Isi Artikel Utama

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1). Bagaimana bentuk upaya perlindungan Pengetahuan Tradisional makanan khas Gulai Ikan Mungkus yang dilakukan oleh pemerintah Daerah Kabupaten Kaur, Pelaku usaha rumah Makan tradisional Kabupaten Kaur dan Masyarakat Kabupaten Kaur, dan 2). Bagaimana Peran Pemerintah Kabupaten Kaur Untuk Melakukan Pendaftaran Makanan Khas Gulai Ikan Mungkus Sebagai Pengetahuan Tradisional Kabupaten Kaur, Penelitian ini merupakan  penelitian hukum empiris, dengan  menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Pengumpulan Data dilakukan dengan wawancara kepada respoden / sample yang terpilih, observasi,  dan studi dokumen. Pengolahan data dimulai dari coding dan dan dilanjutkan dengan editing data. Setelah semua data yang relevan lengkap dan tidak ada kesalahan, dilanjutkan dengan analisis data dengan menggunakan analisis kualitatif. Untuk selanjutnya dideskripsikan dalam rangka menjawab tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). bentuk upaya perlindungan Pengetahuan Tradisional makanan khas Gulai Ikan Mungkus yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur adalah dengan cara : melakukan  pendataan para pelaku rumah makan yang menjual makanan khas Gulai Ikan Mungkus untuk selanjutnya diikut sertakan dalam acara festival yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Kaur, menghimbau kepada semua elemen masyarakat untuk melakukan pendaftaran makanan khas Gulai Ikan Mungkus ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pembudidayaan ikan Mungkus, serta memperkenalkan makanan khas Gulai Ikan Mungkus ini kepada wisatawan luar yang datang berkunjung ke Kabupaten Kaur. Bentuk upaya perlindungan pelaku usaha rumah makan tradisional dengan tetap menjaga nilai luhur dan cita rasa makanan tradisional Gulai Ikan Mungkus, 2). Pemerintah Kabupaten Kaur belum berperan dalam melakukan pendaftaran makanan khas Gulai Ikan Mungkus.

Kata Kunci

Kebudayaan Gulai Ikan Mungkus Pengetahuan Tradisional Perlindungan

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Winata, N. P., Susetyanto, J., Ganefi, & Hamdani. (2023). Perlindungan Terhadap Pengetahuan Tradisional Makanan Khas “Gulai Ikan Mungkus” Sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Kaur. Jurnal Ilmiah Kutei, 22(2), 157–170. https://doi.org/10.33369/jkutei.v22i2.31291

Referensi

  1. Buku-Buku
  2. Afrililysni Purba, Pemberdayaan Perlindungan Hukum Pengetahuna Tradisional Dan Ekspresi Budaya Tradisional Sebagai Sarana Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, PT. Alumni, Bandung, 2012
  3. Agus Sardjono, hak kekayaan intelektua dan pengetahuan tradisional, PT.ALUMNI, Bandung, 2010
  4. Andry Harijanto hartiman, antropologi hukum studi kasus di Bengkulu, Kombis-FH UNIB, Bengkulu, 2021
  5. Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Kaur, Khazanah Budaya Kaur seni tari, pencak silat, masakan tradisional dan artefak, lembaga pengkajian pembangunan bangsa (LP2B), Yogyakarta, 2014
  6. Budi Juliardi, Ilmu Sosial dan Budaya Dasar, PT Alfabeta, Bandung, 2014
  7. Candra Irawan, Melindungi dan memanfaatkan Pengetahuan Tradisional Masyarakat Bengkulu, UNIB Press, Bengkulu, 2022
  8. -----------------, Politik hukum hak kekayaan intelektual Indonesia, Bandung, Mandar Maju, 2011
  9. Dudu Duswara Machmudin, Pengantar Ilmu Hukum sebuah Sketsa, PT Refika Aditama, Bandung, 2013
  10. Dinas Komunikasi informasi statistik dan persandian Kabupaten Kaur , Ragam Kuliner Kaur, Kaur, Dinas Komunikasi informasi statistik dan persandian Pemerintah Kabupaten Kaur
  11. Direkorat Jendral Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan HAM RI 2019, Modul Kekayaan Intelektual Bidang Kekayaaan Intelektual Komunal, Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual, Jakarta, 2019
  12. Herawan Sauni, (et al), panduan penulisan tugas akhir program studi hukum program sarjana, fakultas hukum, universitas Bengkulu, Bengkulu, 2020
  13. Imas Rosidawati Wiradirja dan Fontian Munzil, Pengetahuan tradisional dan Hak kekayaan intelektual, PT Refika Aditama, Bandung, 2018.
  14. Ishaq, Metode Penelitian Hukum penulisan skripsi tesis serat disertasi, Alfaeta Bandung, Bandung, 2017
  15. Jacobus Ranjabar, Sistem Sosial Buddaya Indonesia, Alfabeta Bandung, Bandung, 2013
  16. Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu Badan Pengembanggan Dan Pembinaan Bahasa, Kamus bahasa Bengkulu dialek Serawai-Indonesia Indonesia dialek serawai. Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu, Bengkulu, 2022
  17. Lili Rasjidi, Liza Sonia Rasjidi, Dasar-Dasar Filasafat dan teori hukum, PT Citra Aditya Bakti, Bandung, 2016
  18. P. Nursangko, Selayang Pandang Kabupaten Kaur, PT Intan Pariwara, Klaten, 2012
  19. Pemkab Kaur, khazanah Masakan Lokal Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu,kaur, PKK Kabupaten Kaur, 2011
  20. Philipus Hadjon, Tatiek Sri Djatmiati, Argumentasi Hukum, Gadjah Mada University Press, Yogyarkarta, 2014
  21. Sadjipto Rahardjo, Ilmu Hukum, PT Citra Aditya Bakti, Bandung, 2014
  22. ¬¬¬------------------------, Sisi-sisi Lain dari Hukum Indonesia, Kompas, Jakarta, 2003
  23. Sudikno Martokusumo, Mengenal Hukum Suatu Pengantar, CV Maha Karya Pustaka, Yogyakarta, 2019
  24. Sutiono Mahdi, Kamus Bahasa Besemah-Indonesia-Inggris, Unpad Press, Bandung, 2014
  25. Tajul Arifin, Metode penelitian hukum,CV pustaka, Bandung, 2009
  26. Teguh Prasetyo, filsafat, teori dan ilmu hukum, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2012
  27. Tim Lindsey, (et al.), Hak Kekayaan Intelektual Suatu Pengantar, PT ALUMNI, Bandung, 2006
  28. Zainul Daulay, pengetahuan tradisional konsep, dasar hukum, dan praktiknya, P.T. raja grafindo persada, Depok, 2017
  29. Peraturan perundang-undangan
  30. Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945;
  31. Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan
  32. Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2022 Tentang Kekayaan Intelektual Komunal,
  33. Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Nomor .964/Permenkumham.13/2017 Tentang Data Kekayaan Intelektual Komunal.
  34. Jurnal
  35. Afrizal, Emilia Susanti, Nurdiana, Roswati, Wardani Purnama Sari , “Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pelestarian Masakan Tradisional Nusantara ” , Community Service Journal Of Economic Education ,Volume 1 No.1, Juni 2022, hlm 23, diunduh tanggal 29 Oktober 2022 dari https: http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/CSJEE/article/view/20
  36. Benta Valentino, Hesti Nur’ain , “Karakterisasi sumber Daya Pangan Lokal Di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu” , Jurnal Agritepa, Volume 30 No.2, juni 2017, hlm 160, diunduh tanggal 7 juni 2022 dari https://jurnal.unived.ac.id/index.php/agritepa/article/view/595/515
  37. Desi Wibawati, Adhiningsih Prabhawati, “Upaya Indonesia dalam Mempromosikan Wisata Kuliner Sebagai Warisan Budaya Dunia ” , jurnal tingkat sarjana bidang seni rupa ,Volume 5 No.1, Januari 2021, hlm 38, diunduh tanggal 24 Oktober 2022 dari https://www.semanticscholar.org/paper/Upaya-Indonesia-untuk-Mempromosikan-Wisata-Kuliner-Wibawati-Prabhawati/cbeaaf1942afa14b0ad0bb11b67930b11a3cfbe6
  38. Karlina Sofyarto, “Perlindungan hukum kekayaan intelektual atas pengetahuan tradisional ter-hadap perolehan manfaat ekonomi”, kanun jurnal ilmu hukum,Volume 20 No.1, april 2018, hlm 151, diunduh tanggal 9 juni 2022 dari http://e-repository.unsyiah.ac.id/kanun/article/view/9832
  39. Lailatul Badriyah, “Empati dalam Tradisi Membakar Tunam dan Melemang saat Malam Nujuh Likur pada Masyarakat Kabupaten Kaur ”, tsaqofah & tarikh jurnal kebudayaan dan sejarah islam,Volume 5 No.1, Januari 2020, hlm 50, diunduh tanggal 4 agustus 2022 dari https://ejournal.iainbengkulu.ac.id/index.php/twt/article/view/2943/2587
  40. Nawangwulan Nitisurui, “Museum Sejarah Kuliner Tradisional Indonesia” , jurnal tingkat sarjana bidang seni rupa ,Volume 6 No.1, September 2021, hlm 4, diunduh tanggal 24 Oktober 2022 dari https://www.neliti.com/publications/244123/museum-sejarah-kuliner-tradisional-indonesia
  41. Refisrul, “Fungsi Lemang dalam acara perkawinan suku besemah di Kabupaten Kaur Provinsi Benkulu ”, Jurnal Penelitian sejarah dan Budaya, Volume 5 No.2, November 2019, hlm 248, diunduh tanggal 4 agustus 2022 dari http://jurnalbpnbsumbar.kemdikbud.go.id/index.php/penelitian/article/view/141/pdf_1.