Main Article Content
Abstract
Keywords: rubber sap, waste, compost fertilizer
Article Details
Copyright (c) 2018 Ernawati Simanjuntak, Prasetyo Prasetyo, Hartal Hartal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g. in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
References
- Anonim, 1999. Karet. Strategi Pemasaran Tahun 2000. Budidaya dan Pengolahan. Cetakan Keenam. Penebar Swadaya, Jakarta.
- BPS. 2010. Potensi pasar ekspor karet Indonesia. http://www.bps.go.id. (10 maret 2016).
- Balai Penelitian Sembawa. 2011. Sabtabina Usahatani Karet Rakyat. Balai Penelitian Sembawa Palembang. 55-62.
- Badan Pusat Statistik. 2016. Statistik Karet Indonesia. http//bps.go.id/ Diakses tanggal 9 Oktober 2016.
- Boerhendy, I dan K. Amypalupy. 2010. Optimalisasi produktivitas karet melalui penggunaan bahan tanam, pemeliharaan, eksploitasi, dan peremajaan tanaman. Jurnal Litbang Pertanian, 30 (1):27.
- Bahri S.2013. Pemanfaatan Limbah Padat Pabrik Crumb Rubber (Tatal) Pada Pembuatan Bahan Bakar Cair.Palembang:Baristand
- Cahyono, B. 2010. Cara Sukses Berkebun Karet. Cetakan Pertama. Jakarta : Pustaka Mina.
- Daud D.2012. Pemanfaatan Limbah Padat Industri Karet Remah Sebagai Bahan Tambahan Pada Pembuatan Kompon Karet. (diakses pada 8 November 2016).
- Departemen Pertanian. 2005. Penggunaan Pupuk Organik Bagi Lingkungan. http://database.deptan.go.id/bdspweb/f4freeframe.Asp. diakses 15 Maret 2016.
- Ditjenbun. 2013. Buku Statistik Karet (Rubber). Ditjenbun. Kementrian Pertanian. Doanload tanggal 9 Oktober 2016.
- Efendri E.2013.Pemanfaatan Limbah Padat Pabrik Crumb Rubber (Tatal) Pada Pembuatan Bahan Bakar Cair.Palembang:Baristand.
- Elly, N. 2006. Pengaruh pengembangan partikel karet terhadap depolimerasi lateks dengan reaksi reduksi oksidasi. Skripsi. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
- Food and Agriculture Organization of the United Nations. 1985. Manual on fertilizer distribution bulletin. FAO fertilizer and plant nutrition bulletin. 144 p
- Gunawan, E. 1970. Pengolahan Karet. Lembaga Pendidikan Perkebunan. Medan.
- Hadisuwito, S. 2011. Membuat Pupuk Kompos Cair. Jakarta. Indonesia: Agromedia Pustaka.
- Herman dan Goenadi. 1999. Manfaat dan prospek industri hayati di Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 18.(3):7-8.
- Munir, M., Moertinah, S, Sartamtama, 2003. Penelitian Pemanfaatan Limbah Padat Industri MSG untuk Pupuk Organik, Procceding Workshop Hasil Litbang Bidang Pengendalian Pencemaran, Balai Besar Kulit, Karet, Plastik, Yogyakarta.
- Munthe, H. Rudite, T. Istianto. 2006. Penggunaan Pupuk Organik pada Tanaman Karet menghasilkan. Balai Penelitian Sungai Putih Pusat Penelitian Karet Indonesia.
- Nazarudin, dan F.B Paiman. 1998. Karet, Strategi Pemasaran Tahun 2000, Budidaya dan Pengolahan. Penebar Swadaya. Jakarta.
- Nurkhollis. 2005. Pengaruh Pemupukan Nitrogen Dan Konsentrasi Etefon Terhadap Hasil Latek Karet. Fakultas Pertanian. Universita Bengkulu.
- Ompusunggu, M. 1991. Pengolahan Lateks Pekat. Sungei Putih : Balai Penelitian Perkebunan.
- Prasetyo. 1990. Pengaruh Etephon dan Ukuran Lilit Batang Terhadap Hasil serta Perkembangan Anatomi/Fisiologis Kulit Batang Dua Klon Karet. Disertai Dokter pada Universitas Gadjah Mada Yogyakarta: tidak diterbitrkan.
- Purbaya M., T.I. Sari., C.A. Saputri., M.T.Fajriaty. 2011. Pengaruh beberapa jenis bahan penggumpalan lateks dan dengan hubungannya dengan susut bobot kadar karet kering dan plastisitas. Prosiding Seminar Nasional AVOER ke-3, 26-27 Oktober 2011.
- Rusli dan Y. Ferry. 2013. Keragaan Awal 10 Klon Karet di Kenun Percobaan Pakuwon Sukabumi. Dimuat dalam Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, Desember 2013.
- Riwandi, M. Handayajaningsih, Hasanudin, 2012. Rekayasan Kualitas Kesuburan Tanah dengan Pupuk Kompos dan Aplikasinya terhadap Produksi Jagung Organik Laporan Hasil Penelitian Strategis Nasional Tahun ke 1, Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu Desember 2013.
- Setyamidjaja, D.1993. Karet. Yogyakarta : Kanisius
- Siregar T.H.S dan I. Suhendry. 2013. Budidaya dan Teknologi Karet. Penebar Swadaya. Jakarta.
- Spillane, J. 1989. Komoditi Karet. Cetakan Pertama. Yogyakarta : Kanisius.
- Sutardi. 1981. Tingkat keuntungan perusahaan perkebunan karet di Jawa. Risalah Penelitian RC Getas. Rubber Research Centre, Getas. Salatiga.
- Suriadikarta, D.A. dan R.D.M. Simanungkalit. 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Litbang sumberdaya Lahan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor.
- Suriatna, S. 1988. Pupuk Pemupukan. PT. Sarana. Jakarta.
- Surya, I. 2006. Teknologi Karet. Medan : Universitas Sumatera Utara.
- Syamsulbahri. 1996. Bercocok Tanam Tanaman Perkebunan Tahunan. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press
References
Anonim, 1999. Karet. Strategi Pemasaran Tahun 2000. Budidaya dan Pengolahan. Cetakan Keenam. Penebar Swadaya, Jakarta.
BPS. 2010. Potensi pasar ekspor karet Indonesia. http://www.bps.go.id. (10 maret 2016).
Balai Penelitian Sembawa. 2011. Sabtabina Usahatani Karet Rakyat. Balai Penelitian Sembawa Palembang. 55-62.
Badan Pusat Statistik. 2016. Statistik Karet Indonesia. http//bps.go.id/ Diakses tanggal 9 Oktober 2016.
Boerhendy, I dan K. Amypalupy. 2010. Optimalisasi produktivitas karet melalui penggunaan bahan tanam, pemeliharaan, eksploitasi, dan peremajaan tanaman. Jurnal Litbang Pertanian, 30 (1):27.
Bahri S.2013. Pemanfaatan Limbah Padat Pabrik Crumb Rubber (Tatal) Pada Pembuatan Bahan Bakar Cair.Palembang:Baristand
Cahyono, B. 2010. Cara Sukses Berkebun Karet. Cetakan Pertama. Jakarta : Pustaka Mina.
Daud D.2012. Pemanfaatan Limbah Padat Industri Karet Remah Sebagai Bahan Tambahan Pada Pembuatan Kompon Karet. (diakses pada 8 November 2016).
Departemen Pertanian. 2005. Penggunaan Pupuk Organik Bagi Lingkungan. http://database.deptan.go.id/bdspweb/f4freeframe.Asp. diakses 15 Maret 2016.
Ditjenbun. 2013. Buku Statistik Karet (Rubber). Ditjenbun. Kementrian Pertanian. Doanload tanggal 9 Oktober 2016.
Efendri E.2013.Pemanfaatan Limbah Padat Pabrik Crumb Rubber (Tatal) Pada Pembuatan Bahan Bakar Cair.Palembang:Baristand.
Elly, N. 2006. Pengaruh pengembangan partikel karet terhadap depolimerasi lateks dengan reaksi reduksi oksidasi. Skripsi. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Food and Agriculture Organization of the United Nations. 1985. Manual on fertilizer distribution bulletin. FAO fertilizer and plant nutrition bulletin. 144 p
Gunawan, E. 1970. Pengolahan Karet. Lembaga Pendidikan Perkebunan. Medan.
Hadisuwito, S. 2011. Membuat Pupuk Kompos Cair. Jakarta. Indonesia: Agromedia Pustaka.
Herman dan Goenadi. 1999. Manfaat dan prospek industri hayati di Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 18.(3):7-8.
Munir, M., Moertinah, S, Sartamtama, 2003. Penelitian Pemanfaatan Limbah Padat Industri MSG untuk Pupuk Organik, Procceding Workshop Hasil Litbang Bidang Pengendalian Pencemaran, Balai Besar Kulit, Karet, Plastik, Yogyakarta.
Munthe, H. Rudite, T. Istianto. 2006. Penggunaan Pupuk Organik pada Tanaman Karet menghasilkan. Balai Penelitian Sungai Putih Pusat Penelitian Karet Indonesia.
Nazarudin, dan F.B Paiman. 1998. Karet, Strategi Pemasaran Tahun 2000, Budidaya dan Pengolahan. Penebar Swadaya. Jakarta.
Nurkhollis. 2005. Pengaruh Pemupukan Nitrogen Dan Konsentrasi Etefon Terhadap Hasil Latek Karet. Fakultas Pertanian. Universita Bengkulu.
Ompusunggu, M. 1991. Pengolahan Lateks Pekat. Sungei Putih : Balai Penelitian Perkebunan.
Prasetyo. 1990. Pengaruh Etephon dan Ukuran Lilit Batang Terhadap Hasil serta Perkembangan Anatomi/Fisiologis Kulit Batang Dua Klon Karet. Disertai Dokter pada Universitas Gadjah Mada Yogyakarta: tidak diterbitrkan.
Purbaya M., T.I. Sari., C.A. Saputri., M.T.Fajriaty. 2011. Pengaruh beberapa jenis bahan penggumpalan lateks dan dengan hubungannya dengan susut bobot kadar karet kering dan plastisitas. Prosiding Seminar Nasional AVOER ke-3, 26-27 Oktober 2011.
Rusli dan Y. Ferry. 2013. Keragaan Awal 10 Klon Karet di Kenun Percobaan Pakuwon Sukabumi. Dimuat dalam Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, Desember 2013.
Riwandi, M. Handayajaningsih, Hasanudin, 2012. Rekayasan Kualitas Kesuburan Tanah dengan Pupuk Kompos dan Aplikasinya terhadap Produksi Jagung Organik Laporan Hasil Penelitian Strategis Nasional Tahun ke 1, Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu Desember 2013.
Setyamidjaja, D.1993. Karet. Yogyakarta : Kanisius
Siregar T.H.S dan I. Suhendry. 2013. Budidaya dan Teknologi Karet. Penebar Swadaya. Jakarta.
Spillane, J. 1989. Komoditi Karet. Cetakan Pertama. Yogyakarta : Kanisius.
Sutardi. 1981. Tingkat keuntungan perusahaan perkebunan karet di Jawa. Risalah Penelitian RC Getas. Rubber Research Centre, Getas. Salatiga.
Suriadikarta, D.A. dan R.D.M. Simanungkalit. 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Litbang sumberdaya Lahan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor.
Suriatna, S. 1988. Pupuk Pemupukan. PT. Sarana. Jakarta.
Surya, I. 2006. Teknologi Karet. Medan : Universitas Sumatera Utara.
Syamsulbahri. 1996. Bercocok Tanam Tanaman Perkebunan Tahunan. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press