Main Article Content

Abstract

Ruas Jalan Salak Raya dan ruas Jalan Mahakam merupakan kawasan perdagangan dan
pendidikan. Bagian jalan kanan dan kiri dimanfaarkan untuk pertokoan dan pasar, akibatnya ruas
jalan tersebut memiliki aktivitas lalu lintas dan hambatan samping yang tinggi. Penelitian ini
mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
ruas Jalan Salak Raya memiliki volume lalu lintas lalu lintas maksimum 2253,6 skr/jam. terjadi pada hari
Senin pukul 17.15-17.30 WIB. Hambatan samping berada pada kelas Sangat Tinggi dengan
kejadian frekuensi 911,2, kapasitas jalan 3182,63 skr/jam, dan derajat kejenuhan 0,71, serta
kecepatan peluru 23,44 km/jam. Berdasarkan metode US-HCM 2010, tingkat pelayanan Jalan
Salak Raya berada pada level E. Ruas Jalan Mahakam memiliki volume arus lalu lintas puncak
sebesar 1876 skr/jam, tejadi pada hari Senin pukul 07.00-07.15 WIB. Hambatan samping berada
pada kelas Sangat Tinggi yaitu 570,7 kejadian, , kecepatan tempuh kendaraan 24,04 km/jam,
kapasitas jalan 3077,71 skr/jam dan derajat kejenuhan yaitu 0,61. Jalan Mahakam berada pada
tingkat pelayanan E. Hasil skenario dengan cara meniadakan faktor kendaraan parkir dan pejalan kaki
di badan jalan, kapasitas Jalan Salak Raya meningkat 2,45% dan Kapasitas Jalan Mahakam
meningkat 2,1%.
Kata Kunci: Hambatan samping, jalan ruas ruas, PKJI 2014.

Article Details

How to Cite
Melati, M. I. L., Samsul , S. B., & Makmun, M. R. R. (2023). Evaluasi Kinerja Ruas Jalan Ditinjau dari Aspek Hambatan Samping (Studi kasus: Jln. Salak Raya dan Jln. Mahakam, Kota Bengkulu). Inersia: Jurnal Teknik Sipil, 15(2), 144–153. https://doi.org/10.33369/ijts.15.2.144-153