Kajian Banjir dan Karakteristik Curah Hujan di Kota Bengkulu
Abstract
Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya banjir. Kota Bengkulu yang berada di bagian hilir DAS Air Bengkulu, selama beberapa tahun terakhir mengalami kejadian banjir, khususnya di Kecamatan Muara Bangkahulu dan Sungai Serut. Penelitian ini mengkaji karakteristik curah hujan pada DAS Air Bengkulu saat terjadi banjir selama 10 tahun (2010-2019). Penelitian ini menggunakan metode Pendekatan Wilayah untuk menentukan karakteristik curah hujan yang dapat menyebabkan banjir di Kota Bengkulu dan metode analisis statistik, yaitu Principal Component Analysis (PCA). Dalam penelitian ini juga menghitung periode ulang curah hujan maksimum dengan menggunakan perhitungan metode Iway Kadoya dan proyeksi curah hujan menggunakan data ECMWF. Penelitian ini menggunakan software ArcGis/ArcMap 10.4.1, Past4.03, OpenGrADS, Microsoft Excel dan Microsoft Word. Hasil analisis dari 13 kali kejadian banjir selama tahun 10 tahun (2010-2019), pada saat banjir rata-rata curah hujan masuk dalam kategori hujan Lebat (>50 mm) per hari dengan jumlah curah hujan di bagian Hilir DAS Air Bengkulu lebih tinggi dibandingkan pada bagian hulu. Curah hujan yang paling berpengaruh terhadap banjir, yaitu curah hujan pada hari H kejadian banjir. Hasil perhitungan periode ulang hujan maksimum dengan metode Iway Kadoya memperoleh nilai curah hujan berkisar antara 117 - 584 mm dan terdapat 4 pos hujan yang memiliki periode ulang hujan maksimum dalam rentang waktu yang sama, yaitu 20 tahunan. Peluang terjadi banjir di Kota Bengkulu dalam 5 tahun ke depan sebanyak 5 kali berdasarkan hasil analisis proyeksi curah hujan dasarian.
Full text article
References
Estiningtyas, W., R. Boer, & A. Buono. 2009. Analisis Hubungan Curah Hujan dan kekeringan pada wilayah dengan Sistim Usahatahi Berbasis Padi di Provinsi Jawa Barat (Analysis Relationship Between Rainfall and Flood As weel As Drought Event on Area with Rice. Agromet, 23(1), 11-19. Kodoatie, R. J. dan Syarif. R. (2006). Pengelolaan Bencana Terpadu, Yarsif Watampoe, Jakarta.
Gara, M. N. I. 2019. Analisis Karakteristik Periode Ulang Curah Hujan Dengan Metode Iwai Kadoya di Daerah Lokal Sumatera Barat dan Regional Sumatera. Pillar of physics, 12(2). Sosrodarsono, S., &Takeda, K. (2006). Hidrologi untuk Pengairan Cetakan ke-X.
Nabilah, F., Y. Prasetyo, & A. Sukmono. 2017. Analisis pengaruh fenomena el nino dan la nina terhadap curah hujan tahun 1998-2016 menggunakan indikator oni (Oceanic Nino Index) (Studi Kasus: Provinsi Jawa Barat). Jurnal Geodesi Undip, 6(4), 402-412.
Winarsih, I., dan N. L. Adhyani. 2009. Analisis Periode Ulang Hujan Maksimum Dengan Berbagai Metode (Return Period Analyze Maximum Rainfall With Three Method). Agromet, 23(2): 76-92.
Authors
Copyright (c) 2023 Tuti Herawati, Agus Susatya, Damres Uker, Bieng Brata, M. Faiz Barchia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in Naturalis agrees to the following terms:
Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal. The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).
Submission of a manuscript implies that the submitted work has not been published before (except as part of a thesis or report, or abstract); that it is not under consideration for publication elsewhere; that its publication has been approved by all co-authors. If and when the manuscript is accepted for publication, the author(s) still hold the copyright and retain publishing rights without restrictions. Authors or others are allowed to multiply an article as long as not for commercial purposes. For the new invention, authors are suggested to manage its patent before published. The license type is CC-BY-SA 4.0.
Naturalis is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.