PEMENUHAN KEBUTUHAN HIDUP RUMAH TANGGA PETANI MISKIN (Studi Kasus pada Petani Penggarap di Dusun II Talang Watas Desa Muara Langkap Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang)

Yeni Lestari(1), Sri Hartati(2), Heni Nopianti(3),
(1) , Indonesia
(2) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bengkulu, Indonesia
(3) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bengkulu, Indonesia

Abstract


Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui strategi apa saja yang diambil untuk pemenuhan kebutuhan pokok keluarga petani penggarap miskin pada saat menunggu masa panen di Dusun II Talang Watas, Desa Muara Langkap, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk menambah pengetahuan dan memberikan informasi mengenai masalah kelangsungan hidup petani penggarap miskin, baik dari tingkat provinsi sampai ke daerah. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik analisa data deskriptif kualitatif secara spesifik lebih diarahkan pada penggunaan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan pengamatan, wawancara, serta dokumentasi. Sumber data diperoleh secara primer dan sekunder. Informan yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 5 orang petani penggarap kopi.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dalam pemenuhan kebutuhan hidup kondisi awal dari petani penggarap tersebut memang sudah miskin, tingkat pendapatan masyarakat yang sangat rendah, kemudian tingkat pendidikan petani penggarap yang rendah juga di mana mayoritas petani penggarap hanya tamatan SD sederajat. Dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga yaitu dengan cara pembagian tenaga kerja, hal itu untuk menyikapi kebutuhan pokok keluarga yang setiap harinya selalu bertambah. Selain itu, penghematan pengeluaran dengan cara melakukan pola diversifikasi tanaman, seperti menanam berbagai tanaman yang bisa dikonsumsi sendiri untuk rumah tangganya ataupun untuk dijual ke pasar dan menghasilkan tambahan pendapatan. Selain itu juga mengelola biaya pengeluaran setiap hari seminimal mungkin, agar bisa tercukupi semua kebutuhan rumah tangga. Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan diambil dari hasil panen kebun kopi yang informan sisihkan. Untuk kebutuhan kesehatan informan berobat ke bidan desa yang ada di Dusun I, sedangkan jika hanya penyakit ringan informan cukup membeli obat di warung. Untuk biaya berobat diambil dari uang tabungan yang ada ataupun berhutang kepada kerabat dekat.

 

Kata Kunci: Strategi, Petani Penggarap, Masalah Kebutuhan Hidup

Full Text:

PDF

References


Afidah, Siti. 2004. Strategi Kelangsungan Ekonomi Rumah Tangga Petani Transmigran (Studi kasus Desa Harapan Makmur Kec. Talang Empat Kab. Bengkulu Utara). Skripsi. Bengkulu: Universitas Bengkulu.

Arwani, Marwan. 1998. Strategi Kelangsungan Ekonomi Rumah Tangga Petani Miskin Berekosistem Lahan Kering dan Persawahan Bengkulu. Laporan Penelitian, FISIP UNIB.

Black, A. James dan Champion, J. Dean. 2001. Metode dan Masalah Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Ritzer, George. 2003. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. Diterjemahkan Oleh Alimandan. Jakarta: Rajawali Pers.

Septiarti, Wisni S. 1995. Strategi Kelangsungan Hidup Petani Miskin Berlahan Kering. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.




DOI: https://doi.org/10.33369/jsn.2.2.94-103

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Yeni Lestari, Sri Hartati, Heni Nopianti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Location of Jurnal Sosiologi Nusantara Secretariat:

Department of Sociology, Faculty of Politic And Social Science, University of Bengkulu, Indonesia

Jalan WR Supratman No 38 A, Kandang Limun, Bengkulu, Kode Pos 38371 A, Indonesia

      

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.