Main Article Content

Abstract

Infeksi luka dan ulkus diabetikum yang banyak disebabkan oleh Staphylococcus aureus dan Escherichia coli memerlukan alternatif terapi topikal yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sediaan nanoemulgel berbasis kombinasi ekstrak biji pinang (Areca catechu) dan bonggol nanas (Ananas comosus) serta mengevaluasi karakteristik fisikokimia dan aktivitas antibakterinya. Ekstrak biji pinang dan bonggol nanas diformulasikan dalam bentuk nanoemulgel dengan ukuran partikel rata-rata 26,2 nm dan nilai transmitansi sebesar 90,3%. Nanoemulsi kemudian diinkorporasikan ke dalam basis gel carbopol–kitosan, menghasilkan nanoemulgel yang stabil, homogen, memiliki pH sesuai topikal, dan daya sebar yang memenuhi kriteria farmasetika. Pengujian aktivitas antibakteri menunjukkan adanya daya hambat ang kuat hingga sangat kuat terhadap E. coli dan S. aureus, dengan efektivitas yang meningkat pada sediaan nanoemulsi meskipun menggunakan konsentrasi bahan aktif lebih rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa nanoemulgel kombinasi kedua ekstrak memiliki potensi signifikan sebagai sediaan topikal antibakteri untuk penatalaksanaan infeksi luka dan ulkus diabetikum.

Keywords

Antibakteri, biji pinang, bonggol nanas, nanoemulgel, ulkus diabetikum

Article Details

How to Cite
Meilyana, T. R. (2025). Aktivitas Antibakteri Nanoemulgel Kombinasi Ekstrak Biji Pinang dan Bonggol Nanas terhadap Bakteri Penyebab Infeksi Luka dan Ulkus Diabetikum. RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES, 5(2). https://doi.org/10.33369/rjna.v5i2.46251

References

  1. Firdaus NZ, Alda AA, Gunawan IS. Potensi Kandungan Biji Anggur dalam Mempercepat Penyembuhan Luka. J Penelit Perawat Prof. 2020;2(2):139–46.
  2. Imanto T, Prasetiawan R, Wikantyasning ER. Formulation and Characterization of Nanoemulgel Containing Aloe Vera L. Powder. J Farm Indones. 2019;16(1):28–37.
  3. Ekawati ER, Husnul Y SN, Herawati D. Identifikasi Kuman Pada Pus Dari Luka Infeksi Kulit. J SainHealth. 2018;2(1):31–5.
  4. Manaroinsong A, Abidjulu J, Siagian K V. Uji Daya Hambat Ekstrak Kulit Nanas (Ananas comosus L) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus secara In Vitro. Pharmacon J Ilm Farm. 2015;4(4):27–33.
  5. Indalifiany A, Malaka MH, Sahidin, Fristiohady A, Andriani R. Formulasi Dan Uji Stabilitas Fisik Nanoemulgel Formulation And Physical Stability Test Of Nanoemulgel Containing Petrosia Sp . J Farm Sains dan Prakt. 2021;7(3):321–31.
  6. Varilla C, Marcone M, Paiva L, Baptista J. Bromelain, a group of pineapple proteolytic complex enzymes (Ananas comosus) and their possible therapeutic and clinical effects. a summary. Foods. 2021;10(10):1–14.
  7. Chuacharoen T, Prasongsuk S, Sabliov CM. Effect of Surfactant Concentrations on Physicochemical Properties and Functionality of Curcumin Nanoemulsions Under Conditions Relevant to Commercial Utilization. Molecules. 2019;24(1):1–12.
  8. Redhita LA, Beandrade MU, Putri IK, Anindita R. Formulasi Dan Evaluasi Nanoemulsi Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Basilicum L.) Dengan Variasi Konsentrasi Tween 80. J Mitra Kesehat. 2022;4(2):80–91.
  9. Boudoukhani M, Yahoum MM, Ezzroug K, Toumi S, Lefnaoui S, Moulai-Mostefa N, et al. Formulation and Characterization of Double Emulsions W/O/W Stabilized by Two Natural Polymers with Two Manufacturing Processes (Comparative Study). ChemEngineering. 2024;8(2):1–21.
  10. Sephia RA, Rahayu MO, Adawiyah NR, Fatwa DN, Mursal ILP. Review Artikel : Analisis Karakteristik Dan Pengaplikasian Teknologi Nanopartikel Berdasarkan Klasifikasinya Pada Berbagai Jenis Terapi. J Ilm Wahana Pendidik. 2023;9 (18)(September):675–82.
  11. Panjaitan RS, Nizam, Sumantri. Antibacterial Activity of 96% Ethanolic Extract of Ulva reticulata Against Staphylococcus aureus, Escherichia coli, and Pseudomonas aeruginosa. Indones J Pharm Res [Internet]. 2022;2(1):13–9. Available from: www.jurnal.umsb.ac.id/index.php/IJPR
  12. Emelda, Septiawan AN, Pratiwi DA. Formulasi Dan Uji Sifat Fisik Sediaan Gel Ekstrak Etanolik Ganggang Hijau (Ulva Lactuca Linn.). J Insa Farm Indones. 2021;3(2):167–86