Menjadi “Peternak” Bahasa

Suminto A. Sayuti(1),
(1) Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

Abstract


Kata “peternak” sengaja digunakan dalam tulisan ini. Kata “peternakan” lazimnya diartikan sebagai upaya pemeliharaan sekaligus pembiakan ternak. Pelakunya disebut “peternak.” Lalu, apa kaitannya dengan bahasa, apakah bahasa dapat di-“ternak”-kan. Dalam perspektif ekonomi/industri kreatif, bahasa memiliki ruang luas dan peluang besar untuk  di-“ternak”-kan dari berbagai sisinya: grafologis, morfologis, sintaktis, semantis.  Dalam kaitannya dengan bahasa, “peternak” lebih merujuk pada kreator: kreator bahasa, yakni pribadi kreatif yang memiliki kesadaran untuk merawat bahasa sekaligus mengembangkannya di berbagai bidang, termasuk dalam bidang industri/ekonomi kreatif. Penggunaan kata “peternak” itu sendiri merupakan contoh nyata bagaimana makna kata kreator dikembangkan dengan cara analogi dan melalui perspektif  semantis.

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Bahasa Indonesia Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.