Kemampuan Mahasiswa dalam Membuktikan Teorema pada Pelabelan Graceful Graph A- Bintang

Penulis

  • Hari Sumardi Universitas Bengkulu
  • Agus Susanta Universitas Bengkulu
  • Teddy Alfra Siagian Pendidikan Matematika Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.33369/jpmr.v7i1.19777

Kata Kunci:

Kemampuan, Pembuktian, Graph A-bintang, Pelabelan graceful

Abstrak

Abstrak

Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan mahasiswa dalam membuktikan teorema pada pelabelan graceful pada graph A-Bintang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan analisis kualitatif. Dari hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pada indikator melabelkan verteks dan sisi sebanyak 3 orang (23,08%) dengan kriteria A, 2 orang (15,38%) dengan kriteria D, dan 8 orang (61,54%) dengan kriteria E. Pada indikator menggeneralisasi verteks ke dalam fungsi f sebanyak 2 orang (15,38%) dengan kriteria A, 4 orang (30,77%) dengan kriteria B, 1 orang (7,69%) dengan kriteria C, 5 orang (38,46%) dengan kriteria D, dan 1 orang (7,69%) dengan kriteria E. Pada indikator menggenaralisasi sisi ke dalam fungsi f' sebanyak 2 orang (15,38%) dengan kriteria A, 4 orang (30,77%) dengan kriteria B, 1 orang (7,69%) dengan kriteria C, 5 orang (38,46%) dengan kriteria D, dan 1 orang (7,69%) dengan kriteria E. Pada indikator mereduksi fungsi menjadi lebih sederhana sebanyak 6 orang (46,15%), 1 orang (7,68%) dengan kategori C, 5 orang (38,66%) dengan kategori D, 1 orang (7,69%) dengan kategori E. Pada indikator menuliskan argumen pada pembuktian sebanyak 2 orang (15,38%) dengan kriteria A, 7 orang (53,85%) dengan kriteria B, 1 orang (7,69%) dengan kategori D, dan 3 orang (23,08%) dengan kategori E.

Kata kunci :   Kemampuan, Pembuktian, Graph A-bintang, Pelabelan graceful

 

Abstract

The purposed of this research is to find out how the students' ability to prove the theorem on graceful labeling on A-Star graphs. The method used is a case study with qualitative analysis. From the results and discussion, it can be concluded that the indicators for labeling vertices and sides are 3 people (23.08%) with criteria A, 2 people (15.38%) with criteria D, and 8 people (61.54%) with criteria E. In the indicator of generalizing vertices into function f as many as 2 people (15.38%) with A criteria, 4 people (30.77%) with B criteria, 1 person (7.69%) with C criteria, 5 people (38 ,46%) with D criteria, and 1 person (7.69%) with E criteria. In the indicator generalizing the inward side of the function f' as many as 2 people (15.38%) with A criteria, 4 people (30.77%) ) with B criteria, 1 person (7.69%) with C criteria, 5 people (38.46%) with D criteria, and 1 person (7.69%) with E criteria. The indicators reduce the function to be simpler as much as 6 people (46.15%), 1 person (7.68%) with category C, 5 people (38.66%) with category D, 1 person (7.69%) with category E. proof as many as 2 people (15.38%) with criteria A, 7 people ng (53.85%) with criteria B, 1 person (7.69%) with category D, and 3 people (23.08%) with category E.

 

Keywords :    Ability, Proof, A-star graph, Graceful labeling

 

Referensi

Brualdi, R. A. (2010). Introductory Combinatorics (Fifth Edition). China Machine Press, China.

Huda, N., & Amri, Z. (2012). Pelabelan Graceful, Scolem Graceful Dan Pelabelan p Pada Graf H-Bintang Dan A-Bintang. Jurnal Matematika Murni dan Terapan, 6(2), 30-37

Hodds, M., Alcock, L., & Inglis, M. (2014). Self-explanation training improves proof comprehension. Journal for Research in Mathematics Education, 45(1), 62–101.

Kartika, E. D., & Yazidah, N. I. (2019). ANALISIS KEMAMPUAN PEMBUKTIAN MATEMATIS PADA MATAKULIAH ANALISIS REAL BERDASARKAN ADVERSITY QUOTIENT. Prima: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 152-157.

Knuth, E.J. (2002). Theachers’ Conception of Proof in the Context of Secondary School Mathematics. Journal of Mathematics Teacher Education 5: 61–88

Maarif, S. 2015. Pembelajaran Geometri Berbantuan Cabri 2 Plus (Panduan Praktis Mengembangkan Kemampuan Matematis). Bogor: In Media.

Maarif, S, Perbowo, K. S., Noto, M. S., & Harisman, Y. (2019). Obstacles in Constructing Geometrical Proofs of Mathematics-Teacher-Students Based on Boero’s Proving Model. Journal of Physics: Conference Series, 1315, 012043.

Otten, S., Gilbertson, N. J., Males, L. M., & Clark, D. L. (2014). The Mathematical Nature of Reasoning-and-Proving Opportunities in Geometry Textbooks. Mathematical Thinking and Learning, 16(1), 51–79.

Setiawan, Y. E. (2020). Analisis Kemampuan Siswa dalam Pembuktian Kesebangunan Dua Segitiga. Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,Vol.8, No.1, hal.23-38

Sevenhot, Sugeng.K.A., & Silaban, D.R., (2010). Pelabelan Skolem Graceful dan Pelabelan ? Pada Gabungan Dua Graf. Prosiding Seminar Nasional UNPAR, Bandung, hal MS 183- MS 191

Sudjana, N. & Ibrahim. (1992). Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru.

Sundawana, M. D., Dewi, I. L. K., & Noto, M.S. (2018). Kajian Kesulitan Belajar Mahasiswa Dalam Kemampuan Pembuktian Matematis Ditinjau Dari Aspek Epistemologi Pada Mata Kuliah Geometri Transformasi. INSPIRAMATIKA: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Matematika. 4(1), 13-26

Diterbitkan

2022-03-31

Cara Mengutip

Sumardi, H., Susanta, A., & Siagian, T. A. (2022). Kemampuan Mahasiswa dalam Membuktikan Teorema pada Pelabelan Graceful Graph A- Bintang. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 7(1), 35–43. https://doi.org/10.33369/jpmr.v7i1.19777

Terbitan

Bagian

Articles