Main Article Content

Abstract

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangkan dan kelayakan media pembelajaran laboratorium virtual berbasis website pada materi suhu dan kalor kelas X TKJ SMKN 3 Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R & D) dengan metode 4D namun hanya sampai pada tahap 3D. Proses pengembangan terdiri dari tahap pendefinisian atau define, perancangan atau design, dan pengembangan atau develop. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran laboratorium virtual berbasis website ini dikategorikan sangat layak digunakan dengan kriteria  87,5%. Persentase tersebut merupakan rata-rata dari aspek format = 85,41% dengan kriteria sangat layak; aspek ilustrasi = 86,1% dengan kriteria sangat layak; aspek bahasa = 85,41% dengan kriteria sangat layak; dan aspek isi = 91,67% dengan kriteria  sangat layak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran laboratorium virtual berbasis website pada materi suhu dan kalor memenuhi kriteria dengan kualitas sangat layak sebagai salah satu media pembelajaran yang digunakan peserta didik kelas X SMKN 3 Kota Bengkulu.

 

Kata kunci: Pengembangan, laboratorium virtual, website, suhu dan kalor

 

ABSTRACT

 

The purpose of this research was to described development and appropriateness of virtual laboratory learning method based on website on temperature and heat theory class X TKJ SMKN 3 Kota Bengkulu. This research was research and developing ( R & D ) with 4D method has been modified to 3D. Development process consist of definiton phase or define, design phase or design,  and development or develope. Validation result indicated this virtual laboratory learning method based on website categorized very appropriate to use with criteria 87,5 %. That percentage was average from format aspect = 85,41% with criteria very appropriate; illustration aspect = 86,1% with criteria very appropriate; language aspect = 85,41% with criteria very appropriate; and content aspect = 91,67% with criteria very appropriate. Therefore can be concluded that virtual laboratory learning method based on website on temperature and heat theory fulfilled the criteria with very appropriate qualityas one of the learning method used by student class X TKJ SMKN 3 Kota Bengkulu.

 

Keyword: Development, virtual laboratories, websites, temperature and heat

Article Details

How to Cite
Riska, D., Mayub, A., & Medriati, R. (2022). Pengembangan Laboratorium Virtual Berbasis Website di Kelas X Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Jurnal Kumparan Fisika, 4(3), 193–202. https://doi.org/10.33369/jkf.4.3.193-202

References

  1. Suparwoto. Peran Pendidikan Fisika dalam Pengembangan Budaya. Yogyakarta: Publisher UNY; 2005.
  2. Kemendikbud. Dokumen Kurikulum 2013. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan; 2012. 1 p.
  3. Mundilarto. Penilaian Hasil Belajar Fisika. Yogyakarta: P2IS UNY; 2012.
  4. Hamalik O. No Title. Bandung: PT Alumni; 1986. 30–31 p.
  5. Depdiknas. Pendekatan Kontekstual. Jakarta: Depdiknas; 2002.
  6. Arsyad A. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada; 2013. 38–39 p.
  7. Swandi A, Hidayah S, Irsan. Pengembangan Media Pembelajaran Laboratorium Virtual untuk Mengatasi Miskonsepsi Pada Materi Fisika Inti di SMAN 1 Binamu , Jeneponto. J Fis Indones. 2014;XVIII(April):20–4.
  8. Nafrianti N, Supardi I, Erman. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan PhET pada Materi Listrik Dinamis untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. J Penelit Pendiidkan Sains. 2016;
  9. Djamarah, Zain. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta; 2006.
  10. Darmadi, Suharyanto. Pengembangan Website Dilengkapi Virtual Lab PhET Sebagai Media Meningkatkan Pemahaman Konsep Listrik Dinamis Pada Pembelajaran Fisika. UNY. 2015;
  11. Kusumaningsih Y., Iswahyudi, Susanti E. Pengembangan Model Laboratorium Virtual sebagai Solusi Keterbatasan Sumber Daya Pembelajaran. Pros Semin Nas Apl Sains Teknol (SNAST) ST AKPRIND. 2014;
  12. Rizal A, Adam RI, Susilawati. No Title. Pengemb Lab Virtual Fis Osilas. 2018;
  13. Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta; 2010.
  14. Hertanto E. Perbedaan Skala Likert Lima Skala dengan Modifikasi Skala Likert Empat Skala. Jakarta: Jurnal Metologi Penelitian September 2017; 2017.
  15. Ferrina Dwi Kurniasari, Qohar A. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBANTUAN KOMPUTER PADA MATERI RUANG DIMENSI TIGA UNTUK SISWA KELAS X SMA BILINGUAL. J Univeristas Negeri Malang [Internet]. 2013;1–10. Available from: https://docplayer.info/151957-Pengembangan-media-pembelajaran-matematika-berbantuan-komputer-pada-materi-ruang-dimensi-tiga-untuk-siswa-kelas-x-sma-bilingual.html
  16. Sugihartono. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press; 2012.
  17. Nilasari S. Jago Membuat Website Gratis & Cepat Secara Otodidak. Jakarta: Dunia Komputer; 2014.