Ekranisasi Cerpen ke Film Pendek: Alternatif Pembelajaran Kolaboratif di Perguruan Tinggi

Jafar Fakhrurozi(1), Qadhli Jafar Adrian(2),
(1) Universitas Teknokrat Indonesia, Indonesia
(2) Universitas Teknokrat Indonesia, Indonesia

Abstract


Dunia perfilman Indonesia saat ini mulai diramaikan dengan film-film yang ceritanya mengadaptasi karya sastra. Hingga tahun 2017, ada 42 judul novel yang diangkat menjadi film (Praharwati dkk., 2017). Film-film tersebut dikenal dengan istilah ekranisasi. Menurut Eneste (1991:11), ekranisasi adalah pelayarputihan atau pemindahan/pengangkatan sebuah novel ke dalam film). Dengan banyaknya film ekranisasi, pembelajaran sastra terutama pembelajaran apresiasi sastra dapat lebih ditingkatkan. Film hasil ekranisasi dapat dijadikan sebagai bahan dan media pembelajaran yang menarik bagi mahasiswa.

Kata kunci: ekranisasi, cerpen, film pendek, pembelajaran kolaboratif

Ekranisasi

References


Aji, P. S. & Suparman. (2013). Pengaruh Media Pembelajaran menggunakan Macromedia Flash 8 Pokok Bahasan Internet Pada Mata Pelajaran TIK terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI IPA SMA N 6 Purworejo. Jurnal Pendidikan Teknik Informatika, 1(1).1-4

Ardianto, DT. (2014). Dari Novel ke Film: Kajian Teori Adaptasi sebagai Pendekatan dalam Penciptaan Film. Panggung, 24(1). http://dx.doi.org/10.26742/panggung.v24i1.101

Arsyad, A. (2009). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada Rineka Cipta.

Eneste, P. (1991). Novel dan Film. Flores: Nusa Indah.

Handayani, M. A. (2006). Studi Peran Film dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 11(2). 176-186.

Hutcheon, L. (2006). A Theory of Adaptation. New York: Taylor and Francis Group, Roudledge.

Kurniawan, I. (2017). “Ekranisasi, Transformasi, dan Alih Wahana.” Artikel. Padang: Universitas Negeri Padang.

Noermanzah, N., Abid, S., & Septaria, S. (2018). Improving the Ability of Writing a Narrative Charge by Using Animated Images Media Student Class V.B SD Negeri 17 Lubuklinggau. BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 17(2), doi:10.21009/bahtera.172.9

Nugroho, F. (2007). Cara Pinter Bikin Film Dokumenter. Yogyakarta: Galang Press.

Nurgiyantoro, B. (2018). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Praharwati, dkk. (2017). Ekranisasi Sastra: Apresiasi Penikmat Sastra Alih Wahana”. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah. Buletin Al-Turas, Mimbar Sejarah, Sastra, Budaya, dan Agama, ISSN 0853-1692.

Rudiyanto, F., Darmawan, A., & Jupriono, D. (2015). Film Deathnote the First Name Karya Tsugumi Ohba dalam Perspektif Semiotika Charles Sanders Peirce. Representamen, 1(1).

Setiantono, H.A B. (2015). “Perancangan dan Penciptaan Film Pendek “Liebestod”. Tugas Akhir. Karya Seni. Yogyakarta: Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta.

Suratno. (2013). “Penanaman Nilai Kerjasama untuk Membentuk Kompetensi Mahasiswa dalam Perspeksi Pembelajaran Kolaboratif. Pidato Pengukuhan Guru Besar dalam Bidang Penelitian dan Evaluasi Pendidikan pada FKIP Univ. Lambung Mangkurat 11 Mei 2013. Banjarmasin.

Suseno. (2017). “Filmisasi Karya Sastra Indonesia: Kajian Ekranisasi pada Cerpen dan Film "Tentang Dia", Artikel. Semarang: Program Studi Bahasa Sastra Indonesia, FBS Universitas Negeri Semarang.


Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Bahasa Indonesia Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.