Main Article Content
Abstract
In Indonesia the development of the spread of HIV AIDS every year shows an increase. Many efforts have been made involving all stakeholders and even the community to reduce the rate of spread of this disease, but there is no sign that this epidemic will end. HIV AIDS prevention has been regulated through a Minister of Health Regulation, where the involvement of community participation in efforts to prevent and control HIV AIDS through AIDS Care Citizens. Objective: to empower the community through the establishment of WPA in support of the HIV AIDS prevention program at the sub-district level. Method: activities through training involving representatives of community leaders and youth. Result: establishment of WPA Kalumpang Village consisting of 20 representatives of community leaders (health cadres, RT) and youth. Conclusion: community empowerment through WPA to prevent HIV AIDS transmission and HIV AIDS prevention at the Kalumpang Village level.
Keywords
Article Details
Copyright (c) 2023 Tutik Lestari, Ridwan Yamko, Mudini Muhlis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- This statement is a commitment from the author, to respect copyright, both in terms of quoting the work of others, as well as in the use of journal content.
- If needed, the author can send a statement of authenticity of the manuscript. With the receipt of an article by the Editor of Kreativasi - Journal of Community Empowerment, the article submitted has the copyright held by Kreativasi - Journal of Community Empowerment:
- Kreativasi - Journal of Community Empowerment has the right to reproduce and distribute articles that have been published in journals.
- The author is not permitted to publish the same article that has been published in this journal.
References
- Demartoto, A. (2018). Warga Peduli AIDS Wujud Peran Serta Masyarakat Dalam Penanggulangan HIV/AIDS. Jurnal Analisa Sosiologi, 7(1), 141–151.
- Irwan, I., & S.Lalu, N. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembentukan Kelompok Warga Perduli AIDS (WPA) Berbasis Kearifan LoKal. JPKM : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 1(1), 27–37. https://doi.org/10.37905/.v1i1.7286
- Kementerian Kesehatan RI. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2013 Tentang Penanggulangan HIV dan AIDS.
- Kementerian Kesehatan RI. (2020). Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pengendalian HIV AIDS dan PIMS Di Indonesia Tahun 2020-2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
- Kementerian Kesehatan RI. (2021). Laporan Perkembangan HIV AIDS & Penyakit lnfeksi Menular Seksual (PIMS) Triwulan I Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
- Lestari, T. (2019). Determinan Kejadian Infeksi HIV Pada Komunitas Homoseksual Di Kota Cirebon Tahun 2017. Serambi Sehat, 12(02), 45–51.
- Lestari, T., Yamko, R., & Muhlis, M. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan HIV AIDS Pada Remaja PKPR Di Wilayah Kerja Puskesmas BLUD Kalumpang. Jurnal Serambi Sehat, XV(3), 1–10.
- Nurcahyaningsih, C. (2021). Analisis Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Warga Peduli Aids (WPA) Di Kota Semarang. Tesis Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Pascasarjana. Universitas Negeri Semarang.
- Supriyatni, N., Andiani, A., Rahayu, A., & Lestari, T. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Pada Orang Dengan HIV/AIDS Di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara Tahun 2020. Jurnal Biosainstek, 3(1), 21–26. https://doi.org/10.52046/biosainstek.v3i1.604
- Winarni, S., & Martiningsih, W. (2019). Pemberdayaan Kelompok Warga Peduli AIDS (WPA) Dalam Program STOP (Suluh, Temukan, Obati, Pertahankan). Jurnal Idaman, 3(2), 120–128.
References
Demartoto, A. (2018). Warga Peduli AIDS Wujud Peran Serta Masyarakat Dalam Penanggulangan HIV/AIDS. Jurnal Analisa Sosiologi, 7(1), 141–151.
Irwan, I., & S.Lalu, N. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembentukan Kelompok Warga Perduli AIDS (WPA) Berbasis Kearifan LoKal. JPKM : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 1(1), 27–37. https://doi.org/10.37905/.v1i1.7286
Kementerian Kesehatan RI. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2013 Tentang Penanggulangan HIV dan AIDS.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pengendalian HIV AIDS dan PIMS Di Indonesia Tahun 2020-2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Laporan Perkembangan HIV AIDS & Penyakit lnfeksi Menular Seksual (PIMS) Triwulan I Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lestari, T. (2019). Determinan Kejadian Infeksi HIV Pada Komunitas Homoseksual Di Kota Cirebon Tahun 2017. Serambi Sehat, 12(02), 45–51.
Lestari, T., Yamko, R., & Muhlis, M. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan HIV AIDS Pada Remaja PKPR Di Wilayah Kerja Puskesmas BLUD Kalumpang. Jurnal Serambi Sehat, XV(3), 1–10.
Nurcahyaningsih, C. (2021). Analisis Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Warga Peduli Aids (WPA) Di Kota Semarang. Tesis Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Pascasarjana. Universitas Negeri Semarang.
Supriyatni, N., Andiani, A., Rahayu, A., & Lestari, T. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Pada Orang Dengan HIV/AIDS Di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara Tahun 2020. Jurnal Biosainstek, 3(1), 21–26. https://doi.org/10.52046/biosainstek.v3i1.604
Winarni, S., & Martiningsih, W. (2019). Pemberdayaan Kelompok Warga Peduli AIDS (WPA) Dalam Program STOP (Suluh, Temukan, Obati, Pertahankan). Jurnal Idaman, 3(2), 120–128.