Main Article Content

Abstract

Pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) berbasis potensi ekonomi lokal merupakan strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi daerah. Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, memiliki kekayaan sumber daya alam dan budaya yang belum sepenuhnya dioptimalkan oleh pelaku UMK. Artikel ini membahas peran pendidikan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang terstruktur dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan kewirausahaan, pendampingan bisnis, dan digitalisasi usaha. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas pelaku UMK dalam manajemen usaha, pemasaran digital, serta pemanfaatan potensi lokal secara kreatif. Pendidikan tinggi terbukti menjadi katalisator dalam transformasi sosial-ekonomi masyarakat Pondok Kelapa.

Keywords

UMKM Ekonomi Lokal Pendidikan Tinggi Inovasi Produk Digitalisasi

Article Details

How to Cite
Anitasari, M., Rospida, L., & Apriyanti, C. (2025). Pengembangan UMK Berbasis Ekonomi Lokal di Bengkulu Tengah: Peran Pendidikan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat . Kreativasi : Journal of Community Empowerment, 4(1), 37–44. Retrieved from https://ejournal.unib.ac.id/kreativasi/article/view/44613

References

  1. Kementerian Koperasi dan UKM. (2022). Statistik UMK Indonesia.
  2. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  3. Suryana, Y. (2016). Kewirausahaan: Pedoman Praktis, Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat.
  4. Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
  5. Wahyuni, S. (2021). Peran Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Ekonomi Lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 45–56.