PREFERENSI PETANI TERHADAP BUDIDAYA PADI SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION (SRI) DI KELURAHAN DUSUN BESAR KECAMATAN SINGARAN PATI KOTA BENGKULU

Destrianah Destrianah(1), Bilman Wilman Simanihuruk(2), Satria Putra Utama(3),
(1) Program Pascasarjana Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, Indonesia
(2) Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian, Indonesia
(3) Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, Indonesia

Abstract


Pendekatan yang dapat dilakukan dalam upaya meningkatkan produktivitas padi sawah dan untuk menekan biaya produksi adalah melalui budidaya padi dengan System of Rice Intensification (SRI) yang merupakan suatu metode untuk meningkatkan produktivitas padi dengan mengubah pengaturan tanaman, tanah, air, dan nutrisinya. Pola pendekatan SRI adalah usaha tindakan yang bertujuan untuk memperoleh pertumbuhan tanaman optimal, kepastian panen, kualitas produksi dan kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat preferensi petani terhadap metode SRI dan menganalisis hubungan antara karakteristik internal dan eskternal petani dengan preferensi petani terhadap budidaya padi sawah dengan metode SRI. Yang dilaksanakan di Dusun Besar Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung ke lapangan. Metode analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif, analisis rataan skor serta analisis korelasi. Tingkat preferensi petani terhadap metode budidaya SRI pada variabel keuntungan relatif dapat dikatakan suka dengan skor 3,89, tingkat kesesuaian dapat dikatakan tidak suka dengan skor 3,59, tingkat kerumitan dapat dikatakan suka dengan skor 3,91, tingkat kemudahan dilihat hasilnya dapat dikatakan suka dengan skor 3,78, tingkat kepuasan dapat dikatakan tidak suka dengan skor 3,30. Faktor pendapatan petani dan faktor frekuensi mengikuti latihan berpengaruh nyata terhadap tingkat preferensi budidaya SRI.

Kata Kunci: preferensi, budidaya, system of rice intensification

Full Text:

PDF

References


Alisa, I. 2007. Persepsi petani terhadap inovasi untuk menggunakan pupuk kompos kotoran ternak produk P4S Bumi Lestari Sragen (Kasus Petani di Desa Gondang Kecamatan Gondang Kabupaten Sragen). Skripsi. Program Studi Sosial Ekonomi Peternakan. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor.

Astuti, R.P. 2014. Motivasi Petani dalam Usahatani Padi Organik di Kecamatan Pandak Kabupaten Bantul. Laporan Penelitian Sarjana Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiah Yogyakarta.

Fitriadi, F. 2005. Analisis pendapatan dan marjin pemasaran padi ramah lingkungan (Kasus Di Desa Sukagalih Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya). Skripsi. Departemen Ilmu-Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Gujarati, D. 1999. Ekonometrika Dasar. Alih Bahasa Sumarno Zain. Erlangga. Jakarta.

Handono, S.Y. 2013. Hambatan dan Tantangan Penerapan Padi Metode SRI (System of Rice Intensification). Jurusan Sosial Ekonomi. Fakultas Pertanian. Universitas Brawijaya. Habitat 24 (1): 10-19.

Harjoso T., N. Siti, Y.R. Ahadiyat. 2011. Karakter Morfologi Padi pada Pertanaman dengan Pendekatan SRI (System of Rice Intensification). Agrin. 15 (2).

Hosmer, D.W., dan S. Lemeshow. 2000. Applied Logistic Regression. Edisi ke-2. John Wiley and Sons Inc. Canada.

Junaria, R. 2007. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Adopsi Petani pada Teknologi Budidaya Padi Sawah Sistem Legowo di Kelurahan Dusun Besar Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu. Skripsi (S1) Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian. Universitas Bengkulu. Bengkulu. (Tidak Dipublikasikan)

Kusmiati. 2009. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Adopsi Teknologi Kimia-Biologis Usahatani Padi Sawah di Kota Bengkulu. Skripsi (S1) Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian. Universitas Bengkulu. Bengkulu. (Tidak Dipublikasikan)

Lewis, H.L. 1989. Teknologi Canggih dan Kebebasan Manusia. Yayasan Obor Indonesia. Jakatra.

Mardikanto, T. 1988. Komunikasi Pembangunan. UNS Press. Surabaya.

Rakhmat, J. 2004. Psikologi Komunikasi. Rosdakarya Group. Bandung.

Soekartawi. 1988. Prinsip Dasar Komu-nikasi Pertanian. Universitas Indo-nesia. Jakarta.

Sutanto, R. 2002. Pertanian Organik: Menuju Pertanian Alternatif dan Berkelanjutan. Kanisius. Yogyakarta.

Suwarni, A. 2003. Analisa Faktor-Faktor Sosial Ekonomi yang Berhubungan dengan Tingkat Adopsi Teknologi Usahatani Pasang Surut dan Sumbangan Usahatani terhadap Total Penerimaan Petani. Skripsi (S1) Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian. Universitas Bengkulu. Bengkulu. (Tidak Dipublikasikan)

Tampil Y.A., H. Komalig, Y. Langi. 2017. Analisis Regresi Logistik Untuk Menentukan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Mahasiswa FMIPA Universitas Sam Ratulangi Manado. Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Sam Ratulangi Manado. JdC. 6 (2).

Utomo, P. 2012. Persepsi Petani terhadap Metode Budidaya Padi System of Rice Intensification (SRI) di Desa Ringgit Kecamatan Ngombol Kabupaten Purwokerto. Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Widiyastuti, E. Widiyanti, Sutarto. 2016. Persepsi Petani Terhadap Pengembangan System of Rice Intensification (SRI) di Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Agrista 4 (3) : 476-485.




DOI: https://doi.org/10.31186/naturalis.8.2.9204

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan



Naturalis Stats

Journal Naturalis index:

Crossref

Locations :