STUDI PENENTUAN MUTU SUNGAI KELINGI LUBUKLINGGAU DENGAN METODE STORET DAN INDEKS PENCEMARAN

Akbar Mauli(1), Agus Martono(2), Budiyanto Budiyanto(3),
(1) Dinas Lingkungan Hidup Kota Lubuklinggau, Indonesia
(2) Jurusan Kimia Fakultas MIPA UNIB, Indonesia
(3) Jurusan Teknologi Industri Fakultas Pertanian UNIB, Indonesia

Abstract


Sungai Kelingi diperkirakan telah mengalami tekanan dari lingkungan dan penurunan kualitas air, sehingga perlu dilakukan perhitungan dan mengidentifikasi kualitas Air Sungai. Pengambilan sampel dari hulu sampai kehilir Sungai Kelingi. Waktu penelitian dilaksanakan selama kurang lebih 4 bulan, dimulai dari bulan Januari sampai dengan April 2018. Hasil penelitian dan perhitungan status mutu air Sungai Kelingi yang telah dilakukan di 5 (lima) titik pengambilan sampel untuk 8 (delapan) parameter yaitu Suhu, TDS, TSS, pH, COD, BOD, Timbal dan Fecal Coliform yang dilaksanakan pada 08 Maret 2018 dapat disimpulkan bahwa; Status mutu air Sungai Kelingi jika di analisa dengan menggunakan metode STORET menunjukan bahwa Sungai Kelingi tergolong dalam kelas A (baik sekali) atau memenuhi baku mutu di semua titik pengambilan sampel. Pada perhitungan mengunakan metode Indeks Pencemaran (IP) menunjukan tercemar ringan pada titik 1,2 dan 5. Evaluasi status mutu air Sungai Kelingi dengan menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP) tahun  2015 status mutu air Sungai Kelingi pada bagian hulu PIj sebesar 0,53 tergolong memenuhi baku mutu dan pada bagian hilir PIj sebesar 0,86 tergolong memenuhi baku mutu, tahun 2016 status mutu air Sungai Kelingi pada bagian hulu PIj sebesar 0,67 tergolong memenuhi baku mutu dan pada bagian hilir PIj sebesar 1,26 tergolong dalam cemar ringan, tahun 2017 status mutu air Sungai Kelingi pada bagian hulu PIj sebesar 1,31 tergolong dalam cemar ringan, pada bagian tengah PIj sebesar 1,59 tergolong dalam cemar ringan dan pada bagian hilir PIj sebesar 1,86 tergolong dalam cemar ringan.

Kata Kunci: Sungai, Kelingi, Kualitas Air, STORET dan Indeks Pencemaran

Full Text:

PDF

References


Asdak, C. 2010. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.

Badan Pusat Statistik Kota Lubuklinggau. 2017. Kota Lubuklinggau Dalam Angka 2017. www.bps.go.id

Badan Standardisasi Nasional. SNI 06-6989.11-2004. Air dan Air Limbah – Bagian 11 : Cara Uji Derajat Keasaman (pH) dengan Menggunakan alat pH Meter.

Badan Standardisasi Nasional. SNI 6989.8-2009. Air dan Air Limbah – Bagian 8 : Cara Uji Kebutuhan Timbal (Pb).

Davis, M. L. and D. A. Cornwell. 1991. Introduction to Environmental

Engineering. Second Edition. Mc-Graw-Hill. Inc, New York.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Lubuklinggau. 2017. Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Kota Lubukinggau 2017. www.klh.lubuklinggaukota.go.id

Hach, C. C. R. L. Klein, Jr. C. R. Gibbs. 1997. Introduction to Biochemical Oxygen demand. Technival Information Series. No. 7. Hach Company. USA.

Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai.

Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air.

Rukaesih, A. 2004. Kimia Lingkungan. Penerbit Andi. Yogyakarta.

Suriawiria, U. 2003. Air dalam Kehidupan dan Lingkungan yang Sehat.

Penerbit Alumni. Bandung.

Wardhana, W. 2004. Dampak Pencemaran Lingkungan. Penerbit ANDI.

Yogyakarta.

Wiwoho. 2005. Model Identifikasi Daya Tampung Beban Cemaran Sungai Dengan QUAL2E. Tesis. Universitas Diponegoro. Semarang




DOI: https://doi.org/10.31186/naturalis.1.3.99-108

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Naturalis Stats

Journal Naturalis index:

Crossref

Locations :