Main Article Content

Abstract

Health is a precious basic human right. Prevention is better than cure, the jargon is common among the public. However, in its implementation, this is difficult to apply due to various factors, one of which is limited knowledge about how to prevent disease. People in Kandang Limun Village in Bengkulu City are included in the level of urban communities that are identical to living in dense settlements and relatively large populations with diverse characteristics. One of the problems faced by urban residents is the spread of infection from microorganisms (germs and viruses) originating from the surface of objects such as floors, tables, chairs, etc. The use of disinfectants is one solution to overcome these problems. The limited household budget to provide specially purchased disinfectants can be overcome by making their own disinfectants from materials at home.

Keywords

Desinfectant Empowerment Education Kandang Limun Village Bengkulu City

Article Details

How to Cite
Ratu Eva Febriani, Muhammad Rusdi, Retno Agustina Ekaputri, & Novi Tri Putri. (2023). Pelatihan Pembuatan Desinfektan Skala Rumah Tangga di Kelurahan Kandang Limun Kota Bengkulu. Kreativasi : Journal of Community Empowerment, 2(1), 117–128. https://doi.org/10.33369/kreativasi.v2i1.28560

References

  1. Badan Pusat Statistik Kota Bengkulu. (2022). Kecamatan Muara Bangka Hulu dalam Angka. BPS: Bengkulu.
  2. Broto, Wisnu., Arifan, Fahmi., Fatimah, Siti., & Alwy, Lulu Nafsatul. (2021). Desinfektan dari Batang Serai, Daun Serai, Daun Sirih dan Kulit Jeruk Nipis. Pentana, 3 (3), 12-16.
  3. Efendi, Febriansyah & Wiranata, Afif Ahmad. (2021). Perangi Coronavirus Disease dengan mengedukasi masyarakat tentang pembuatan desinfektan di Desa Sukajaya. Jurnal Edukha, 2(1), 14-22.
  4. Fahrudin, Putri, Ayu Midyah., Isnaini, Abdul Hamid., Isnaini, Abdul Latif., Rotama, Duwi Handika Okta., Nurjannah, Rosi., & Suharno. (2021). PKM Penyuluhan Pembuatan dan Penyemprotan Disinfektan (PEPEDES) sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 di Desa Kalikajar Kulon Probolinggo. GUYUB: Journal of Community Engagement, 2(2), 211-224.
  5. https//doi.org/10.33650/guyub.v2i2.2185.
  6. Fatimah & H, AR Pratiwi. (2021). Pembuatan Desinfektan sebagai upaya pencegahan Covid-19 bagi masyarakat di desa Paenre Lompoe Kecamatan Gantarang. Jurnal Abdimas Panrita, 2(1), 15-18.
  7. Febriani, R. E., & Yusnida, Y. (2020). Kajian Kesejahteraan dI Provinsi Bengkulu: Sebuah Temuan dari Analisis Jalur. Convergence: The Journal of Economic Development, 2(1), 16–35. https://doi.org/10.33369/convergence-jep.v2i1.12100.
  8. Ivanka, Mey, D., & Puspitasari, Irma M. (2022). Artikel Review: Mekanisme Kerja Bahan Penyusun Utama Antiseptik dan Desinfektan dalam Menurunkan Risiko Penularan Covid-19 Bagi Tenaga Kerja Kesehatan di Rumah Sakit. Farmaka, 20(3), 63-74.
  9. Lestari, P. M., Supandi, S., & Pahriyani, A. (2019). Pembuatan Karbol sebagai Desinfektan Lantai. Jurnal SOLMA, 8(2), 193. https://doi.org/10.29405/solma.v8i2.3183
  10. Musafira, M., Fardinah, F., Qadrini, L., Fatimah, M. F., Ardiputra, S., & Asrirawan, A. (2020). Edukasi Pembuatan dan Penyemprotan Desinfektan Pada Masyarakat di Desa Suruang Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 416–421. https://doi.org/10.31004/cdj.v1i3.1110
  11. Nurlaelah, I. (2022). Pemberdayaan Santri Melalui Pelatihan Pembuatan Jenis-Jenis Desinfektan Berbahan Dasar Ecoenzym di Desa Lebaksiuh Kecamatan Ciawigebang Kab Kuningan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(4). https://doi.org/10.52436/1.jpmi.514
  12. Ratnah, S., & Salasa, A. M. (2020). Pelatihan Pembuatan Desinfektan Lantai Dengan Bahan Dasar Limbah Rumah Tangga. Jurnal Pengabdian Kefarmasian, 1(2), 4-6. https://doi.org/10.32382/jpk.vli2.1887
  13. Safitri, I., Yuliono, A., Sofiana, M. S. J., Helena, S., Kushadiwijayanto, A. A., & Warsidah, W. (2021). Peningkatan Kesehatan Masyarakat Teluk Batang secara Mandiri melalui pembuatan Handsanitizer dan Desinfektan berbasis Eco-Enzyme dari Limbah Sayuran dan Buah. Journal of Community Engagement in Health, 4(2), 371–377. https://doi.org/10.30994/jceh.v4i2.248
  14. Suryandari, N., & Haidarravy, S. (2020). Pembuatan Cairan Desinfektan dan Bilik Disinfektan sebagai Upaya Pencegahan Virus Covid 19 di Mlajah Bangkalan Madura. Jurnal Abdidas, 1(5), 345–351. https://doi.org/10.31004/abdidas.v1i5.70
  15. Susanti, I., Faridah, V. N., & Yuliandhari, R. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Pembuatan Desinfektan untuk Mencegah Penularan Penyakit Covid-19. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(4), 579. https://doi.org/10.30651/aks.v6i4.7495