Growth Response and Yield of Sweet Corn on Palm Oil Sludge and Dolomite in Ultisols

Herry Gusmara(1), Ricci Handoko Silitonga(2), Bilman Wilman Simanihuruk(3),
(1) University of Bengkulu, Indonesia
(2) University of Bengkulu, Indonesia
(3) , Indonesia

Abstract


Sweet corn is a very popular agricultural commodity in Indonesia, so the production of sweet corn needs to be increased. One of the problems that often encountered in the field is the lack of availability of fertile land that can support the growth of sweet corn. Therefore it needs technology to increase land productivity. In this case, the use of palm oil sludge as a source of organic matter and dolomite as a material that can improve soil fertility. The purpose of this research is to get the dosage of palm oil sludge and dolomite that optimal for the growth and yield of sweet corn. This research was conducted from December 2017 to March 2018 in Air Sebakul Village, Talang Empat Subdistrict, Central Bengkulu using Randomized Completely Block Design with two treatment factors. The first factor is the dosage of palm oil sludge consisting of three levels, namely 0 tons ha-1, 10 tons ha-1, and 20 tons ha-1. The second factor is dolomite dosage consisting of four levels, namely 0 tons ha-1, 2 tons ha-1, 4 ton ha-1, and 6 ton ha-1so that 36 sample units are obtained. The results showed that the best combination was obtained from 10 ton ha-1 palm oil sludge and 3,61 tons ha-1 dolomite, which was able to produce the diameter of corn crop stalks of 1,98 cm. The single palm oil sludge treatment gave no significant effect on all growth and yield variables. The addition of dolomite dosage up to 6 tons ha-1 was able to increase plant height, total leaf area, the weight of corn without cornhusk, length of corn without cornhusk, a diameter of corn without cornhusk, fresh weight of the plant, and dry weight of the plant.


Keywords


palm oil sludge; dolomite; sweet corn

Full Text:

PDF

References


Ahmad, Y. 2010. Analysis kadar hara makro dalam tanah pada tanaman agroforestri di Desa Tambun Raya Kalimantan Tengah. Jurnal Hutan Tropis. 11 (30) : 37-46.

Bradford, K.L. & Yang, S.P. 1981. Physiological response of plants to waterlogging. Hort Sci., 16(1), 25-28.

Brady, N. C. & R. R. Weil, R.R. 2002, The Nature and Properties of Soils. 13th Edition. Upper Saddle River, New Jersey. The USA.

Ermadani. 2010. Perbaikan sifat kimia tanah Ultisols dan pertumbuhan calopogonium dengan pengapuran dan pemupukan N, P dan K. Jurnal Penelitian Universitas Jambi Seri Sains. 12(2), 07-12.

Fachdarisman, F. 2013. Takaran bahan organik blotong tebu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt). Skripsi. Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Taman Siswa. Padang.

Gomez, A. A. & Gomez, K.A. 1984. Statistical Procedures for Agricultural Research. 2nd Ed. John Wiley and Sains, Inc., London.

Gustianty, L. R. & Hasibuan, S. 2017. Pengaruh pupuk solid dan sekam padi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy (Brassica rapa L). Bernas. 13(1), 22-30.

Hakim, L. & Sediyarsa, M. 1986. Percobaan perbandingan beberapa sumber pupuk fosfat alam di daerah Lampung Utara. hlm. 179?194. In U.

Kurnia, J. Dai, N. Suharta, I. P. G. Widjaya-Adhi, J. Sri Adiningsih, S. Sukmana, J. Prawira sumantri (Ed.). Prosiding Pertemuan Teknis Penelitian Tanah, Cipayung, 10?13 November 1981. Pusat Penelitian Tanah, Bogor. 10 Hlm.

Hidayat, A. & Mulyani. 2003. Lahan kering untuk pertanian dalam buku teknologi pengelolaan lahan kering. Hal 1 – 34. Pusat Penelitian dan Pengembanga Tanah dan Agroklimat. Bogor.

Ispandi, A. & Munip, A. 2005. Efektifitas pengapuran terhadap serapan hara dan produksi beberapa klon ubikayu di lahan kering masam. Jurnal Ilmu Pertanian, 12(2), 125-139.

Jenny, M. U. & E. Suwadji. 1999. Pemanfaatan Limbah Minyak Sawit (Sludge) sebagai Pupuk Tanaman dan Media Jamur Kayu. BATAN, Bogor.

Jumakir, Waluyo, & Suparwoto. 2000. Kajian berbagai kombinasi pengapuran dan pemupukan terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogea L.) di lahan pasang surut. Jurnal Agronomi 8 (1) : 11-15.

Lakitan, B. 1996. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. PT. Radja Grafindo Persada, Jakarta.

Larcher, W. 1975. Physiological Plant Ecology: Ecophysiology and Stress Physiology of Functional Groups. Third Edition. Springer. New York.

Leiwakabessy, F. M. 1998.Kesuburan Tanah. Pertanian IPB. Bogor.

Marvelia, A. & D. Sri. 2006. Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.) yang Diperlakukan dengan Kompos Kascing dengan Dosis yang Berbeda. Buletin Anatomi dan Fisiologi. 14 (2) : 7-18.

McFarlane & D. R. Williamson. 2001. Water and rivers commission, 3 plain street, East Perth, WA 6004. Australia. Agriculture Water Management. www.sciencedirect.com/science/journal/03783774.

Muamar, Z. A., Triyono, Tuti, & B. Rosadi. 2012. Analisis neraca air tanaman jagung (Zea mays) di Bandar Lampung. Jurnal Teknik Pertanian Lampung. 1 (1) : 1-10.

Munir, M. 1996. Tanah-Tanah Utama Indonesia. Dunia Pustaka Jaya, Jakarta.

Mutert, E. W. & J. Sri Adiningsih. 1996. Tropical upland improvement: comparative performance of different phosphorus source. p. 97-108. In Nutrient Management for Sustainable Crop Production in Asia. Proc. Of an International Conference held in Bali, Indonesia, 9-12 December 1996.

Nugroho, J. S., H. Gusmara, & B. W. Simanihuruk. 2017. Pengaruh lumpur sawit dan NPK sintetik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Agritrop: Jurnal Ilmu- Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science). 14 (2) : 114-119.

Nyakpa, M. Y., A.M. Lubis, M.A. Pulung, A.G.Amrah, A. Munawar, G.B. Hong, & N. Hakim. 1988. Kesuburan Tanah. Penerbit Universitas Lampung. Lampung.

Pandapotan, C.D. 2016. Pemanfaatan limbah lumpur padat (sludge) pabrik pengolahan kelapa sawit sebagai alternatif penyediaan unsur hara di tanah Ultisols. Jurnal Agroekoteknologi Universias Sumatera Utara. 5 (2) : 271-276.

Purwono, M. & R. Hartono. 2007. Bertanam Jagung Manis. Penebar Swadaya, Bogor.

Salisbury, F. B. & C. W. Ross. 1992. Plant Physiology. 4th Ed. Wadsworth Publishing Company Bellmount, California. 681 hal

Saputro, W., R. Sarwitri, & P. S. V. Ingesti. 2017. Pengaruh dosis pupuk organik dan dolomit pada lahan pasir terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max, L. Merrill). Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika (Journal of Tropical and Subtropical Agricultural Sciences). 2 (2) : 70-73.

Sari, D. P., H. Gusmara, & B. W. Simanihuruk. 2017. Pertumbuhan dan hasil jagung manis (Zea mays saccharata) dengan pengurangan pupuk NPK yang digantikan dengan lumpur kelapa sawit (sludge) pada tanah Ultisols. Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science). 15 (1) : 138-150.

Siagian, D.M., B.W. Simanihuruk, & Herry Gusmara. 2019. Waktu pemberian lumpur sawit dan dosis NPK pada pertumbuhan dan hasil jagung manis (zea mays saccharata sturt.) di Ultisolss. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia (Indonesian Journal of Agricultural Science). 21 (1) : 27-31.

Sitompul, S. M. & B. Guritno. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. Hal 24.

Soepardi, G. 2000. Sifat dan Ciri Tanah. Jurusan Tanah. Fakultas Pertanian IPB. Bogor

Sri Adiningsih, J., D. Setyorini, & T. Prihatini. 1995. Pengelolaan Hara Terpadu untuk Mencapai Produksi Pangan yang Mantap dan Akrab Lingkungan. Prosiding Pertemuan Teknis Penelitian Tanah dan Agroklimat. Makalah Kebijakan. Bogor 10-12 Januari 1995. Puslittanak

Susilawati, S., K. Subatra, R. A. Suwigno, & R. Hayati. 2015. Adaptasi beberapa varietas unggul kedelai yang berdaya hasil tinggi dengan pemberian dolomit dan urea di lahan pasang surut. Jurnal Lahan Suboptimal. 3(2) : 126-131.

Susilo, D.E.H. 2015. Identifikasi nilai konstanta bentuk daun untuk pengukuran luas daun metode panjang kali lebar pada tanaman hortikultura di tanah gambut. Anterior Jurnal. 14 (2) : 139-146.

Sutedjo, M. M. (2010). Pupuk dan Cara Pemupukan. PT. Rieneka Cipta, Jakarta.

Sutriadi, M.T., Hidayat, R., Rochayati, S. & Setyorini, D. (2005). Amelorasi Lahan Dengan Fosfat Alam Untuk Perbaikan Kesuburan Tanah Kering Masam Typic Hapludox Di Kalimantan Selatan. hlm 143-155 Dalam Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Sumber Daya Tanah dan Iklim. Buku II. Bogor, 14-15 September 2004. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat, Bogor.

Syukur, M. & Aziz, R. (2013). Jagung Manis. Penebar Swadaya, Jakarta.

Thompson, L. M. & Troeh, F.R. (1978). Soil and Fertility. New York, Mc Graw-Hill Book Company. 368 p.

Wahyono, S., Sahwan, F.L., Martono, J.H. & Suyanto, F. (2008). Evaluasi Teknologi Penanganan Limbah Padat Industri Sawit. Prosiding Seminar Teknologi untuk Negeri, BPPT.




DOI: https://doi.org/10.31186/terra.3.1.1-9

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


TERRA Journal of Land Restoration partners :

       

      


TERRA Journal of Land Restoration

Department of Soil Science, Faculty of Agriculture, University of Bengkulu,
WR Supratman St. Kandang Limun, Bengkulu 38371 INDONESIA
Phone: +6281367676877

e-mail : terra.fp@unib.ac.id