Main Article Content
Abstract
Forest and land rehabilitation (Rehabilitasi hutan dan lahan/RHL) through the Community Nursery Program (Kebun Bibit Rakyat/KBR) provides high-quality seedlings, enhances land productivity, and supports community empowerment. Nagari Rao-Rao, Sungai Tarab Subdistrict, Tanah Datar Regency, is one of the program implementation sites, involving the Sejahtera Farmers Group. This study aims to evaluate the performance of plantings produced under the KBR program from 2014 to 2025 and to assess their impacts on the socio-economic conditions of the local community. The study employed a descriptive method with an evaluative approach. Data were collected through interviews, field observations, and documentation, and were analyzed using descriptive quantitative analysis. The observed parameters included the number of seedlings planted, survival rates, thinning practices, and contributions to farmers’ income. The results show that in 2014, a total of 25,000 seedlings were planted, consisting of 2,000 avocado seedlings, 2,000 durian seedlings, and 21,000 surian seedlings. The 2025 evaluation of the 2014 plantings indicates relatively high survival rates, with avocado at 80%, durian at 70%, and surian at 81%. Thinning activities also generated economic benefits, as members’ monthly income increased from IDR 1,000,000–2,000,000 to IDR 2,500,000–5,000,000. However, several challenges remain, including advanced age, low educational attainment, and limited access to technology and markets. In conclusion, the KBR program in Nagari Rao-Rao has successfully improved land productivity, household income, and environmental awareness. Nevertheless, the sustainability of its benefits requires continuous assistance, capacity-building programs, and strengthened access to markets and technology.
Article Details
Copyright (c) 2026 Muhammad Fadli Alfatan, Gunggung Senoaji, Efratenta Katherina Depari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
- Asmawati, Sitti Inderiati, & Amriani Hambali (2023). The Survival Rate and Growth of Grafted-Seedling of Durian (Durio zibethinus Murr.) Using 3 Rootstocks Ages and 3 Levels of Scion Buds. Asian Journal of Agricultural and Horticultural Research 10(4), 432-439.
- Barokah, S. (2023). Peran Kelompok Tani dalam Meningkatkan Pendapatan Petani Padi Sawah di Desa Sidomulyo. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 10(2), 122–130.
- Hapsari DT, Suprijanto, Marijati S, Susilawati. 2012. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat Pada Kebun Bibit Rakyat (Studi Kasus Pengadaan Bibit Karet Untuk Petani Di Kota Banjarbaru). J. EnviroScienteae. 8(2):55–61.
- Hapsari, F., & Fitri, N. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat pada Kebun Bibit Rakyat (Studi Kasus Pengadaan Bibit Karet di Kota Banjarbaru). EnviroScienteae, 8(1).
- Irawan B. 2010. Peningkatan Mutu Minyak Nilam Dengan Ekstraksi Dan Destilasi Pada Berbagai Komposisi Pelarut. Volume ke-13. Universitas Diponegoro Semarang.
- Kelompok Tani Sejahtera. (2014). Proposal Pembuatan Kebun Rakyat Tahun 2014 KBR Kelompok Tani “Sejahtera” Nagari Rao-Rao. Tanah Datar, Sumatera Barat: Kelompok Tani Sejahtera
- Ketsa, S., Paull, R. E., & Subhadrabandhu, S. (2020). The Durian: Botany, Horticulture, and Utilization. Wallingford: CABI Publishing.
- Krisnawati, H., Adinugroho, W. C., & Imanuddin, R. (2011). Silvikultur untuk rehabilitasi hutan dan lahan di Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi dan Rehabilitasi, Badan Litbang Kehutanan.
- Madjid, F. (2023). Peran Kelompok Tani Margo Mulyo dalam Pemberdayaan dan Peningkatan Kesejahteraan Petani. Jurnal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 45– 56.
- Nur Baiti, S. E., Rahayu, D., & Lestari, P. (2024). Pengembangan Tepung Mocaf untuk Peningkatan Diversifikasi Produk Olahan dan Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani di Desa Gumiwang. Sinta Journal of Community Empowerment, 6(2), 77–86.
- Nurhasybi, N., Suhartati, S., & Heriyanto, N. M. (2007). Potensi Regenerasi Alami Surian (Toona sinensis (A. Juss.) M. Roem) di Hutan Alam Sekunder di Jawa Barat. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 4(3), 231–242.
- Priyono, B. S. (2024). Revitalisasi Lumbung Pangan melalui Pemberdayaan Kelompok Tani di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 23(1), 31–44.
- Sari, D. P., Suharti, E., & Nurlaili, N. (2016). Pertumbuhan Bibit Surian (Toona sinensis (A. Juss.) M. Roem) pada Berbagai Media Semai dan Intensitas Cahaya. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 5(1), 65–72.
- Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
- Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, dan R&D, penerbit Alfabeta,Bandung
- Sukmadinata NS. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Remaja Rosdakarya.
References
Asmawati, Sitti Inderiati, & Amriani Hambali (2023). The Survival Rate and Growth of Grafted-Seedling of Durian (Durio zibethinus Murr.) Using 3 Rootstocks Ages and 3 Levels of Scion Buds. Asian Journal of Agricultural and Horticultural Research 10(4), 432-439.
Barokah, S. (2023). Peran Kelompok Tani dalam Meningkatkan Pendapatan Petani Padi Sawah di Desa Sidomulyo. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 10(2), 122–130.
Hapsari DT, Suprijanto, Marijati S, Susilawati. 2012. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat Pada Kebun Bibit Rakyat (Studi Kasus Pengadaan Bibit Karet Untuk Petani Di Kota Banjarbaru). J. EnviroScienteae. 8(2):55–61.
Hapsari, F., & Fitri, N. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat pada Kebun Bibit Rakyat (Studi Kasus Pengadaan Bibit Karet di Kota Banjarbaru). EnviroScienteae, 8(1).
Irawan B. 2010. Peningkatan Mutu Minyak Nilam Dengan Ekstraksi Dan Destilasi Pada Berbagai Komposisi Pelarut. Volume ke-13. Universitas Diponegoro Semarang.
Kelompok Tani Sejahtera. (2014). Proposal Pembuatan Kebun Rakyat Tahun 2014 KBR Kelompok Tani “Sejahtera” Nagari Rao-Rao. Tanah Datar, Sumatera Barat: Kelompok Tani Sejahtera
Ketsa, S., Paull, R. E., & Subhadrabandhu, S. (2020). The Durian: Botany, Horticulture, and Utilization. Wallingford: CABI Publishing.
Krisnawati, H., Adinugroho, W. C., & Imanuddin, R. (2011). Silvikultur untuk rehabilitasi hutan dan lahan di Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi dan Rehabilitasi, Badan Litbang Kehutanan.
Madjid, F. (2023). Peran Kelompok Tani Margo Mulyo dalam Pemberdayaan dan Peningkatan Kesejahteraan Petani. Jurnal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 45– 56.
Nur Baiti, S. E., Rahayu, D., & Lestari, P. (2024). Pengembangan Tepung Mocaf untuk Peningkatan Diversifikasi Produk Olahan dan Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani di Desa Gumiwang. Sinta Journal of Community Empowerment, 6(2), 77–86.
Nurhasybi, N., Suhartati, S., & Heriyanto, N. M. (2007). Potensi Regenerasi Alami Surian (Toona sinensis (A. Juss.) M. Roem) di Hutan Alam Sekunder di Jawa Barat. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 4(3), 231–242.
Priyono, B. S. (2024). Revitalisasi Lumbung Pangan melalui Pemberdayaan Kelompok Tani di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 23(1), 31–44.
Sari, D. P., Suharti, E., & Nurlaili, N. (2016). Pertumbuhan Bibit Surian (Toona sinensis (A. Juss.) M. Roem) pada Berbagai Media Semai dan Intensitas Cahaya. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 5(1), 65–72.
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, dan R&D, penerbit Alfabeta,Bandung
Sukmadinata NS. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Remaja Rosdakarya.