Main Article Content

Abstract

ABSTRAK


 


Studi literatur menunjukkan bahwa ada konsep-konsep fisika dalam permainan tradisional yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran fisika. Konsep-konsep tersebut digali melalui penelitian deskriptif dan eksperimen. Penelitian ini menggali dan menganalisis konsep-konsep fisika pada permainan rakyat Bengkulu berbantuan video tracker terutama pada permainan kucing-kucing. Permainan kucing-kucing mirip permainan bekel. Hasil analisis Tracker video permainan kucing-kucing menunjukkan bahwa bola karet lebih mudah dan lebih baik digunakan dalam permainan. Selain itu, permainan lebih mudah saat mengambil 1 buah bebas daripada 3 buah bebas. Namun, untuk kondisi membuat buah menjadi putih atau hitam, tidak dapat ditentukan dikarenakan perbedaan kondisi buah. Terdapat konsep gerak vertikal ke atas dan jatuh bebas pada permainan kucing-kucing. Konsep tersebut dapat dikenalkan menggunakan permainan kucing-kucing secara dasar kepada siswa SMP dan lebih detail menggunakan aplikasi Tracker untuk siswa SMA dan mahasiswa melalui pendekatan Etno-STEM.


 


Kata  kunci—Konsep Fisika, Permainan Kucing-kucing, Tracker, Pembelajaran Fisika


 


ABSTRACT


 


Studi literatur menunjukkan bahwa ada konsep-konsep fisika dalam permainan tradisional yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran fisika. Konsep-konsep tersebut digali melalui penelitian deskriptif dan eksperimen. Penelitian ini menggali dan menganalisis konsep-konsep fisika pada permainan rakyat Bengkulu berbantuan video tracker terutama pada permainan kucing-kucing. Permainan kucing-kucing mirip permainan bekel. Hasil analisis Tracker video permainan kucing-kucing menunjukkan bahwa bola karet lebih mudah dan lebih baik digunakan dalam permainan. Selain itu, permainan lebih mudah saat mengambil 1 buah bebas daripada 3 buah bebas. Namun, untuk kondisi membuat buah menjadi putih atau hitam, tidak dapat ditentukan dikarenakan perbedaan kondisi buah. Terdapat konsep gerak vertikal ke atas dan jatuh bebas pada permainan kucing-kucing. Konsep tersebut dapat dikenalkan menggunakan permainan kucing-kucing secara dasar kepada siswa SMP dan lebih detail menggunakan aplikasi Tracker untuk siswa SMA dan mahasiswa melalui pendekatan Etno-STEM.


 


Keywords—Physics Concepts, Kucing-kucing Game, Tracker, Physics Learning

Keywords

Konsep Fisika Permainan Kucing-kucing Tracker Pembelajaran Fisika Konsep Fisika Permainan Kucing-kucing Tracker Pembelajaran Fisika

Article Details

How to Cite
Defianti, A., & Heriansyah, H. (2025). INTEGRASI PERMAINAN TRADISIONAL “KUCING-KUCING” DALAM PEMBELAJARAN FISIKA: KAJIAN DESKRIPTIF DAN EKSPERIMEN BERBANTUAN TRACKER. Jurnal Kumparan Fisika, 8(2), 51–60. https://doi.org/10.33369/jkf.8.2.51-60

References

  1. Amiruddin, M. Z. Bin. (2022). Eksplorasi Konsep Fisika pada Permainan Lempar Bola secara Vertikal dengan Bantuan Aplikasi Tracker. JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SAINS INDONESIA (JPPSI), 5(1), 60–67.
  2. Asra, A., Festiyed, Mufti, F., & Asrizal. (2021). Pembelajaran Fisika Mengintegrasikan Etnosains Permainan. KONSTAN: Jurnal Fisika Dan Pendidikan Fisika, 6(2), 66–73.
  3. Asrizal, A., Yohandri, Y., & Kamus, Z. (2018). Studi Hasil Pelatihan Analisis Video dan Tool Pemodelan Tracker pada Guru MGMP Fisika Kabupaten Agam. JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP), 2(1), 41–48. https://doi.org/10.24036/jep/vol2-iss1/84
  4. Astuti, I. A., & Bhakti, Y. B. (2021). Analisis Konsep Fisika pada Permainan Tradisional Gasing sebagai Bahan Ajar Fisika. Navigation Physics, 3(2), 74–79.
  5. Astuti, I. A. D., Bhakti, Y. B., & Sumarni, R. A. (2021). Identifikasi Budaya Menjemur Padi “MOE” di Lebak sebagai Sumber Belajar Berbasis Etnofisika. NUCLEUS, 2(1), 33–38.
  6. Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan. (2022a). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Fisika Fase E-Fase F Untuk SMA/MA/Program Paket C. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  7. Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan. (2022b). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Fase D. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  8. Fathurrohman, M. N. (2021). 29 Permainan Asli Khas Bengkulu yang Sudah Jarang Dimainkan. https://aturanpermainan.blogspot.com/2021/05/31-permainan-asli-khas-bengkulu-yang-sudah-jarang-dimainkan.html
  9. Isnaniah, N., & Masniah. (2022). Pembelajaran Fisika Berbasis Etno-STEM melalui Permainan Tradisional Kalimantan Selatan. Al Kawnu: Science and Local Wisdom Journal, 2(1), 116–121.
  10. Lubis, B., Chalik, A. A., & Gushevinalti. (2013). Laporan Penelitian Hibah Bersaing Kolaborasi Media dalam Upaya Pelestarian Permainan Rakyat di Bengkulu.
  11. Makhmudah, N. L., Subiki, & Supeno. (2019). Pengembangan Modul Fisika Berbasis Kearifan Lokal Permainan Tradisional Kalimantan Tengah pada Materi Momentum dan Impuls. Jurnal Pembelajaran Fisika, 8(3), 181–186.
  12. Matsun, M., Sari, I. N., & Boisandi, B. (2020). Pengembangan Bahan Ajar Fisika pada Materi Pengukuran Berbasis Kearifan Lokal Kalimantan Barat. Jurnal Riset Dan Kajian Pendidikan Fisika, 7(2), 59–65. https://doi.org/10.12928/jrkpf.v7i2.17822
  13. Nurmasyitah, N., Virnalita, V., & Lubis, N. A. (2022). Kajian Etnofisika Konsep Gerak Parabola pada Permainan Tradisional Aceh “Geulengkue Teu Peu Poe”. Jurnal Pendidikan Fisika, 10(2), 245. https://doi.org/10.24127/jpf.v10i2.5217
  14. Priyani, N. E., & Nawawi. (2020). PEMBELAJARAN IPA BERBASIS ETHNO-STEM BERBANTU MIKROSKOP DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DI SEKOLAH PERBATASAN. WASIS: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(2), 99–104.
  15. Putra, R. E. (2022). Permainan Tradisional Mulai Hilang Seiring Perkembangan Zaman. https://rri.co.id/bengkulu/daerah/104075/permainan-tradisional-mulai-hilang-seiring-perkembangan-zaman
  16. Ristiawan, A. (2018). ANALISIS GERAK JATUH BEBAS DENGAN METODE VIDEO BASED LABORATORY (VBL) MENGGUNAKAN SOFTWARE TRACKER. JoTaLP: Journal of Teaching and Learning Physics, 3(2), 26–30. https://doi.org/10.15575/jtlp.v3i2.6556
  17. Rohmantika, N., & Kurniawan, E. S. (2021). Using of Ethno-STEM Based Teaching Materials to Increase the Creativity of Students in Learning Physics. Jurnal Geliga Sains: Jurnal Pendidikan Fisika, 9(2), 129–138. https://doi.org/10.31258/jgs.9.2.129-138
  18. Rumiati, R., Handayani, R. D., & Mahardika, I. K. (2021). Analisis Konsep Fisika Energi Mekanik pada Permainan Tradisional Egrang sebagai Bahan Pembelajaran Fisika. Jurnal Pendidikan Fisika, 9(2), 131–146. https://doi.org/10.24127/jpf.v9i2.3570
  19. Sartika, S. B., Efendi, N., & Wulandari, F. E. (2022). Efektivitas Pembelajaran IPA Berbasis Etno-STEM Dalam Melatihkan Keterampilan Berpikir Analisis. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 10(1), 1–9. http://journal.umpo.ac.id/index.php/dimensi/index
  20. Tim Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah. (1984). Permainan Rakyat Daerah Bengkulu. Direktorat Jendral Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
  21. Young, Hugh. D. (2012). College Physics (9th Edition). Addison-Wesley.
  22. Yusuf, M. (2017). Fisika Menyenangkan Dengan Permainan Tradisional. CV Pustaka Media Guru.