Main Article Content
Abstract
Perempuan masih terfokuskan pada kegiatan non-ekonomi yaitu berperan sebagai mengurus rumah tangga salah satunya di Bukit Mekar Wangi. Pemberdayan melalui pelatihan tata rias tidakhanya mengasah keterampilan akan tetapi juga sebagai salah satu hal yang dapat mendukung kemandirian perempuan secara ekonomi. Pelatihan tata rias di Bukit Mekar Wangi ini diharapakan dapat menumbuhkan minat berwirausaha dibidang tata rias sehingga hal ini menjadi solusi mengatasi kemiskinan. Penggunaan metode kualitatif yang bersifat deskrptif digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga tahap yaitu pelaksanan pelatihan, dokumentasi dan wawancara yang dilakukan dengan 6 orang subjek penelitian. Teknik analisis data yaitu berdasarkan model analisa interaktif, terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Dari Hasil penelitian awal dilapangan menunjukan minat berwirausaha yang dimiliki peserta sangat minim, hal ini dikarenakan mereka belum menguasai keterampilan tata rias, namum seiiring berjalannya pelatihan mereka terlihat antusias dan bersemangat dalam mengikuti pelatihan, hal ini menumbuhkan minat dalam berwirausaha. Peneliti menemukan beberapa faktor pendukung dan penghambat tumbuhnya minat berwirausaha. faktor penghambat yaitu kemampuan menerima pelatihan peserta didik berbeda-beda, perbedaan ini menyebabkan peserta didik masih ragu untuk memulai minat berwirausah peserta didik merasa belum siap untuk membuka usaha. Sedangkan faktor pendukung kebutuhan memenuhi ekonomi keluarga. Dalam menumbuhkan minat berwirausaha terutama kaum perempuan dibutuhkan faktor pendukung lainnya seperti keluarga dan lingkungan selain itu untuk menumbuhkan minat berwirausaha masyarakat, pemerintah perlu memberikan pengetahuan dan pandangan mengenai bidang kewirausahaan
Keywords
Article Details
Copyright (c) 2022 Dena Aryanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree with the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
- This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
- Baroroh. (2009). Peran Lembaga Swadaya Masyarakat Terhadap Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Life Skill (Studi Kasus di Lembaga Advokasi Pendidikan Yogyakarta). DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi, Jilid 3, No.1.
- Elsa, R. (2019). FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BERWIRAUSAHA (Studi Empirik Pada Pengusaha Kue Tradisional Apang. 23
- Hubeis. (2011). Pemberdayaan Perempuan dari Masa ke Masa. Bogor: PT Penerbit IPB Press.
- Karwati. (2017). Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Potensi Alam Setempat. Jurnal Ilmiah Visi,
- Laksana, Sholih, & Naim. (2017). Pelatihan Tata Rias Pengantin Bagi Wanita Tuna Susila Dalam Meningkatkan Kemandirian Usaha. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, Jilid 1, No.1.
- Mahanani. (2018). Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Mahasiwa Falkutas Ekonmi Universitas Persada Indonesia Y.A.I . Jurnal Sosial dan Humaniora, Jilid 2, No. 2.
- Maryani, D., & Nainggolan, R. R. E. . (2019). Pemberdayaan masyarakat. . Jakarta: Deepublish.
- Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif Dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. . Solo: Cakra Books.
- Purnamasari. (2013). Pelaksanaan Program Keterampilan Tata Rias Sebagai Upaya Memberdayakan Remaija DI Panti Soal Bina Remaja (PSBR), Tridad, Sleman, Yogyakarta. . Skripsi .
- Rizqi,V. (2020). Pemberdayaan Perempuan Peserta Pelatihan Tata Rias Pengantin Di Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) Vivi Kota Samarinda. Learning Society: Jurnal CSR.
- Safitri, A. (2021). Penerapan Prinsip Orang Dewasa Pada Program Pelatihan Kewirausahaan Ibu Rumah Tangga di Kecamatan Cigombong. Jurnal Obor Penmas, Jilid 4, No. 2.
- Saugi, W., & Sumarno, S. (2015). Pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pengolahan bahan pangan lokal. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, Jilid 2, No.2.
- Sudiarta. (2014). Analisis Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Di Kabupaten
- Tsuraya, & dkk. (2021). Pelatihan Kewirausahaan Guna Menumbuhkan Minat Berwirausaha. Jurnal Masyarakat Mandiri, Jilid 5. No.5.
- Zainal, A. . (2014). Evaluasi Pendidikan: metode dan paradigma baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
References
Baroroh. (2009). Peran Lembaga Swadaya Masyarakat Terhadap Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Life Skill (Studi Kasus di Lembaga Advokasi Pendidikan Yogyakarta). DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi, Jilid 3, No.1.
Elsa, R. (2019). FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BERWIRAUSAHA (Studi Empirik Pada Pengusaha Kue Tradisional Apang. 23
Hubeis. (2011). Pemberdayaan Perempuan dari Masa ke Masa. Bogor: PT Penerbit IPB Press.
Karwati. (2017). Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Potensi Alam Setempat. Jurnal Ilmiah Visi,
Laksana, Sholih, & Naim. (2017). Pelatihan Tata Rias Pengantin Bagi Wanita Tuna Susila Dalam Meningkatkan Kemandirian Usaha. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, Jilid 1, No.1.
Mahanani. (2018). Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Mahasiwa Falkutas Ekonmi Universitas Persada Indonesia Y.A.I . Jurnal Sosial dan Humaniora, Jilid 2, No. 2.
Maryani, D., & Nainggolan, R. R. E. . (2019). Pemberdayaan masyarakat. . Jakarta: Deepublish.
Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif Dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. . Solo: Cakra Books.
Purnamasari. (2013). Pelaksanaan Program Keterampilan Tata Rias Sebagai Upaya Memberdayakan Remaija DI Panti Soal Bina Remaja (PSBR), Tridad, Sleman, Yogyakarta. . Skripsi .
Rizqi,V. (2020). Pemberdayaan Perempuan Peserta Pelatihan Tata Rias Pengantin Di Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) Vivi Kota Samarinda. Learning Society: Jurnal CSR.
Safitri, A. (2021). Penerapan Prinsip Orang Dewasa Pada Program Pelatihan Kewirausahaan Ibu Rumah Tangga di Kecamatan Cigombong. Jurnal Obor Penmas, Jilid 4, No. 2.
Saugi, W., & Sumarno, S. (2015). Pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pengolahan bahan pangan lokal. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, Jilid 2, No.2.
Sudiarta. (2014). Analisis Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Di Kabupaten
Tsuraya, & dkk. (2021). Pelatihan Kewirausahaan Guna Menumbuhkan Minat Berwirausaha. Jurnal Masyarakat Mandiri, Jilid 5. No.5.
Zainal, A. . (2014). Evaluasi Pendidikan: metode dan paradigma baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.