Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi akomodasi dan adaptasi komunikasi lintas budaya mahasiswa perantau di Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Banjarmasin. Mahasiswa perantau menghadapi tantangan berupa perbedaan bahasa, norma sosial, dan ekspresi nonverbal yang dapat menimbulkan culture shock. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap delapan mahasiswa perantau, observasi terhadap interaksi mereka, serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikankesimpulan.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perantau menggunakan strategi akomodasi berupa konvergensi (penyesuaian bahasa dan perilaku dengan budaya Banjar) dan divergensi selektif (pemertahanan identitas budaya asal). Strategi adaptasi mencakup aspek kognitif (pemahaman nilai budaya Banjar), afektif (pengelolaan emosi dalam interaksi), dan perilaku (penyesuaian kebiasaan komunikasi). Hambatan komunikasi yang dihadapi meliputi perbedaan logat, ekspresi nonverbal, serta stereotip budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi lintas budaya yang tepat dapat membantu mahasiswa perantau beradaptasi secara lebih efektif.


Kata Kunci: komunikasi lintas budaya; strategi akomodasi; adaptasi budaya; mahasiswa perantau; UNISKA Banjarmasin.

Article Details

How to Cite
Supian Ansory , M., Dwi Novianti, L., & Dwi Ayuni, R. (2026). STRATEGI AKOMODASI DAN ADAPTASI DALAM KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA: (STUDI KASUS MAHASISWA PERANTAU DI UNISKA BANJARMASIN . Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial Dan Humaniora, 9(2), 142–151. https://doi.org/10.33369/jkaganga.9.2.142-151