Main Article Content

Abstract

ABSTRAK


 


Proses pembelajaran merupakan kegiatan mengajar dan belajar yang dilakukan oleh guru dan peserta didik yang direncanakan dan dievaluasi dengan sistematis, sehingga tercapainya tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien. Dalam proses pembelajaran diperlukan pemahaman konsep agar peserta didik dapat memecahkan permasalahan yang ada. Pemahaman konsep yang kurang baik disebabkan karena siswa tidak memahami konsep yang telah dipelajarinya, sehingga mengalami kesulitan dalam memahami konsep baru. Salah satu materi yang sulit dipahami pada pembelajaran IPA adalah materi getaran dan gelombang. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran/profil pemahaman konsep peserta didik pada materi getaran dan gelombang di SMPN 11 Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif (descriptive research). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMPN 11 Kota Bengkulu dan Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMPN 11 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi instrumen penelitian, analisis instrumen dan analisis hasil tes. Hasil penelitian ini yaitu pemahaman konsep peserta didik siswa kelas IX SMP Negeri 11 Kota Bengkulu berada pada kategori sedang dengan persentase 33%. Dimana ada 17 siswa dengan persentase 7,6% siswa yang memiliki pemahaman konsep kategori tinggi. Sedangkan pada kategori sedang ada 144 siswa dengan persentase 64,6%. Serta ada 62 siswa yang memperoleh kategori rendah dengan persentase 27,8% artinya ada sebanyak 62 siswa belum memahami konsep getaran dan gelombang.


 


Kata Kunci : Analisis, Pemahaman Konsep, Getaran dan Gelombang


 


ABSTRACT


 


The learning process is a teaching and learning activity carried out by teachers and students which is planned and evaluated systematically, so that learning objectives are achieved effectively and efficiently. In the learning process, it is necessary to understand concepts so that students can solve existing problems. Poor understanding of concepts is caused by students not understanding the concepts they have studied, so they have difficulty understanding new concepts. One of the materials that is difficult to understand in science learning is vibrations and waves. The aim to be achieved in this research is to find out the picture/profile of students' understanding of concepts in vibration and wave material at SMPN 11 Bengkulu City. This research is a type of descriptive research. The population in this study were all students of SMPN 11 Bengkulu City and the sample for this research was all class IX students of SMPN 11 Bengkulu City. Data collection techniques include interviews, tests and documentation. Data analysis techniques include research instruments, instrument analysis and test result analysis. The results of this research are that students' understanding of concepts in class IX of SMP Negeri 11 Bengkulu City is in the medium category with a percentage of 33%. Where there are 17 students with a percentage of 7.6% of students who have a high category of concept understanding. Meanwhile, in the medium category there were 144 students with a percentage of 64.6%. And there were 62 students who received the low category with a percentage of 27.8%, meaning that 62 students did not understand the concept of vibrations and waves.


 


Keywords: Analysis, Understanding concepts, vibrations and waves

Keywords

nalisis Pemahaman Konsep Getaran dan Gelombang

Article Details

How to Cite
Triana, Y., Nursaadah, E., Uliyandari, M., Nirwana, N., & Defianti, A. (2025). ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP GETARAN DAN GELOMBANG SISWA SMPN 11 KOTA BENGKULU. Jurnal Kumparan Fisika, 8(2), 67–76. Retrieved from https://ejournal.unib.ac.id/kumparan_fisika/article/view/47734

References

  1. Anderson, L., & Krathwohl, D. (2015). Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
  2. Arikunto, S. (2018). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
  3. Azizah, Z., Taqwa, M. R. A., & Assalam, I. T. (2020). Analisis Pemahaman Konsep Fisika Peserta Didik Menggunakan Isntrumen Berbantukan Quizizz. Edu Sains Jurnal Pendidikan Sains & Matematika, 8(2), 1–11. https://doi.org/10.23971/eds.v8i2.1707
  4. Buyung, B., Wahyuni, R., & Mariyam, M. (2022). Faktor Penyebab Rendahnya Pemahaman Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Di Sd 14 Semperiuk a. Journal of Educational Review and Research, 5(1), 46. https://doi.org/10.26737/jerr.v5i1.3538
  5. Effendi, R. (2017). Konsep Revisi Taksonomi Bloom Dan Implementasinya Pada Pelajaran Matematika Smp. JIPMat, 2(1). https://doi.org/10.26877/jipmat.v2i1.1483
  6. Emi, A., & Nur, A. (2020). Roar: Solusi Peningkatan Pemahaman Konsep Pembelajaran. Sukabumi: CV Jejak, IKAPI.
  7. Fatimah, S. (2017). Analisis Pemahaman Konsep Ipa Berdasarkan Motivasi Belajar, Keterampilan Proses Sains, Kemampuan Multirepresentasi, Jenis Kelamin, Dan Latar Belakang Sekolah Mahasiswa Calon Guru Sd. Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 1(1), 57–70. https://doi.org/10.24036/jippsd.v1i1.7934
  8. Hamalik, O. (2003). Perencanaan pengajaran berdasarkan pendekatan sistem. Jakarta: Bumi Aksara.
  9. Hani, R., & Suwarma, I. R. (2018). Pertama dalam pembelajaran ipa berbasis stem. Jurnal Wahana Pendidikan Fisika, 3(1), 62–68.
  10. Haryati. (2017). Pengembangan Instrumen Penilaian Berbasis Kompetensi Pada Praktikum Pemrograman Web Di Smk.
  11. Liliawati, W., & Ramalis, T. R. (2008). Identifikasi Miskonsepsi Materi Ipba Di Sma Dengan Menggunakan Cri (Certainly of Respons Index) Dalam Upaya Perbaikan Urutan Pemberian Materi Ipba Pada Ktsp. Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 4, 156–168.
  12. Lukum, A. (2015). Evaluasi Program Pembelajaran Ipa Smp Menggunakan Model Countenance Stake. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 19(1), 25–37. https://doi.org/10.21831/pep.v19i1.4552
  13. Lusiana, R., Krisdiana, I., & Aisyah, S. (2018). Analisis Pemahaman Konsep Siswa Kelas VII Berdasarkan Taksonomi Bloom Ditinjau dari Kemampuan Kognitif. Jurnal Edukasi Matematika Dan Sains, 6(2), 60. https://doi.org/10.25273/jems.v6i2.5354
  14. Nurfadilah & Rochintaniawati. (2021). Analisis Miskonsepsi Materi Ekosistem Pada Siswa Kelas X. ISEJ: Indonesian Science Education Journal, 2(3), 151–157.
  15. Ormrod, & Ellis, J. (2009). Psikologi Pendidikan Membantu Siswa Tumbuh dan Berkembang (jilid 1). Jakarta : Erlangga.
  16. Saifuddin, A. (2018). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
  17. Sanjaya, W. (2006). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: kencana.
  18. Siregar, S. (2010). Statistika Deskriptif untuk Penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  19. Sugiyono. (2015). Metode penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Cetakan 21). Bandung:Alfabeta.
  20. Suroso. (2016). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Mengerjakan Soal. 3(1), 76–85.
  21. Winarni, & Widi, E. (2018). Teori dan Praktik Penelitian Kuantitatif Kualitatif Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Research And Development (R&D). Jakarta: Bumi Aksara.