Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan game edukasi berbasis Android dengan pendekatan Digital Game-Based Learning (DGBL) sebagai media pembelajaran huruf hijaiyah bagi anak tunarungu. Anak tunarungu menghadapi kendala dalam memahami materi berbasis audio seperti huruf hijaiyah yang umumnya diajarkan secara konvensional. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan visual dan interaktif yang mampu meningkatkan minat dan pemahaman mereka terhadap huruf hijaiyah. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE yang mencakup tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Aplikasi dikembangkan dengan materi huruf hijaiyah berdasarkan Iqra As’ad Humam, dilengkapi visual bahasa isyarat, dan diuji pada siswa tunarungu di Yayasan Dharma Bhakti Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta usability testing dengan metode SUS. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman huruf hijaiyah pada siswa setelah menggunakan aplikasi, dengan nilai kelayakan media mencapai 88% dari ahli media dan 92% dari ahli materi. Dengan demikian, game edukasi berbasis DGBL ini layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk anak tunarungu.


Kata Kunci: Game Edukasi, digital game-based learning, huruf hijaiyah, anak tunarungu, ADDIE

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Rahmadani, I. A., Andreswari, D., & Ernawati, E. (2026). PENERAPAN DIGITAL GAME BASED LEARNING PADA GAME EDUKASI BELAJAR HURUF HIJAIYAH UNTUK ANAK TUNARUNGU (Studi Kasus: Yayasan Dharma Bhakti Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu). Rekursif: Jurnal Informatika, 14(1), 11–24. https://doi.org/10.33369/rekursif.v14i1.46736