https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/issue/feed Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2026-01-08T14:49:59+00:00 Jurnal Diksa diksa@unib.ac.id Open Journal Systems <div class="intro" style="width: 500px;"> <ul> <li><strong>ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1441941799" target="_blank" rel="noopener">2460-9145 </a>(online)</strong></li> <li><strong>ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1441352648" target="_blank" rel="noopener">2460-8734</a> (print)</strong></li> <li><strong>DOI: <a href="https://ejournal.unib.ac.id/index.php/jurnaldiksa/index" target="_self">10.33369/diksa</a></strong></li> <li><strong>URL: </strong><a href="https://ejournal.unib.ac.id/index.php/jurnaldiksa/index" target="_self">https://ejournal.unib.ac.id/index.php/jurnaldiksa</a></li> </ul> </div> https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/46535 Kesantunan Berbahasa dalam Pembelajaran Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu 2025-12-04T08:48:04+00:00 Andre Taulani Sandi andretaulani.sandi@mail.uinfasbengkulu.ac.id Nelda Sari Siregar nelda.sari@mail.uinfasbengkulu.ac.id Susi Seles susi.sales@mail.uinfasbengkulu.ac.id Dina Putri Juni Astuti dinaputri@mail.uinfasbengkulu.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan memetakan wujud kesantunan berbahasa yang digunakan oleh mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia (TBI) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu selama proses pembelajaran. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan pragmatik, berfokus pada analisis Maksim Kesantunan Leech pada tuturan verbal dan nonverbal. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Ditemukan total 444 tuturan kesantunan, terdiri dari 321 tuturan interaksi horizontal (mahasiswa-mahasiswa) dan 123 tuturan interaksi vertikal (mahasiswa-dosen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa didominasi oleh penerapan Maksim Kebijaksanaan dan Maksim Kerendahan Hati. Dominasi ini mengindikasikan adanya penggunaan strategi kesantunan negatif (menjaga jarak hormat) dalam interaksi vertikal, serta internalisasi nilai tawadhu (kerendahan hati) sebagai manifestasi etika keilmuan Islam. Inovasi yang ditemukan adalah bahwa Maksim Kebijaksanaan menjadi ciri khas yang menonjol dan signifikan dalam konteks institusi keagamaan, menunjukkan bahwa Maksim Kesantunan dimodifikasi oleh faktor sosio-religius.</p> 2025-12-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Andre Sandi, Nelda Sari Siregar, Susi Seles, Dina Putri Juni Astuti https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/45074 Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa pada Materi Pembelajaran Paragraf Melalui Aplikasi Quizizz 2025-12-03T03:26:49+00:00 Resti Ries Tuti restiriestuti@polsri.ac.id Revie Juniarti reviejuniarti@polsri.ac.id Bhramastya Sandy Hargita bhramastyasandy@polsri.ac.id Novritika novritika@polsri.ac.id Sri Wahyuni sriwahyuni@polsri.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya peningkatan hasil belajar mahasiswa melalui aplikasi quizizz. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas (PTK), subjek penelitian yang digunakan adalah mahasiswa program studi D3 Teknik Mesin Politeknik Negeri Sriwijaya berjumlah 22 orang. Hasil penelitian ini memperoleh terjadi peningkatan hasil keterampilan menulis paragraf yaitu sebesar 34,77% pada siklus I dan siklus II. Kesimpulan penelitian tindakan kelas ini yaitu media pembelajaran quizziz dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Kuis yang disajikan secara menarik karena tampilan yang interaktif, variasi bentuk soal, serta sistem penilaian otomatis menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kompetitif sehingga mampu meningkatkan fokus serta partisipasi aktif mahasiswa dalam pembelajaran menulis paragraf.</p> 2025-12-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Resti Ries Tuti, Revie Juniarti, Bhramastya Sandy Hargita, Novritika, Sri Wahyuni https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/44993 Eksplorasi Makna dan Konteks Sosial Pepatah Petitih Desa Pulau Sangkar: Upaya Menumbuhkan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Bahasa Indonesia 2025-10-27T05:24:16+00:00 Nelvia Susmita Nel nelviasusmita25@gmail.com Tri Saswandi trisaswandi0411@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi makna dan konteks sosial pepatah petitih masyarakat Desa Pulau Sangkar serta mengkaji potensinya sebagai sumber nilai karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pepatah petitih memuat sembilan nilai karakter utama, yaitu kehati-hatian dan tanggung jawab, kejujuran dan keadilan, kebijaksanaan dan musyawarah, gotong royong dan solidaritas sosial, keteladanan dan integritas, ketabahan dan keteguhan hati, perencanaan dan hemat, cinta tradisi dan identitas budaya, serta kepedulian keluarga dan sosial. Pepatah petitih juga berfungsi secara pragmatik dalam berbagai ranah, seperti keluarga, musyawarah adat, relasi sosial, dan aktivitas ekonomi. Dengan demikian, pepatah petitih tidak hanya bernilai linguistik, tetapi juga berfungsi sebagai pranata sosial yang relevan untuk pendidikan karakter. Integrasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berpotensi memperkuat identitas budaya sekaligus menumbuhkan karakter siswa.</p> 2025-12-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Nelvia Susmita Nel, Tri Saswandi https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/39406 Penalaran Dalam Karya Ilmiah Mahasiswa Ditinjau dari Perspektif Gender 2025-10-27T05:13:15+00:00 Ulfah Mey Lida umeylida@iainkudus.ac.id <p><span style="font-weight: 400;">Reasoning in student scientific work mostly places the conclusion at the beginning of the paragraph. This shows that based on its complexity, deductive reasoning still dominates the structure of students' writing. However, as students at the highest level, students should be able to produce various complexities of reasoning. This research aims to describe the building blocks of reasoning in students' scientific work from a gender perspective. This research uses a qualitative approach. The research data is in the form of texts in student scientific works consisting of 100 articles written by 50 male students and 50 female students in the Sharia Business Management, Sharia Accounting, Sharia Banking and Sharia Economics Study Program at the Faculty of Islamic Economics and Business, IAIN Holy. The data collection method in this research is the observation method. Data analysis uses the Holsti communication content analysis model. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the elements that build reasoning in the scientific work of male and female students have differences in the selection of elements that build reasoning when presenting arguments. The difference lies in providing evidence for the position conveyed. Men tend to provide evidence in the form of opinions, while women provide evidence in the form of facts.</span></p> 2025-12-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Ulfah Mey Lida https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/46767 Kontribusi Kegiatan Literasi Membaca Dasar, Minat Membaca, dan Kebiasaan Membaca Terhadap Kemampuan Membaca Siswa 2025-12-12T01:07:15+00:00 Didi Yulistio didiyulistio@unib.ac.id Gumono gumon@live.com Nurwinda Sulistyawati nurwinda@iaincurup.ac.id <p>Literacy is the ability to speak and think. Reading ability as one of the important elements of basic literacy skills, is contained in the elements of language literacy. This study aims to analyze the Contribution of Basic Reading Literacy Activities, Reading Interest, and Reading Habits to Students' Reading Comprehension Ability. This study uses a quantitative approach and Descriptive-Correlative method. The population of this study was third semester students of the Indonesian Language Education Study Program, FKIP, Bengkulu University. The research sample used purposive sampling (a sample with a specific purpose) of 33 class A students. Data collection used questionnaire and test techniques. The research instruments were (1) questionnaires to collect data on basic literacy activities, reading interest, and reading habits, with the option of using a five-point scale and (2) tests to collect data on reading comprehension abilities in the form of multiple-choice tests. The research instruments were questionnaires and reading ability tests that had been piloted. The main data analysis technique used multiple regression (R) and the Effective Contribution (SE%) formula to determine the contribution of all variables. The results of the study indicate that there is a positive and highly significant relationship between the independent variables and the dependent variable (R=0.729; F=10.954). With a large Effective Contribution (SE) of Basic Literacy Activities, Reading Interest, and Reading Habits to Students' Reading Ability of 53.1% and the remaining 46.9% is a contribution outside the three independent variables. Specifically, the effective contribution (SE) of the variables (1) Basic Reading Literacy Activities of 45.72%, (2) Reading Interest of 3.65%), and (3) Reading Habits of 3.72%). These results indicate that the large contribution to students' reading ability is not only determined by these three variables but is also determined by other variables. However, the largest effective contribution of the three variables that influence the dependent variable is obtained from the basic reading literacy activity variable.</p> 2025-12-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Didi Yulistio, Gumono, Nurwinda Sulistyawati https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/43998 Evaluasi Media Pembelajaran Berbasis Google Sites untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Puisi Siswa Kelas IX 2025-11-11T04:32:21+00:00 Anggi Rosita Dewi anggird240799@gmail.com Nafri Yanti nafriyanti@unib.ac.id Agus Trianto agustrianto@unib.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi media pembelajaran <em>Google Sites</em> dalam keterampilan membaca puisi kelas IX. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa empat media pembelajaran berbasis <em>Google Sites</em>. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan observasi non-partisipatif, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Keterampilan Membaca Puisi kelas XI unggul dalam kelengkapan materi dan tingkat interaktivitas. Sebaliknya, sebagian besar media lain masih memerlukan pengembangan pada aspek evaluasi bertahap, peningkatan aktivitas yang melibatkan siswa secara aktif, serta penyempurnaan tampilan visual agar lebih menarik. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan penambahan fitur interaktif, penerapan evaluasi formatif di setiap tahapan, dan perbaikan desain visual untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa.</p> 2025-12-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Anggi Rosita Dewi, Nafri Yanti, Agus Trianto https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/47255 Pengembangan Bahan Ajar Menulis Teks Narasi Bermuatan Kearifan Lokal Sasambo Berbasis Teori Situasi Didaktis 2025-12-31T08:06:26+00:00 Ahmad Syakur abdansyakur90@gmail.com Ria Saputri d0805038602@unwmataram.ac.id Harniati niaonedi@gmail.com <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat desain model bahan ajar menulis cerita yang <br>memasukkan kearifan lokal SASAMBO (Sasak, Samawa, Mbojo). Model bahan ajar ini <br>didasarkan pada teori didaktik dan kearifan lokal. Prinsip-prinsip teoritis tersebut diintegrasikan <br>ke dalam komponen modul: bahan ajar, bagian pelatihan dan penilaian, aktivitas siswa pada <br>bahan ajar, glosarium bahan ajar, dan ilustrasi/grafik. Kami menggunakan desain R2D2 <br>(Reflektif, Rekursif, Desain dan Pengembangan) sebagai metode penelitian kami. Hasil <br>penelitian berupa rancangan model (prototipe) bahan tulis narasi untuk berbagai bahan sastra <br>yang dapat diterapkan pada genre tulisan lain. <br>Kata Kunci: prototipe, bahan ajar, menulis, narasi, kearifan lokal, sasambo</p> <p><br>Abstract <br>The purpose of this study is to design a story writing teaching material model that incorporates <br>local wisdom SASAMBO (Sasak, Samawa, Mbojo). This teaching material model is based on <br>didactic theory and local wisdom. The theoretical principles were integrated into the module <br>components: teaching materials, training and assessment sections, student activities on the <br>teaching materials, teaching materials glossary, and illustrations/graphics. We used R2D2 <br>(Reflective, Recursive, Design and Development) design as our research method. The result of <br>the research is a draft model (prototype) of narrative writing materials for various literary <br>materials that can be applied to other writing genres. <br>Keywords: prototype, teaching materials, writing, narrative, local wisdom, sasambo</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Ahmad Syakur, Ria Saputri, Harniati https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/45635 Fenomena Quarter Life Crisis dalam Novel Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini Karya Marchella FP 2025-11-05T01:55:15+00:00 Siti Muanisah sitimuanisah711@gmail.com Sucipto sucipto@unitomo.ac.id Imayah imayah@unitomo.ac.id <p><em>Perkembangan zaman yang semakin kompleks telah menimbulkan berbagai tantangan psikologis bagi generasi muda, khususnya pada fase transisi dari remaja menuju dewasa. Salah satu fenomena yang menonjol dalam fase ini adalah quarter life crisis atau krisis seperempat abad, yaitu masa ketidakpastian identitas dan arah hidup yang umumnya terjadi pada usia 20–30 tahun. Individu yang mengalami fase ini sering dihadapkan pada tekanan sosial, ekspektasi keluarga, tuntutan akademik maupun karier, serta konflik batin yang terkait dengan pencarian jati diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kepribadian tokoh Awan dalam novel Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini karya Marchella FP melalui pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud. Fokus utama penelitian adalah interaksi antara tiga struktur kepribadian, yaitu id, ego, dan superego, yang tercermin dalam konflik batin dan mekanisme pertahanan diri tokoh. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Data berupa kutipan naratif, dialog, dan tindakan tokoh dikaji secara mendalam untuk mengidentifikasi manifestasi psikologis quarter life crisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Awan mengalami dinamika psikologis yang kompleks, di mana ego dan superego mendominasi, mencerminkan upaya tokoh menyeimbangkan ambisi, ketakutan, dan tanggung jawab sosial. Secara keseluruhan, novel ini merepresentasikan realitas emosional generasi muda yang berjuang memahami diri di tengah tekanan hidup modern. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian psikologi sastra di Indonesia dan menjadi refleksi bagi pemahaman proses pencarian jati diri generasi muda masa kini.</em></p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>quarter life crisis</em>, psikoanalisis, Sigmund Freud, novel <em>Nanti kita Cerita Tentang Hari Ini</em>.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Siti Muanisah, Sucipto, Imayah https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/44794 Analisis Kecepatan Efektif Membaca Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia UMMY Solok 2025-09-10T14:20:38+00:00 Mega Putri megamocaputri@gmail.com Rini Wirasty B. riniwirasty@gmail.com <p style="text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;"><span lang="EN-US" style="font-family: 'Arial',sans-serif;">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan membaca cepat. Sebagai mahasiswa, dituntut kemampuan untuk membaca dengan cepat sekaligus memahami isi bacaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kecepatan efektif membaca mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia UMMY Solok, mengevaluasi pemahaman bacaan mereka, serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kemampuan membaca efektif mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui beberapa prosedur: (1) memberikan teks bacaan kepada mahasiswa, (2) mengukur durasi membaca menggunakan stopwatch, (3) memberikan soal pemahaman yang berkaitan dengan teks, (4) meminta mahasiswa menjawab soal berdasarkan ingatan dan pemahaman, serta (5) mengumpulkan seluruh hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa (35,71%) berada pada kategori "Sangat Rendah," yang mengindikasikan bahwa mayoritas memiliki kemampuan membaca yang terbatas. Temuan ini menunjukkan adanya pengaruh faktor internal maupun eksternal terhadap kemampuan membaca efektif mahasiswa.</span></p> 2026-01-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Mega Putri, Rini Wirasty B. https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/42645 Analisis Variasi Bahasa Pada Lirik Lagu "Stecu-Stecu" Karya Faris Adam: Kajian Sosiolinguistik 2025-06-26T06:21:00+00:00 Lena Desviana lenadesviana12@gmail.com Panca Pertiwi Hidayati panca.pertiwi.hidayati@unpas.ac.id Desti Fatin Fauziyyah destifainfauziyyah@unpas.ac.id Irfan Rifai irfan.rifai@unpas.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk variasi bahasa yang muncul dalam lirik lagu <em>“Stecu-Stecu”</em> karya Faris Adam serta menelusuri bagaimana ragam bahasa tersebut mencerminkan latar sosial dan budaya penuturnya. Lagu ini dipilih karena secara eksplisit menampilkan kekayaan bahasa informal khas anak muda Indonesia Timur melalui penggunaan dialek regional, slang remaja, campur kode, serta gaya tutur ekspresif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bahasa dalam lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi penanda identitas sosial, usia, dan latar budaya penuturnya. Dialek Melayu Timur yang digunakan seperti “sa”, “ko”, “su”, dan “jang” mencerminkan identitas regional, sementara penggunaan istilah seperti “fly”, “stelan cuek”, dan “effort” menunjukkan pengaruh budaya pop dan globalisasi. Lagu ini juga memperlihatkan dinamika hubungan antar-gender khas remaja melalui gaya bahasa yang santai dan penuh tarik-ulur emosional. Kesimpulannya, lagu <em>“Stecu-Stecu”</em> tidak hanya memiliki nilai estetika musik, tetapi juga nilai linguistik dan sosiokultural yang tinggi, menjadikannya sebagai cermin cara anak muda Indonesia Timur mengekspresikan diri dan membangun hubungan sosial melalui bahasa.</p> 2026-01-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Lena Desviana, Panca Pertiwi Hidayati, Desti Fatin Fauziyyah, Irfan Rifai https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/40198 Perlindungan Ekosistem Tumbuhan Enau Dalam Cerita Rakyat “Putri Sedaro Putih” di Etnik Rejang : Kajian Ekokritik 2026-01-08T08:16:49+00:00 Orenda Olympia Feronia Orendaolympia09@gmail.com Sarwit Sarwono sarwitsarwono@unib.ac.id Irma Diani irmadiani@unib.ac.id <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses ritual menyadap enau dan menjelaskan fungsi mitos dalam penjagaan tumbuhan enau dalam etnik Rejang. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu informasi yang ada kaitannya dengan pandangan Masyarakat Rejang mempunyai mitos, ritus penyadapan enau serta penjagaan tumbuhan enau. Sumber data dalam penelitian ini adalah dua teks cerita Putri sedaro putih, yang pertama cerita Putri sedaro putih yang sudah ditranskrip dan yang kedua, lisan yang didapat secara langsung oleh BMA kabupaten Rejang Lebong. Pengumpulan data dilakukan studi lapangan secara langsung di kabupaten Rejang Lebong dengan Teknik dokumen, observasi, wawancara, pencatatan, pengamatan, dokumentasi. Metode pengolahan data dilakukan dengan cara mencari dan mengumpulkan data, mentranskrip dan menafsirkan data, menganalisis teks dan menarik Kesimpulan.</p> <p>Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa 1) makna di dalam proses ritual dari cerita rakyat Putri sedaro putih sering kali memberi pesan bagaimana tindakan Masyarakat Rejang yang seharusnya dilakukan dalam memperlakukan alam dan di masyarakat Rejang diajarkan bahwa terdapat cara khusus dalam memperlakukan alam sehingga alam akan memberikan timbal balik terhadap manusia untuk memenuhi kebutuhan manusia. 2) mitos dapat menjadi pedoman perilaku manusia dalam menjaga keseimbangan alam, meningkatkan kepekaan terhadap kondisi alam, mengukuhkan posisi manusia dan alam serta unsur-unsur lainnya dalam ekosistem, serta untuk meningkatkan kepekaan manusia terhadap penjagaan alam.</p> <p><strong><em>Kata Kunci: Mitos, Ritus, Etnik Rejang, Perlindungan Ekosistem, Ekokritik Sastra</em></strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>This research aims to explain the ritual process of tapping sugar palm plants and explain the function of myth in protecting sugar palm plants in the Rejang tribe. The data used in this research is information related to the Rejang Community's views on myths, rituals for tapping palm sugar and protecting palm plants. The data sources in this research are two texts of the story Putri Sedaro Putih, the first is the story of Putri Sedaro Putih which has been transcribed and the second is an oral story which was obtained directly by the BMA of Rejang Lebong district. Data collection was carried out by direct field studies in Rejang Lebong district using document techniques, observation, interviews, recording, observation, documentation. Data processing methods are carried out by searching and collecting data, transcribing and interpreting data, analyzing text and drawing conclusions.</em></p> <p><em>Based on the results of the analysis, it was found that 1) the meaning in the ritual process of the Putri Sedaro Putih folklore often gives a message about how the Rejang community should act in treating nature and the Rejang community teaches that there is a special way of treating nature so that nature will give reciprocity to humans to fulfill human needs. 2) myths can guide human behavior in maintaining the balance of nature, increasing sensitivity to natural conditions, strengthening the position of humans and nature and other elements in the ecosystem, as well as increasing human sensitivity to protecting nature.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords: Myth, Rites, Rejang Ethnicity, Ecosystem Protection, Literary Ecocriticism</em></strong></p> 2026-01-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Orenda Olympia Feronia, Sarwit Sarwono, Irma Diani https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/44036 Analisis Kesesuaian Perencanaan Pembelajaran dengan Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 9 Kaur 2025-11-11T05:00:16+00:00 Lovita Wulandari wulandarilovita38@gmail.com Ria Ariesta rariesta@unib.ac.id Suryadi suryadi@unib.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian antara perencanaan dalam bentuk modul ajar pembelajaran Bahasa Indonesia dengan capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka Fase E di SMA Negeri 9 Kaur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti tahapan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 9 Kaur belum sepenuhnya sesuai dengan capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka Fase E. Elemen menyimak menjadi yang paling sesuai karena seluruh komponen tujuan, materi, metode, media, dan langkah pembelajaran telah mendukung keterampilan evaluasi dan kreasi informasi dari teks lisan. Pada elemen menulis dan membaca, ditemukan kekurangan pada materi dan langkah pembelajaran yang belum melatih siswa secara langsung untuk mengalihwahanakan atau membandingkan teks. Elemen berbicara juga belum maksimal karena siswa hanya menyalin dan memainkan teks, tanpa menyusun dialog sendiri, serta minim penggunaan media praktik lisan.</p> 2026-01-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Lovita Wulandari, Ria Ariesta, Suryadi https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/43908 Pengembangan Modul Pembelajaran Puisi Berbasis Lingkungan untuk Peserta Didik SMP Kelas VIII di Bengkulu Selatan 2025-11-11T04:54:00+00:00 Ovet Novita Sari ovetnosa@gmail.com Rio Kurniawan kurniawan22rio@yahoo.com Bustanudiin Lubis bustanuddinlubis@unib.ac.id <p>Bahan ajar monoton sering kali mengurangi keterlibatan dan menghambat kemampuan menulis puisi siswa. Pembelajaran puisi yang mengintegrasikan tema lingkungan dan pendekatan praktis dapat meningkatkan minat dan keterampilan menulis puisi siswa. Adapun permasalahan yang&nbsp; akan diselesaikan dalam penelitian ini adalah bagaimana kebutuhan pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang relevan untuk peserta didik kelas VIII SMP di Bengkulu Selatan ? Dan bagaimana &nbsp;kelayakan modul pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang dikembangkan dapat memfasilitasi peserta didik kelas VIII di Bengkulu Selatan dalam menulis puisi? Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang relevan untuk siswa kelas VIII SMP di Bengkulu Selatan dan mengembangkan modul pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang layak untuk siswa SMP kelas VIII di Bengkulu Selatan. Penelitian ini menggunakan metode <em>Research and Development</em> dengan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Guru dan siswa kelas VIII SMP N 11 Bengkulu Selatan terlibat di dalam penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif dan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan pembelajaran puisi berbasis lingkungan yang relevan untuk siswa kelas VIII SMP yaitu pembelajaran di luar kelas, memiliki banyak contoh puisi lingkungan, pendekatan kontekstual/CTL digunakan di dalam pembelajaran dan menghasilkan produk pembelajaran. Untuk pengembangan modul pembelajaran sangat layak digunakan dari segi materi, media, dan bahasa, serta mendapat respon positif dari guru dan siswa serta mampu menghasilkan antologi puisi..Dengan lingkungan sebagai sumber belajar, modul ini memungkinkan siswa mengalami langsung proses penulisan puisi, sehingga memberikan pemahaman yang lebih bermakna.</p> 2026-01-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Ovet Novita Sari, Rio Kurniawan, Bustanudiin Lubis https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/43668 Bahan Ajar Memirsa Teks Laporan Hasil Observasi Model Pedagogi Genre Berbasis Budaya 2026-01-08T13:34:21+00:00 Dewa Agustina dewaagustina08@gmail.com Arono arono@unib.ac.id Catur Wulandari catur_wulandari@unib.ac.id <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil analisis kebutuhan, desain bahan <br>ajar, pengembangan bahan ajar, uji kepraktisan, dan evaluasi dalam mengembangkan bahan <br>ajar memirsa teks laporan hasil observasi model pedagogi genre berbasis budaya untuk siswa <br>Kelas X SMA. Sampel yang digunakan adalah peserta didik kelas X. 2 SMA N 1 Kota Bengkulu <br>dengan jumlah 32 siswa. Adapaun hasil penelitian Tahap analisis kebutuhan yang dilakukan <br>terhadap analisis kurikulum, ketersediaan sumber belajar, dan pemilihan bentuk bahan ajar <br>maka dapat disimpulkan bahwa pengguna membutuhkan bahan ajar memirsa teks laporan <br>hasil observasi model pedagogi genre berbasis budaya hal ini dikarenakan ketersediaan <br>bahan ajar yang ada saat ini masih bersifat umum dan tidak memfokuskan pada aspek budaya <br>lokal. Dari tahap perancangan yang dilakukan, disimpulkan bahwa bahan ajar yang <br>dikembangkan disesuaiakn dengan tujuan pembelajaran dan menggunakan aplikasi <br>berbantuan seperti desain Canva untuk desain bahan ajar cetak dan aplikasi CapCut untuk <br>video dokumenter pada video memirsa dengan QR Code. Tahap pengembangan yang <br>dilakukan, diperoleh informasi bahwa bahan ajar memirsa teks laporan ahsil observasi model <br>pedagogi genre berbasis budaya layak digunakan dalam pembelajaran berdasarkan aspek <br>kebahasaan, materi, dan media/desain dengan rata-rata skor berada pada kategori “Sangat <br>Valid”. Tahap implementasi yang dilakukan, disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil <br>belajar peserta didik dengan menggunakan bahan ajar memirsa teks laporan hasil observasi <br>model pedagogi genre berbasis budaya, serta berdasarkan hasil respon pengguna <br>disimpulkan bahan ajar yang dikembangkan praktis digunakan di dalam pembelajaran. Tahap <br>evaluasi yang dilakukan dapat disimpulkan efektif digunkan dalam pembelajaran terutama <br>pembelajaran memirsa.</p> 2026-01-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Dewa Dewa Agustina, Arono, Catur Wulandari https://ejournal.unib.ac.id/jurnaldiksa/article/view/43939 Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Menggunakan Model Pedagogi Genre Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Bengkulu Tengah 2026-01-08T14:49:59+00:00 Intan Intan Octaria Hasanah intanoctariahasanah@gmail.com Dian Eka Chandra Wardhana dec.wardhana@unib.ac.id Noermanzah noermanzah@unib.ac.id <p><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Abstrak</span></span></strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menulis teks eksplanasi setelah mengikuti pembelajaran dengan model pedagogi genre. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan orientasi evaluatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 3 Bengkulu Tengah. Data diperoleh dari 35 teks eksplanasi yang ditulis siswa dan dianalisis berdasarkan tiga aspek, yaitu isi, struktur, dan kebahasaan. Model pedagogi genre diterapkan melalui empat tahapan, yaitu </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Building Knowledge of the Field, Modeling of the Text, Joint Construction of the Text, dan Independent Construction of the Text</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 74,29% siswa memenuhi kriteria pada aspek isi, yang menunjukkan kemampuan menyampaikan gagasan secara logis dan faktual. Pada aspek struktur, 57,14% siswa mampu menyusun teks secara runtut, mencakup pernyataan umum, deretan penjelas, dan simpulan. Namun, pada aspek kebahasaan, hanya 34,29% siswa yang memenuhi kriteria, yang mengindikasikan masih adanya kesulitan dalam penggunaan tata bahasa, kalimat efektif, serta konjungsi kausal. Temuan ini menunjukkan bahwa model pedagogi genre dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa, khususnya dalam aspek isi dan struktur, meskipun masih diperlukan penguatan pada aspek kebahasaan, terutama pada tahap penulisan mandiri.</span></span></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Kata kunci</span></span></strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">: </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Pedagogi genre, teks eksplanasi, keterampilan menulis, analisis teks</span></span></em></p> 2026-01-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Intan Intan Octaria Hasanah, Dian Eka Chandra Wardhana, noermanzah