia
(2) Universitas Bengkulu, Indonesia
(3) Universitas Bengkulu, Indonesia

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk peribahasa Minangkabau, fungsi peribahasa Minangkabau, serta makna peribahasa Minangkabau yang ada di Pasaman Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan yang mengandung peribahasa yang diperoleh dari informan yang terdiri atas tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, teknik rekam dan terknik catat, serta teknik simak. Langkah-langkah analisis data dalam penelitian ini adalah transkripsi data, identifikasi data, klasifikasi data, interpretasi data, dan membuat kesimpulan akhir. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peribahasa Minangkabau memiliki 8 bentuk peribahasa yaitu (1) kiasan, (2) mamang, (3) pemeo, (4) tamsil, (5) ibarat, (6) kata-kata arif, (7) petatah-petitih, dan (8) perumpamaan. Peribahasa Minangkabau memiliki 5 fungsi  yaitu (1) sebagai media pendidikan dan pedoman tingkah laku, (2) sebagai pengatur aspek-aspek kehidupan bermasyarakat, (3) sebagai sumber hukum, pengasuh pranata sosial, pengawas dan pengukuh norma-norma sosial, (4) sebagai lambang identitas budaya dan sumber informasi budaya, (5) sebagai media serta sarana retorika untuk mematahkan kata-kata lawan bicara (alat pertahanan diri). Peribahasa Minangkabau memiliki 7 makna atau nilai-nilai yang terkandung dalam peribahasa Minangkabau yaitu (1) teguh pendirian, (2) malu, (3) nilai etika, (4) tahu diri, (5) menjaga diri, (6) persatuan/mufakat, dan (7) kesabaran.

Keywords


Analisis, Peribahasa Minangkabau; Pasaman Barat; kajian bentuk; fungsi; makna

Full Text:

PDF

References


Pulungan, Anni Holida. (2013). Kajian Etnolinguistik Terhadap Peribahasa Dalam Bahasa Indonesia: Sebuah Tinjauan Force (Daya Pragmatik). Journal Etnolinguistik Terhadap Peribahasa, (online) 1 - 9. (hhtps://www.google. co.id), diakses 20 januari 2015.

Danandjaya, James.1982. Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, Dan Lain-Lain. Jakarta: Grafiti.

Endah, Nila. 2013. Sarikata Bahasa Indonesia, Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jawa Tengah: Media Pustaka

Ganie, Noor Tadjuddin. 2015. Buku Induk Bahasa Indoenesia (Pantun, Puisi, Syair, Peribahasa, Dan Majas). Yogyakarta: Araska Publisher.

Pusposaputro, Sarwono. 2010. Kamus Peribahasa. Jakarta. PT. Gramedia.

Sudaryanto. 1988. Metode Linguistik, Bagian Kedua, Metode Dan Aneka Teknik Pengumpulan Data.Yogyakarta: Atma Pustaka.

Sugiyono. 2010. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Angkasa.




DOI: https://doi.org/10.33369/jwacana.v18i2.14847

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Danil Saputra, Suryadi Suryadi, Supadi Supadi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal WACANA is indexed on:

     

 License by:

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.