ANALISIS PENGARUH SUMBER DAYA MANUSIA, KESADARAN LINGKUNGAN DAN MODAL SOSIAL TERHADAP KINERJA NELAYAN LOBSTER DI KECAMATAN BUNGO MAS KABUPATEN BENGKULU SELATAN

Oktarina Asmara(1), Irnad Irnad(2), Dede Hartono(3),
(1) Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, Indonesia
(2) Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian UNIB, Indonesia
(3) Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Pertanian UNIB, Indonesia

Abstract


Lobster adalah salah satu komoditi yang memiliki nilai jual tinggi begitu pula dengan jumlah permintaan semakin meningkat. Disamping itu kinerja nelayan lobster juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti sumber daya yang dimiliki, lingkungan dan modal sosial. Oleh Karena itu tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh sumberdaya manusia, kesadaran terhadap lingkungan dan modal sosial terhadap kinerja nelayan lobster. Responden dalam penelitian ini adalah nelayan lobster yang berada di Kecamatan Bungo Mas Kabupaten Bengkulu Selatan dengan dengan jumlah sampel sebanyak 112 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis Structural Equation Modeling (SEM) WarpPLS5.0 yang digunakan untuk melihat hubungan kausalar variabel yang diteliti. Hasil yang diperoleh adalah Variabel sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap kinerja nelayan lobster di kecamatan Bungo Mas Kabupaten Bengkulu Selatan Pada tingkat signifikansi 95% dengan nilai P-Value 0.01 dan ?=0.20. Kemudian, Variabel kesadaran lingkungan berpengaruh positif terhadap kinerja nelayan lobster Pada tingkat signifikansi 95% dengan nilai P-Value 0.01 dan ?=0.20. Terakhir, Variabel modal sosial berpengaruh positif terhadap kinerja nelayan lobster  Pada tingkat signifikansi 95% dengan nilai P-Value 0.01 dan ?=0.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin baik sumber daya manusia, kesadaran lingkungan dan modal sosial yang dimiliki nelayan maka kinerja nelayan dalam penangkapan lobster pun akan semakin baik.

Kata Kunci: Sumber Daya Manusia, Kesadaran Lingkungan, Modal Sosial, Kinerja Nelayan

Full Text:

PDF

References


Anonim. 2010. Asistensi Fasilitas Pemberdayaan Tenaga Kerja Pengolahan dan Pemasaran di Provinsi Kalimantan Timur. Makalah Direktorat Usaha dan Investasi Ditjen P2HP.

Arikunto S. 1998. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Bamba dan Novalina. 2008. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Tangkapan Nelayan Tradisional di Desa Paranggi Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong. J. Agribisnis 9 (3): 168-175. Desember 2008. ISSN 1412-3657. Fakultas Pertanian Universitas Palu.

Daniel M. 2002. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara.

Daryanto A. 2010. Minapolitan: Strategi Peningkatan Daya Saing Perikanan Berbasis Klaster. http://www.mb.ipb.ac.id/artikel/...

Kementrian Kelautan dan Perikanan. Pedoman Pengelolaan Pelabuhan Perikanan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Jakarta.

Purwanti. 2010. Model Ekonomi Nelayan Rumah Tangga Sekala Kecil. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Rasdani M 2004. Petunjuk Teknis Identifikasi Sarana Perikanan Tangkap Jaring Insang (Gill Net). Semarang: Balai Pengembangan Penangkapan Ikan,.

Riduwan, 2008. Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Jakarta.

Sumantri S. 2005. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penangkapan ikan Laut periode 1976-2003. Tesis. Magiater Perencanaan dan

Kebijakan Publik FE Universitas Indonesia. http://eprints.lib.ui.ac.id/1201/1/108371...pdf




DOI: https://doi.org/10.31186/naturalis.1.3.53-60

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Naturalis Stats

Journal Naturalis index:

CrossrefFind in a library with WorldCatGoogle ScholarBase SearchOne Search

Locations :