Main Article Content
Abstract
Pemerintah saat ini sedang berupaya memajukan wilayah Danau Toba seiring dengan penetapan wilayah ini sebagai kawasan strategis pariwisata nasional. Upaya pemajuan dilakukan melalui berbagai program pengembangan dan pembangunan yang bermuara pada peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Masyarakat merupakan aspek utama dalam pengembangan dan pembangunan kawasan strategis pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa aktualisasi tujuan hidup masyarakat Batak Toba, yang merupakan bagian dari kearifan lokal sehingga dapat bermanfaat bagi kemajuan kawasan Danau Toba. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumen dan focus group discussion. Hasil penelitian menampilkan bahwa tujuan hidup merupakan motivasi masyarakat dalam berperilaku sekaligus menjadi modal dalam mewujudkan kemajuan. Strategi mewujudkan kemajuan diaktualisasikan masyarakat melalui berbagai strategi investasi, antara lain: biologis, ekonomi dan simbolik. Seiring dengan pembangunan yang begitu pesat di kawasan Danau Toba masyarakat diharapkan segera berbenah, agar dapat maju di berbagai bidang, sehingga dapat berkontribusi untuk pembangunan dan pengembangan yang berkelanjutan di kawasan Danau Toba. Kearifan lokal tujuan hidup masyarakat Batak Toba dapat menjadi modal utama masyarakat untuk berkontribusi dalam mewujudkan kemajuan di kawasan Danau Toba.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The Copyright noticeof the Jurnal Sosiologi Nusantara (JSN) is as follows :
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication of the work under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License. This license allows others to share the work provided they acknowledge the original work and its initial publication in this journal.
Authors may enter into separate and additional contracts for the non-exclusive distribution of the journal version of the work with acknowledgment of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online before and during the submission process, as this may stimulate productive exchange, as well as increase and accelerate citations of the published work.
• Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA)
Jurnal Sosiologi Nusantara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Dillistone. (2002). Daya Kekuatan Simbol (The Power Of Symbol). Kanisius.
Harahap, B. H., & Siahaan, H. M. (1987). Orientasi Nilai-Nilai Budaya Batak Suatu Pendekatan Terhadap Perilaku Batak Toba Dan Angkola-Mandiling. Sanggar Willem Iskandar.
Harahap, D. (2016). Implikasi Sistem Kekerabatan Dalihan Na Tolu (Studi Pada Keluarga Urban Muslim Batak Angkola Di Yogyakarta). Jurnal Religi: Jurnal Studi Agama-Agama, Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta, 12(1), 121–134.
Haryatmoko. (2016). Membongkar Rezim Kepastian Pemikiran Kristis Post Strukturalis. Pt. Kanisius.
Jamaludin, A. N. (2015). Sosiologi Perdesaan. Pustaka Setia.
Naibaho, M. (2019). Makna Simbol Pada Rumah Adat Etnik Batak Toba (Ruma Bolon) Di Kabupaten Samosir. In Jom Fisip (Vol. 6).
Nainggolan, T. (2014). Batak Toba Sejarah Dan Transformasi Religi. Bina Media Perintis.
Ritzer, G. (2004). Teori Sosiologi: Dari Teori Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Mutakhir Teori Sosial Postmodern. Kreasi Wacana.
Sedyawati, E. (2006). Budaya Indonesia (Kajian Arekologi, Seni Dan Sejarah). Pt. Raja Grafindo Persada.
Simanjuntak, B. A. (2009). Konflik Status Dan Kekuasaan Orang Batak Toba. Yayasan Obor Indonesia.
Simanjuntak, B. A. (2011). Pemikiran Tentang Batak: Setelah 150 Tahun Agama Kristen Di Sumatera Utara. Yayasan Obor Indonesia.
Simanjuntak, B. A. (2015). Arti Dan Fungsi Tanah Bagi Masyarakat Batak Toba, Karo, Simalungun (Edisi Pembaruan). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Siregar, R. A., Wiranegara, H. W., & Hermantoro, H. (2018). Pengembangan Kawasan Pariwisata Danau Toba, Kabupaten Toba Samosir. Tataloka, 20(2), 100. Https://Doi.Org/10.14710/Tataloka.20.2.100-112
References
Harahap, B. H., & Siahaan, H. M. (1987). Orientasi Nilai-Nilai Budaya Batak Suatu Pendekatan Terhadap Perilaku Batak Toba Dan Angkola-Mandiling. Sanggar Willem Iskandar.
Harahap, D. (2016). Implikasi Sistem Kekerabatan Dalihan Na Tolu (Studi Pada Keluarga Urban Muslim Batak Angkola Di Yogyakarta). Jurnal Religi: Jurnal Studi Agama-Agama, Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta, 12(1), 121–134.
Haryatmoko. (2016). Membongkar Rezim Kepastian Pemikiran Kristis Post Strukturalis. Pt. Kanisius.
Jamaludin, A. N. (2015). Sosiologi Perdesaan. Pustaka Setia.
Naibaho, M. (2019). Makna Simbol Pada Rumah Adat Etnik Batak Toba (Ruma Bolon) Di Kabupaten Samosir. In Jom Fisip (Vol. 6).
Nainggolan, T. (2014). Batak Toba Sejarah Dan Transformasi Religi. Bina Media Perintis.
Ritzer, G. (2004). Teori Sosiologi: Dari Teori Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Mutakhir Teori Sosial Postmodern. Kreasi Wacana.
Sedyawati, E. (2006). Budaya Indonesia (Kajian Arekologi, Seni Dan Sejarah). Pt. Raja Grafindo Persada.
Simanjuntak, B. A. (2009). Konflik Status Dan Kekuasaan Orang Batak Toba. Yayasan Obor Indonesia.
Simanjuntak, B. A. (2011). Pemikiran Tentang Batak: Setelah 150 Tahun Agama Kristen Di Sumatera Utara. Yayasan Obor Indonesia.
Simanjuntak, B. A. (2015). Arti Dan Fungsi Tanah Bagi Masyarakat Batak Toba, Karo, Simalungun (Edisi Pembaruan). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Siregar, R. A., Wiranegara, H. W., & Hermantoro, H. (2018). Pengembangan Kawasan Pariwisata Danau Toba, Kabupaten Toba Samosir. Tataloka, 20(2), 100. Https://Doi.Org/10.14710/Tataloka.20.2.100-112
