Isi Artikel Utama

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor yang menyebabkan fenomena pakaian thrifting di Bengkulu meningkat. Keputusan pembelian pakaian oleh konsumen dipengaruhi banyak faktor seperti faktor internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor internal adalah gaya hidup dimana seseorang selalu ingin terlihat fashionable sehingga mempengaruhi konsumen membeli pakaian thrifting. Faktor eksternal seperti harga murah, kualitas produk baik meskipun bekas merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian. Metode analisis yang digunakan adalah non probability sampling yakni purposive sampling. Analisis hipotesis menggunakan regresi linier berganda. Unit analisis adalah mahasiswa di Bengkulu. Kuesioner yang dapat diolah sebanyak 147. Hasil penelitian menemukan bahwa gaya hidup, harga dan kualitas produk berpengaruh pada keputusan pembelian pakaian thrifting. Semakin baik kualitas produk, gaya hidup seseorang yang fashion serta harga yang terjangkau maka akan meningkatkan keputusan pembelian pakaian thrifting  

Rincian Artikel

Biografi Penulis

Afrima Widanti, Universitas Bengkulu

Department of Management

Ilsya Hayadi, Universitas Bengkulu

Prodi Manajemen

Febzi Fiona, Universitas Bengkulu

Prodi Manajemen

Cara Mengutip
Widanti, A., Ilsya Hayadi, & Febzi Fiona. (2023). FENOMENA BAJU THRIFT PADA MAHASISWA DI BENGKULU. Management Insight: Jurnal Ilmiah Manajemen, 18(1). Diambil dari https://ejournal.unib.ac.id/Insight/article/view/26765