Main Article Content

Abstract

Gender issues are closely related to preventing violence against women. Women are often considered as weak creatures and very vulnerable to being targets of various forms of violence. Violence against women is currently a global problem that affects the mental, physical, and emotional well-being of women throughout the world. Providing outreach regarding gender equality to prevent violence and provide a better understanding of the target audience for teenagers. The aim of this activity is to increase teenagers' knowledge about sexual violence, reproductive health, and the concept of gender equality. The results of this activity show that teenagers in Ngrenak Kidul Hamlet understand the prevention of sexual violence and gender equality but have not fully implemented some of the actions that have been socialized.

Keywords

Gender Sexual Violence Women Equality

Article Details

How to Cite
Setiawan, A. I. B. (2024). Sosialisasi Kesetaraan Gender Untuk Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan di Dusun Ngrenak Kidul. Kreativasi : Journal of Community Empowerment, 3(1), 100–109. https://doi.org/10.33369/kreativasi.v3i1.34557

References

  1. Anisa., M. Fedryansyah., Meilanny B.S. (2020). Strategi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan Dalam Situasi Bencana (Studi Kasus Penerapan Strategi Pencegahan Dp3akb Jabar). Social Work Jurnal, Vol. 10 No. 2: 175-185
  2. Apriliandra, Sarah., Hetty Krisnani. (2021). Perilaku Diskriminatif Pada Perempuan Akibat Kuatnya Budaya Patriarki di Indonesia Ditinjau Dari Perspektif Konflik. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, Vol. 3 No. 1: 1-13
  3. Azizah, Nurul Salma., Renitha Dwi Hapsari. (2023). Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Kenya oleh UN Women pada Tahun 2020-2022. Jurnal Hubungan Internasional, Vol. 16 No. 2: 472-491
  4. Huda, Dimyati. (2020). Rethinking Peran Perempuan dan Keadilan Gender (Sebuah konstruksi metodologis berbasis Sejarah dan perkembangan sosial budaya). Bandung: Cendekia Press.
  5. Jaman, U. B., & Zulfikri, A. (2022). Peran serta Masyarakat dalam Pencegahan Kekerasan Seksual dihubungkan dengan UU No. 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Jurnal Hukum Dan HAM Wara Sains, 1(01), 01-07.
  6. Joni, I. D. A. M., & Surjaningrum, E. R. (2020). Psikoedukasi pendidikan seks kepada guru dan orang tua sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak. Jurnal Diversita, 6(1), 20-27.
  7. Munasaroh, Anisa. (2022). Problematika Kekerasan Berbasis Gender Dan Pencapaian Gender Equality Dalam Sustainable Development Goals di Indonesia. Indonesia Journal of Gender Studies, Vol. 3 No. 1: 1-24
  8. R, Edwina Monayo. (2019). Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Infeksi Menular Seksual Pada Remaja. Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo. https://kekerasan.kemenpppa.go.id/ringkasan (diakses pada tanggal 26 April 2024 pukul 19.00)
  9. Ramadhan, I., & Ma'sumah, I. (2018). Mengkaji Peran UN Women dalam Mengatasi Kekerasan terhadap Perempuan dan Mewujudkan Kesetaraan gender Melalui Perspektif Feminisme. Jurnal Asia Pacific Studies, Vol.2 No.2: 144-160.
  10. Shinar, E. H. (1975). Sexual stereotypes of occupations. Journal of Vocational Behavior, Vol. 7 No. 1: 99 – 111
  11. Suadi. (2022). Literasi Bermedia Sosial Terhadap Pemuda Pemudi Sebagai Digital Native. Jurnal Pustaka Mitra, Vol. 2 No. 1: 45-49
  12. Supanto. (2004). Pelecehan Seksual Sebagai Kekerasan Gender: Antisipasi Hukum Pidana. Mimbar, Vol. 20 No. 3: 288-310
  13. Syaroh, Muya I.L., Nurhayati., & Budiman Purba. (2023). Sosialisasi Kesadaran dan Keadilan Gender dalam Mengantisipasi Kekerasan Gender bagi Guru, Murid SMP dan SMA Harapan 3 Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Nusantara Berbakti, Vol.1 No.1: 110-115
  14. UN Women. (2013). “UN Women: Ending Violence Against Women”. https://asiapacific.unwomen.org/en/digital-library/publications/2016/02/ending-violence-against-women-and-girls (diakses pada tanggal 26 April 2024 pukul 20.31)
  15. World Health Organization. (2021). Devastatingly pervasive: 1 in 3 women globally experience violence. https://www.who.int/news/item/09-03-2021-devastatingly-pervasive-1-in-3-women-globally-experience-violence (diakses pada tanggal 28 April 2024 pukul 05.28)
  16. Yuberti. (2014). Teori Pembelajaran Dan Pengembangan Bahan Ajar Dalam Pendidikan. Lampung: Aura.