https://ejournal.unib.ac.id/jkaganga/issue/feed Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora 2026-01-10T03:43:48+00:00 Rafina Aditia jkaganga@unib.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal Kaganga adalah Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora yang dikelola oleh Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu. Proses telaah dalam jurnal ini menggunakan double-blind peer-reviewed dengan dewan editor yang terdiri dari para ahli di bidang ilmu sosial, komunikasi dan humaniora. Jurnal kaganga ini baru memulai system ojs pada tahun 2019, dan dimulai dengan volume 3 no.1. Diterbitkan dua kali dalam setahun oleh UNIB Press, Universitas Bengkulu, Indonesia dengan ISSN (online): 2714-6898; dan ISSN (cetak): 2549-8142, jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan penelitian kepada para pendidik di seluruh dunia. Penulis didorong untuk mengirimkan artikel yang lengkap, belum pernah dipublikasikan, orisinil, dan belum pernah ditinjau di jurnal lain.</p> https://ejournal.unib.ac.id/jkaganga/article/view/41481 Arena Kontestasi Kecantikan: Kosmetik Lokal dan Global 2025-10-24T05:29:55+00:00 Akhmad Khatib Syamsuddin akhmad.k.syamsuddin@gmail.com <p>Perebutan arena kecantikan antara prouduk kosmetik global dan lokal, selain menawarkan nilai guna kosmetik sebagai alat rias wajah, keduanya juga menggunakan nilai tanda. Penelitian ini dilakukan untuk melihat seperti apa strategi dari industri kosmetik global dan bagaimana taktik dari industri kosmetik lokal menghadapi invasi dari produk global. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kajian budaya dengan pendekatan studi literatur dengan melihat fenomena sosial yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan konsumen memilih menggunakan produk global karena nilai tanda berupa prestise, kemewahan dan kecantikan yang ditawarkan oleh produk tersebut. Make Up Artis (MUA) berperan sebagai ‘institusi’ yang menjual nilai tanda tersebut kepada konsumen. Wardah sebagai produsen lokal melakukan resistensi dengan menyamatkan tanda berupa label halal. Komodifikasi nilai keagamaan ini sebagai taktik pemasaran membuatnya dapat bersaing dengan produk global. Pertarungan tanda di dalam perebutan ruang ini menunjukkan adanya upaya usaha dari kelompok subordinat (industri lokal) bertarung dengan kelompok yang dominan (industri global).</p> <p><strong>Kata Kunci: Kontestasi, Nilai Tanda, Resistensi, Komodifikasi, Industri Budaya</strong></p> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Akhmad Khatib Syamsuddin https://ejournal.unib.ac.id/jkaganga/article/view/42221 "Menelaah Kelangkaan Gas Elpiji3kg “krisis atau permainan politik?” 2025-12-17T13:34:17+00:00 amar farid amarfarid007@gmail.com rizal al hamid rizal.alhamid@uin-suka.ac.id Muhammad Rif'at Syauqi 22105010084@student.uin-suka.ac.id <p><strong>Abstrak : </strong></p> <p>Kelangkaan gas elpiji 3kg yang terjadi di Indonesia pada awal 2025 memicu polemik di tengah masyarakat. Kebijakan pemerintah yang melarang penjualan gas elpiji 3kg dalam tingkatan &nbsp;para pengecer dari mulai tanggal 1 Februari 2025 dianggap memperburuk keadaan, cara memaksa masyarakat antri panjang di tempat pangkalan resmi dengan harapan mendapatkan gas elpiji yang semakin har semakin langka. Artikel ini bertujuan untuk menelaah apakah kelangkaan tersebut merupakan krisis distribusi atau bagian dari dinamika politik. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif terhadap kebijakan distribusi gas elpiji 3kg dan dampaknya terhadap masyarakat. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan tersebut menimbulkan dampak signifikan terhadap masyarakat golongan bawah, terutama rumah tangga berpenghasilan rendah dan pelaku usaha mikro yang secara keseluruhan menggantungkan aktivitas sehari-hari pada gas bersubsidi. Kesimpulan dari artikel ini adalah perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan distribusi gas elpiji 3kg untuk memastikan keadilan dan efisiensi dalam penyalurannya.</p> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 amar farid, rizal al hamid, Muhammad Rif'at Syauqi https://ejournal.unib.ac.id/jkaganga/article/view/42694 Tipologi Lulusan Sekolah Menengah Atas dalam Memaknai Pendidikan Tinggi: Tinjauan Naratif terhadap Faktor Internal dan Eksternal 2025-12-29T11:10:54+00:00 Dina Rodiyatil Fadilah dinarodiyatilfadilah@gmail.com Munirul Abidin munirul@bio.uin-malang <p><em>Pentingnya menempuh pendidikan tinggi adalah untuk menumbuhkan keilmuan baru dan teknologi supaya menghasilkan kemampuan intelektual diri, ilmuwan dan profesional yang beradab dan inovatif, toleransi, royal, juga berkepribadian kuat. Namun, realita yang ada saat ini tidak sedikit para remaja yang tidak minat untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Beberapa di antaranya lebih menginginkan untuk bekerja, menikah dan lain sebagainya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tipologi remaja lulusan SMA/sederajat dalam memandang studi lanjut di perguruan tinggi dan faktor-faktor yang menyebabkan mereka tidak kuliah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian naratif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara jenis semi terstruktur terhadap 8 remaja lulusan SMA/sederajat. Kemudian peneliti menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sebagai teknik analisis datanya. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat 3 tipologi remaja lulusan SMA/sederajat dalam memandang studi lanjut di perguruan tinggi yaitu tipe optimis, tipe pesimis/pemalas dan tipe pragmatis. Sedangkan faktor-faktor yang menghalanginya terdiri dari faktor eskternal yaitu faktor keluarga, ekonomi, dan lingkungan. Faktor internal yaitu kurangnya kesadaran/motivasi dari diri sendiri dalam menempuh pendidikan tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa remaja lulusan SMA yang tidak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi memilki sudut pandang yang berbeda-beda tentang kuliah. Beberapa faktor baik internal dan eksternal sangat mempengaruhi sudut pandang remaja sekaligus juga mempengaruhi minat mereka untuk kuliah.</em></p> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Dina Rodiyatil Fadilah, Munirul Abidin https://ejournal.unib.ac.id/jkaganga/article/view/44805 ANALISIS HENDYDION SEBAGAI INFLUENCER FASHION DI PLATFORM TIKTOK DALAM MENINGKATKAN MINAT BELI PADA PRODUK FASHION (STUDI KASUS PADA MAHASISWA UNISKA MAB) 2025-12-17T13:36:06+00:00 Muhammad Syahrian rian syahrian0267@gmail.com Sanus syahrian0267@gmail.com Risa Dwi Ayuni syahrian0267@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Hendydion sebagai influencer fashion di platform TikTok<br>dalam meningkatkan minat beli mahasiswa Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari<br>UNISKA terhadap produk fashion. Perkembangan media sosial telah membawa perubahan besar dalam<br>strategi pemasaran digital, di mana influencer memainkan peran penting sebagai perantara antara brand dan<br>konsumen. TikTok sebagai platform berbasis video pendek menjadi wadah efektif untuk menyampaikan<br>pesan pemasaran yang persuasif, kreatif, dan interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif<br>dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap delapan mahasiswa<br>UNISKA pengguna aktif TikTok, observasi terhadap konten Hendydion, serta dokumentasi pendukung.<br>Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian<br>data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hendydion memiliki pengaruh<br>signifikan dalam membentuk minat beli mahasiswa terhadap produk fashion. Faktor seperti kualitas visual<br>konten, kejujuran ulasan, interaksi dengan audiens, dan relevansi rekomendasi produk menjadi pendorong<br>utama kepercayaan. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi influencer marketing melalui TikTok<br>efektif dalam memengaruhi keputusan pembelian mahasiswa.<br>Kata Kunci: Hendydion, Influencer, Fashion, TikTok, Minat Beli, Mahasiswa UNISKA</p> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Muhammad Syahrian rian, Sanus, Risa Dwi Ayuni https://ejournal.unib.ac.id/jkaganga/article/view/44824 STRATEGI AKOMODASI DAN ADAPTASI DALAM KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA 2025-12-29T11:14:12+00:00 Muhammad Supian Ansory msupianansory@gmail.com Lieta Dwi Novianti msupianansory@gmail.com Risa Dwi Ayuni msupianansory@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi akomodasi dan adaptasi komunikasi lintas budaya mahasiswa perantau di Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Banjarmasin. Mahasiswa perantau menghadapi tantangan berupa perbedaan bahasa, norma sosial, dan ekspresi nonverbal yang dapat menimbulkan culture shock. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap delapan mahasiswa perantau, observasi terhadap interaksi mereka, serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikankesimpulan.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perantau menggunakan strategi akomodasi berupa konvergensi (penyesuaian bahasa dan perilaku dengan budaya Banjar) dan divergensi selektif (pemertahanan identitas budaya asal). Strategi adaptasi mencakup aspek kognitif (pemahaman nilai budaya Banjar), afektif (pengelolaan emosi dalam interaksi), dan perilaku (penyesuaian kebiasaan komunikasi). Hambatan komunikasi yang dihadapi meliputi perbedaan logat, ekspresi nonverbal, serta stereotip budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi lintas budaya yang tepat dapat membantu mahasiswa perantau beradaptasi secara lebih efektif.</p> <p>Kata Kunci: komunikasi lintas budaya; strategi akomodasi; adaptasi budaya; mahasiswa perantau; UNISKA Banjarmasin.</p> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Muhammad Supian Ansory , Lieta Dwi Novianti, Risa Dwi Ayuni https://ejournal.unib.ac.id/jkaganga/article/view/44830 Analisis Jaringan Komunikasi Pada YouTube Channel Najwa Shihab Dalam Konten ‘Erdogan Soal Indonesia, Palestina dan Trump’ 2025-12-25T02:00:35+00:00 Sendi Eka Nanda sendieka@staff.gunadarma.ac.id Rizka Warwey rizkawarwey1@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi aktor utama dan struktur jaringan komunikasi pada video berjudul “Erdogan Soal Indonesia, Palestina dan Trump” di <em>channel</em> YouTube Najwa Shihab. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan Social network analysis (SNA). Data yang dianalisis mencakup node, edge, serta metrik jaringan. Data dikumpulkan menggunakan alat khusus yang mengekstrak komentar dan interaksi pengguna, menghasilkan data yang mewakili ribuan partisipan. Pendekatan teori dalam penelitian ini adalah CMC dan DMO. Penelitian ini menemukan bahwa akun @2050KURAN paling sering disebut&nbsp; oleh akun lain, sehingga menjadi akun yang paling popular atau degree centrality dalam percakapan. Akun @signalairdropid2669 memiliki nilai <em>in-degree</em> tertinggi, yang berarti akun tersebut paling sering disebut oleh aktor lain dalam jaringan. Sedangkan akun @2050KURAN paling banyak menyebut akun lain atau yang disebut dengan <em>outdegree</em>. Terdapat 40 akun dengan <em>closeness centrality</em> tertinggi yang berinteraksi dengan banyak pengguna, menjadi titik hub antar diskusi, dan memiliki koneksi dekat dengan hampir semua akun lainnya. Enam akun berikut @andiarif9389, @ahmetsagir, @signalairdropid2669, @Tiara-m5v, @ilovecalculuss777, dan @omegafalcon7273 menunjukkan pengguna yang memainkan peran penting sebagai <em>betweenness centrality</em> antara berbagai kelompok diskusi di kolom komentar. <em>Eigenvector centrality</em> dalam kolom komentar YouTube menunjukkan @signalairdeopid2669 sebagai opinion leader dengan 145 <em>subscribers</em>, yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk arah percakapan.</p> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Sendi Eka Nanda, Rizka Warwey https://ejournal.unib.ac.id/jkaganga/article/view/44925 PEMENUHAN HAK-HAK ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM (ABH) DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) KELAS II BENGKULU 2025-12-25T01:59:42+00:00 Rosi L. Vini Siregar peksossumsel.rosi@gmail.com Desy Afrita rosi_siregar@unib.ac.id <div> <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hak-hak Anak di Lembaga Pembinaan Anak (LPKA) Kelas II Bengkulu sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Penelitian ini menggunakan empat kriteria yang mencakup hak-hak anak untuk menentukan sejauh mana hak-hak tersebut seperti hak untuk hidup, tumbuh kembang, perlindungan, dan partisipasi benar-benar tercapai sepanjang fase perkembangan mereka. Lebih lanjut, penelitian ini bertujuan untuk memahami tantangan dan hambatan yang menghambat perwujudan hak-hak tersebut, serta langkah-langkah yang diambil LPKA untuk memastikan bahwa anak akan terus memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan memperbaiki masa depannya melalui proses pendidikan yang dihasilkan oleh tindakan hukum mereka. Sebelas informan dipilih secara purposif sebagai bagian dari desain penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui penelitian dokumenter, wawancara mendalam, dan observasi langsung. Berdasarkan hasil penelitian, LPKA berupaya untuk membela hak-hak hukum anak, seperti hak untuk hidup, hak untuk tumbuh kembang, hak untuk merasa aman, dan hak untuk terlibat dalam berbagai kegiatan positif. Lebih lanjut, LPKA berkomitmen untuk memprioritaskan kesejahteraan anak. Salah satu tantangan yang terus dihadapi dalam implementasi adalah keterbatasan anggaran, yang berdampak pada penyediaan infrastruktur dan fasilitas yang memadai bagi anak-anak di lembaga tersebut. Meskipun demikian, tujuan kami untuk memajukan dan menyediakan pelatihan yang bermakna bagi masa depan anak-anak tetap menjadi fokus utama.</p> <p style="font-weight: 400;">Kata kunci: Anak Berhadapan Dengan Hukum, Hak Anak, LPKA</p> </div> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Rosi L. Vini Siregar, Desy Afrita https://ejournal.unib.ac.id/jkaganga/article/view/45885 Tradisi Bahasa Dan Budaya Seorang Petugas Jenang “Makna Dan Simbol Kuliner Tradisional Masyrakat Lembak Kota Bengkulu” 2025-12-29T11:15:15+00:00 Erwin Rochmansyah erwinrohmansyah@gmail.com Musyaffa musyaffa@mail.uinfasbengkulu.ac.id Zainuri zainuri@gmail.com Japarudin japarudin@mail.uinfasbengkulu.ac.id Imam Mahdi imam.mahdi@mail.uinfasbengkulu.ac.id <p><strong><em>Abstrak</em></strong></p> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana masyarakat adat di Kota Bengkulu menyambut tamu. Peran </em><em>bahasa dan budaya pelayan yang dikenal dengan nama jenang merupakan simbolis dalam proses penyajian berbagai hidangan. Menu makanan yang disajikan di hadapan tamu oleh jenang rupanya memiliki arti tersendiri. Penulisnya, terbatas pada kegiatan doa pemakaman masyarakat Lembak di Kota Bengkulu. Sangat mudah untuk memahami apa yang dilihat Nabi Muhammad dan tidak tahu bagaimana melakukannya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi makna simbolis kuliner sekaligus mengeksplorasi genang dan makanan yang disajikan secara komprehensif. Data akan dikirimkan kepada Anda pada waktu yang akan menjadi bagian dari layanan, dan kemudian data akan dikirimkan kepada Anda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada persyaratan khusus bagi seseorang untuk menjabat sebagai jenang; Tidak sembarang orang dapat melakukan tugas dan peran. Kemudian, ada banyak arti dari menu sederhana yang disajikan. Jumlah hidangan harus ganjil, belum termasuk nasi. Tentu saja, ini adalah fitur unik dari tradisi ini. Tradisi yang ditemui penulis selama tinggal di Kota Bengkulu</em></p> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Erwin Rochmansyah, Musyaffa, Zainuri, Japarudin, Imam Mahdi https://ejournal.unib.ac.id/jkaganga/article/view/47063 Interaksi Komunikasi antara Penjual dan Pembeli Sparepart Modifikasi dalam Mendukung Pemasaran Produk Otomotif Melalui Kegiatan Kopi Darat 2025-12-29T11:07:41+00:00 Dimas Tjondro dimasadit12@gmail.com Kiayati Yusriyah kiayati@staff.gunadarma.ac.id <p>Komunikasi dapat dipahami sebagai proses pertukaran informasi yang berlangsung baik secara langsung maupun tidak langsung antara dua pihak atau lebih. Dalam konteks penelitian ini, komunikasi interpersonal berperan penting dalam mengidentifikasi pola interaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli pada kegiatan kopi darat. Aktivitas penjualan sparepart modifikasi mobil menjadi salah satu aspek strategis dalam pelaksanaan kopi darat komunitas otomotif, seiring dengan tingginya minat para pecinta otomotif, khususnya pemilik kendaraan roda empat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi interpersonal antara penjual dan pembeli sparepart modifikasi dalam mendukung pemasaran produk otomotif melalui kegiatan kopi darat. Landasan teori yang digunakan mengacu pada lima unsur efektivitas komunikasi menurut Joseph A. Devito, yaitu keterbukaan, empati, sikap positif, kesetaraan, dan dukungan. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme, menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal antara penjual dan pembeli dalam menunjang pemasaran produk otomotif berlangsung secara efektif. Adapun hambatan komunikasi yang ditemukan meliputi perbedaan tingkat pengetahuan teknis, keterbatasan pemahaman terhadap produk, serta kondisi lapangan yang kerap kurang mendukung.</p> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Dimas Tjondro, Kiayati Yusriyah