UJI ADAPTASI VARIETAS UNGGUL BARU PADI SAWAH UNTUK OPTIMASI LAHAN TADAH HUJAN BERWAWASAN LINGKUNGAN DI KABUPATEN SELUMA PROVINSI BENGKULU

Yartiwi Yartiwi(1), Atra Romeida(2), Satria Putra Utama(3),
(1) Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian UNIB, Indonesia
(2) BPTP Balitbangtan Provinsi Bengkulu, Indonesia
(3) Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian UNIB, Indonesia

Abstract


Penggunaan varietas adaptif terhadap agroekosistem sangat penting dalam usaha budidaya padi dilahan sawah tadah hujan. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh varietas yang adaptif di lokasi pengujian berdasarkan keragaan pertumbuhan yang dicapai masing-masing varietas. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2017 - Maret 2018 di Desa Karang Dapo Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, di Laboratorium Tanah BPTP Bengkulu dan di Laboratorium Balai Besar Pasca Panen. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah perlakuan varietas (V) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan. Faktor kedua adalah paket pupuk (P) yang terdiri dari 2 taraf, sehingga diperoleh 10 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Jumlah tanaman sampel 10 tanaman/ulangan. Hasil Penelitian bahwa varietas Inpari 38, Inpari 39, Inpari 41 dan Situbagendit adaptif pada lingkungan biologi dan kimia dengan penggunaan rekomendasi pemupukan PUTS dan Katam pada lahan sawah tadah hujan di Desa Karang Dapo Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu.

Kata Kunci: VUB, Padi Sawah, Lahan Tadah Hujan

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. 2016. Provinsi Bengkulu Dalam Angka. Bengkulu.

BP3K Kecamatan Semidang Alas Maras 2017. Programa BPP Kecamatan Semidan Alas Maras. Kabupaten Seluma. Provinsi Bengkulu

Kasno. A dan T. Rostaman. 2011. Respon tanaman padi terhadap pemupukan N pada lahan sawah tadah hujan. Jural Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 1 (3) : 10 hal

Kementerian Pertanian. 2017. Petunjuk Teknis “Implementasi Infrastruktur Panen Air” Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Jakarta.

Kustyanto. 2001. Kriteria seleksi untuk sifat toleran cekaman lingkungan biotik dan abiotik. Makalah penelitian dan koordinasi pemuliaan partisipatif (Shuttle Breeding) dan Uji multilokasi. Sukamandi.

Nuryani. S.H.U., Haji. M dan N. Widya. 2010. Serapan hara N, P, K pada pada tanaman padi dengan berbagai lama penggunaan penggunaan pupuk organik pada vertisol seragen. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan. Vol. 10 (1). p : 1 -13.

Rubiyo, Suprapto, dan Aan Drajat. 2005. Evluasi beberapa galur harapan padi sawah di Bali. Buletin Plasma Nut-fah. Vol 11. No 1:6-10.

Setyorini, W., Kristamtini dan Sutarno. 2011. Daya Hasil Tiga Varietas Unggul Baru Padi Sawah Di Kebon Agung – Bantul. Widyariset, Vol. 14 (3). 559-563p

Sunadi. 2008. Modifikasi paket teknologi SRI (The System or Rice Intensification) untuk meningkatkan hasil padi (Oryza sativa. L) sawah. ). Disertasi Doktor Ilmu Pertanian pada Progam Pascasarjanan Unand. Padang.




DOI: https://doi.org/10.31186/naturalis.1.3.91-98

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Naturalis Stats

Journal Naturalis index:

Crossref

Locations :