Evaluasi Pengembangan Usaha Sapi Bali Di Perkebunan Kelapa Sawit (Studi Kasus di Tiga Kabupaten Mukomuko)

Cahyardi Ricky Kurniawan (1) , Urip Santoso (2) , Yosi Fenita (3) , Irma Badarina (4) , Nurmeiliasari Nurmeiliasari (5)
(1) a:1:{s:5:"en_US";s:82:"Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Alam Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu";} , Indonesia
(2) Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Alam Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, Jl. WR. Supratman, Kandang Limun, Bengkulu 38371, Indonesia , Indonesia
(3) Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, Jl. WR. Supratman, Kandang Limun, Bengkulu 38371, Indonesia , Indonesia
(4) Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, Jalan WR. Supratman, Kandang Limun, Bengkulu 38371, Indonesia , Indonesia
(5) Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, Jalan WR. Supratman, Kandang Limun, Bengkulu 38371, Indonesia , Indonesia

Abstract


Cattle-plant integration is a farming model that implements a mutually beneficial synergy between farming and livestock. The research entitled "Evaluation of Bali Cattle Business Development in oil palm plantations" (Case Study in three sub-district Mukomuko Regency) was carried out exploratory with the aim of evaluating the potential for developing Bali cattle business in oil palm plantations in Mukomuko Regency and formulating a strategy for developing Bali cattle farming business. This study uses a qualitative descriptive method to record, describe and interpret the plans programs of the Mukomuko regency government to support the realization of the integration of oil palm cattle. The data processing and analysis method used is a strategic management concept approach, namely IFE and EFE analysis, SWOT matrix, and IE matrix. The results of the evaluation of the development of the Bali cattle farming business in Mukomuko district show the prospect of developing an integrated Bali cattle farming business with oil palm in terms of geographical aspects, population conditions and the condition of Bali cattle farming. The IFE matrix shows a score of 2.43 and the EFE matrix gets a score of 2.59. Based on the IE matrix, the integration effort of Bali cattle – oil palm is in quadrant V which shows the conditions to be maintained and maintained (hold and maintain). Several alternative strategies were selected based on the priorities that can be offered based on the SWOT matrix analysis tool, IE matrix and linear programming (from the operational side) namely conducting market penetration / product development, improving cattle rearing techniques, developing a program to improve the cattle-oil palm integration business on a business scale more efficient use of cow waste for biogas production and alternative energy sources, recruiting professional human resources in the field of animal husbandry and animal health Maximizing the productivity capacity of Bali cattle and oil palm plantations, implementing five cultivation businesses, maximizing the use of grass around oil palm plantations as a source of animal feed.




Keywords: Bali Cattle, Integration,  Kuadran V, Oil Palm, SWOT


Full text article

Generated from XML file

References

Abadi M, S., A. Taridala, & L. O. Nafiu. 2016. Strategi Pengembangan agribisnis ayam ras petelur pada CV Bintani poultry shop kendari. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, 3( 3): 20-31.
Ahmad, S. N., & A. N. Sariffudin. 2019. Pengaruh integrasi ternak sapi dengan kelapa sawit terhadap produktivitas sapi dan kelapa sawit. J Peternak Nusantara, 5(1):43-50.
Antus, M. Y., & M. A. Pagala. 2021. Potensi Usaha Ternak Sapi Bali Terintegrasi Perkebunan Kelapa Sawit Di Kecamatan Wiwirano Kabupaten Konawe Utara. Jurnal Peternakan Lokal, 3(1), 1-8.
Bamualim A., A. Thalib, Y. M. Anggraeni, & Maryono. 2008. Teknologi peternakan sapi potong berwawasan lingkungan. Wartazoa, 18(3):149-156.
Bamualim, A. M., F. Madarisa., Y. Pendra., E. Mawardi, & Asmak. 2015. Kajian inovasi integrasi tanaman – ternak melalui pemanfaatan hasil ikutan tanaman sawit untuk meningkatkan produksi sapi lokal Sumatera Barat. J Peternak Indones, 17(2):83-93.
Batubara, L. P. 2003. Potensi integrasi peternakan dengan perkebunan kelapa sawit sebagai simpul agribisnis ruminan. Wartazoa, 13(3), 83-91.
Dahono, I. Nuristina, O. Ekalinda, Agussalim, & T. Hidayat. 2019. Model pertanian bioindustri berbasis integrasi sawit-sapi di Provinsi Riau. J Dinamika Pertan. Ed khusus:9-18.
David, F. R. 2011. Strategic management concepts and cases. Prentice hall.
Diwyanto, K., & A. Priyanti. 2005. Prospek pengembangan ternak pola integrasi berbasis sumber daya lokal. Makalah disampaikan pada Workshop Pengembangan Sistem Integrasi Sawit-Sapi, Banjarbaru, 22−23 Agustus 2005.
Diwyanto, K., D. Sitompul., I. Manti., I. W. Mathius, & Soentoro. 2004. Pengkajian pengembangan usaha sistem integrasi kelapa sawit-sapi. Prosiding Lokakarya Nasional Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi, Bengkulu, 9−10 September 2003. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Pemerintah Provinsi Bengkulu, dan PT Agricinal.
Gabdo, B. H., & A. Ismail. 2013. Analysis of the benefits of livestock to oil palm in an integrated system: evidence from selected districts in Johor, Malaysia. Journal of Agricultural Science (Toronto), 5(12): 47-55.
Ginting, S.P. 2011. Optimalisasi Pemanfaatan Hasil Samping Kelapa Sawit Sebagai Pakan Ruminansia. Di dalam: Diwyanto K, Setiadi B, Puastuti W, (Ed). Sistem Integrasi Tanaman- Ternak. Bogor: Puslibangnak. Hlm 30-51.
Gunawan, & A. Sulastiyah. 2010. Pengembangan usaha peternakan sapi melalui pola integrasi tanaman ternak dan pembangunan kawasan peternakan. J Ilmu-Ilmu Pertanian, 6(2):157 – 168.
Handaka, A. H., & T. Alamsyah. 2009. Perspektif pengembangan mekanisasi pertanian dalam sistem integrasi ternak–tanaman berbasis sawit, padi, dan kakao. In Prosiding Workshop Nasional Dinamika dan Keragaan Sistem Integrasi Ternak-Tanaman. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Bogor.
Hidayat, Z., R. Priyanto, H. Nuraini, & L. Abdullah. 2021. Status Nutrisi Dan Kinerja Reproduksi Indukan Sapi Bali Pada Peternakan Rakyat Dengan Sistem Integrasi Sawit-Sapi. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 24(2): 247-261.
Ilham N., Saptana, A. Purwoto, Y. Supriyatna, & T. Nurasa. 2015. Kajian pengembangan industri peternakan mendukung peningkatan produksi daging. Laporan akhir tahun 2015. No. Kegiatan PSEKP/201 51803.009.001.011D, Rangkuman eksekutif [Internet]. [Diunduh 2017 Jul 11]. Tersedia dari: http://pse.litbang.pertanian.go.id/ ind/pdffiles/LHP_ILH_2015.pdf
Ilham, N, A. Fuadi, Noviati, T. Senoaji, Khairunas, F. Firmana, V. Fitrina, R. Suminar, F. Diyanti, & Nardi. 2016. Kajian sistem pertanian terpadu pola integrasi sawit-sapi mendukung pengembangan kawasan pertanian. Jakarta (ID): Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian.
Ilham, N., & H. P. Saliem. 2011. Kelayakan finansial sistem integrasi sawit-sapi melalui program kredit usaha pembibitan sapi. Analisis Kebijakan Pertanian, 9(4):349- 369.
Indrayani, I., J. Hellyward, & Y. Alveni. 2017. Daya dukung tanaman sawit dan hasil ikutan limbah pengolahan sawit sebagai pakan ternak sapi potong di Sumatera Barat. Pastura: Journal of Tropical Forage Science.
Isbandi. 2003. Integrasi tanaman ternak di lahan pasang surut: potensi, kendala, dan alternatif pemecahannya. Wartazoa: Bul Ilmu Peternak. Indonesia. 13(2):74-82.
Karim, K., T. Hidayanto, K. Kamaliyah, & M. F. Arrasyid. 2019. Bimbingan pembuatan soal berorientasi HOTS bagi guru peserta MGMP matematika SMP Kabupaten Banjar. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2): 100-105.
Kuncoro. 2010. Analisis Perumusan Strategi Bisnis pada PT Samudera Nusantara Logstrindo. Binus Business Review, 1(1): 169- 184.
Mahendri, I. G. A. P., & D. Sisriyenni. 2020. Pengembangan integrasi sapi-kelapa sawit untuk meningkatkan taraf hidup petani kecil di Riau, Indonesia. J Ris Agribis Peternak, 5(2):1-11.
Mathius, I. W. 2008. Pengembangan sapi potong berbasis industri kelapa sawit. Pengembangan Inovasi Pertanian 1(2): 206−224.
Mathius, I. W., & A. P. Sinurat, D. P. Tresnawati, & B. P. Manurung. 2007. Suatu kajian pakan siap saji berbasis produk samping industri kelapa sawit untuk sapi bunting. http://Puslitpetra.ac.id/Puslit/Journals (online). Diakses pada 27 September 2018
Nur, T. M., C. Fadli, & H. Satriawan. 2018. Analisis potensi integrasi kelapa sawit-ternak sapi di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 4(2): 69-80.
Permatasari, Hamid, & Wilopo. 2015. Penentuan strategi bisnis manajemen hotel dalam menghadapi persaingan (Studi Kasus di Quds Royal Hotel Surabaya). E-journal, 27(1): 1-8.
Priyono, M., I. Shiddieq, D. Widiyantono, & Zulfanita. 2015. Hubungan kausal antara tingkat penguasaan teknologi, dukungan kelembagaan, dan peran penyuluh terhadap adopsi integrasi ternak-tanaman. Inform Pertan, 24(2):141 – 148.
Ramadhan. 2013. Analisis SWOT sebagai landasan dalam menentuhkan strategi pemasaran. Tesis. Universitas Sumatra Utara. Padang
Rangkuti, F. 2006. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Rusman., R., A. Fitri, Hamdana, & A. Sanusi. 2020. Strategi pengembangan usaha ternak sapi potong di Kecamatan Lau Kabupaten Maros. JBMI (Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Informatika) 17.2: 120-129.
Saifuddin, S., & F. Suryadi 2017. Integration of oil palm and cattle for post conflict sustainable development international. J Humanit Soc Sci. 7(6):116-121.
Sani, L. A., L. M. Munadi., M. R. Yosmi Antus., M. A. Pagala, & H. A. Hadini. 2021. Potensi Usaha Ternak Sapi Bali Terintegrasi Perkebunan Kelapa Sawit Di Kecamatan Wiwirano Kabupaten Kofsyamsunawe Utara.
Setiawan, B. D., & Y.S. Nur. 2019. Evaluasi sistem manajemen usaha pembibitan sapi bali terintegrasi dengan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 7(3), 276-286.
Simanjuntak, A., R. R. Lahay, & R. Purba. 2013. Respon pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.) terhadap pemberian pupuk NPK dan kompos kulit buah kopi. Agroekoteknologi, 1(3).
Suhaema, E. 2014. Analisis Wlayah untuk Pengembangan Sapi Potong. IPB: Bogor.
Sumartono, E., & Y. Astria. 2019. Strategi Nafkah Petani Sawit Di Desa Penarik Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko. MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal), 1.2: 80-95.
Umar, S. 2009. Potensi perkebunan kelapa sawit sebagai pusat pengembangan sapi potong dalam merevitalisasi dan mengakselerasi pembangunan peternakan berkelanjutan. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Reproduksi Ternak pada Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan.
Utomo, B. N., & E. Widjaja. 2013. Pengembangan sapi potong berbasis industri perkebunan kelapa sawit.
Wheelen, T. L., & J. D. Hunger. 2003. Manajemen Strategis. Andi Offset, Yogyakarta.
Yulianso, P. 2021. Analisis Dinamika Populasi Ternak Sapi Yang Dipelihara Secara Ekstensif Pada Perkebunan Kelapa Sawit di Kecamatan Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi (Doctoral dissertation, Universitas Jambi).
Yusdja, Y., & N. Ilham. 2004. Tinjauan kebijakan pengembangan agribisnis sapipotong. Anal Kebijak Pertan., 2(2):167−182.

Authors

Cahyardi Ricky Kurniawan
cahyardirk@gmail.com (Primary Contact)
Urip Santoso
Yosi Fenita
Irma Badarina
Nurmeiliasari Nurmeiliasari
Kurniawan, C. R., Santoso, U., Fenita, Y., Badarina, I., & Nurmeiliasari , N. (2024). Evaluasi Pengembangan Usaha Sapi Bali Di Perkebunan Kelapa Sawit (Studi Kasus di Tiga Kabupaten Mukomuko). Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 13(1), 22–31. https://doi.org/10.31186/naturalis.13.1.33376

Article Details