Main Article Content

Abstract

Kegiatan ini merupakan bentuk pemanfaatan kulit kopi sebagai media tanam jamur tiram yang diangkat untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa khususnya kelompok tani di Desa Tebat Laut, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu dalam pengelolaan limbah pertanian yang dihasilkan dari perkebunan kopi secara optimal yang dikarenakan rendahnya IPTEK masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan memberikan IPTEK kepada kelompok tani di Desa Tebat Laut berupa usaha budidaya jamur tiram melalui teknologi pemanfaatan kulit kopi sebagai bahan campuran media tanam dalam menangani pengelolaan limbah yang dihasilkan dari perkebunan kopi dengan suatu kegiatan pemberdayaan berbasis masyarakat. Kegiatan ini melibatkan satu mitra yaitu Kelompok Tani Bina Warga di Desa Tebat Laut. Tahapan Kegiatan yang dilakukan yaitu sosialisasi dan penyuluhan, demonstrasi dan praktik, pendampingan melalui monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan IPTEK masyarakat dalam mengolah limbah kulit kopi sebagai bahan campuran media tanam untuk budidaya jamur tiram dari 30% menjadi 100%.

Keywords

Limbah Pemberdayaan Tebat Laut

Article Details

How to Cite
Nurfitrisari, K., Muhammad Subhan Hamka, Andika Prawanto, & Indriati Meilina Sari. (2023). Pemanfaatan Kulit Kopi sebagai Media Tanam Budidaya Jamur Tiram oleh Kelompok Tani di Desa Tebat Laut. Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan IPTEKS, 21(2), 201–213. https://doi.org/10.33369/dr.v21i2.30189

References

  1. Badarina, I. (2020). Budidaya Jamur Tiram dengan Media Kulit Buah Kopi Ulu Kabupaten Rejang Lebong. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 3(4), 334–343.
  2. BPS. (2019). Data Statistik Kabupaten Kepahiang. Badan Pusat Statistik dalam Angka. https://www.bps.go.id/searchengine/result.html.
  3. Data Profil Desa. (2019). Profil Desa Tebat Laut. Kecamatan Seberang Musi. Kabupaten Kepahiang.
  4. Elida N., & Fathurrohman, H. A. P. (2018). PEMANFAATAN KOMPOS BLOK LIMBAH KULIT KOPI SEBAGAI MEDIA TANAM (the Utilization of Coffee Pulp and Coffee Husk Compost Block as Growing Media). 2(2), 61–72.
  5. Haryati, B. Z., & Tandirerung, W. Y. (2017). Pengaruh Komposisi Media Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus). AgroSainT UKI Toraja, VIII(1), 38–46.
  6. Istiqomah, N., & Fatimah, S. (2014). Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Pada Berbagai Komposisi Media Tanam (Growth and Yield of Oyster Mushrooms In Various Composition of Planting Media). Ziraa’Ah Majalah Ilmiah Pertanian, 39(3), 95–99. https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/ziraah/article/view/71
  7. Juwita, A. I., Mustafa, A., & Tamrin, R. (2017). Studi Pemanfaatan Kulit Kopi Arabika (Coffee Arabica L.) sebagai Mikro Organisme Lokal (MOL). Agrointek, 11(1), 1. https://doi.org/10.21107/agrointek.v11i1.2937
  8. Kurniati, F., Sunarya, Y., & Nurajijah, R. (2019). Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus (Jacq) P. Kumm) pada Berbagai Komposisi Media Tanam. Media Pertanian, 4(2), 59–68.
  9. Kusumastuti, A., Yasir, M. I., & Same, M. (2020). Pengaruh Pupuk Organik Kulit Buah Kopi dan Pupuk Urea terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Nilam (Pogostemon cablin). Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science), 18(1), 78–87. https://doi.org/10.32528/agritrop.v18i1.3104
  10. Maknunin, H., & Santoso, M. (2020). Pemanfaatan Limbah Rumput Laut sebagai Media Campuran terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal Produksi Tanaman, 8(1), 23–30.
  11. Nugraha, T. (2013). Buku Panduan Budidaya Jamur Tiram. CV. Rama Widya; Bandung 125 hal.
  12. Nur, A., Suloi, F., Syam, N. F., Jufri, N., Sari, R., Mahendradatta, M. (2019). Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi sebagai Upaya Pemberdayaan Ibu-ibu Rumah Tangga di Desa Latimojong, Kabupaten Enrekang. Agrokreatif, 5(3), 246–250.
  13. Putir, P. E., Tanduh, Y., & Firdara, E. K. (2019). Biodiversitas dan Identifikasi Jamur Basidiomycetes di Taman Nasional Sebangau, Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah. Jurnal Jejaring Matematika dan Sains, 1(1), 39–43. https://doi.org/10.36873/jjms.v1i1.135
  14. Rahman, M. J., Mulyaningrum, E. R. (2021). Perbandingan Media Tanam Kulit Kopi dan Kulit Ari Kedelai terhadap Waktu Pertumbuhan dan Produktivitas Pleurotus ostreatus. Jurnal Nasional Sains. 113–120. http://conference.upgris.ac.id/index.php/snse/article/view/2086%0Ahttp://conference.upgris.ac.id/index.php/snse/article/download/2086/1139
  15. Reyeki, S. (2013). Pemanfaatan Serbuk Gergaji Kayu Sengon (Albizia falcataria) dan Bekatul Sebagai Media Tanam Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) dengan Penambahan Serbuk Sabut Kelapa (Cocos nucifera). 1–17.
  16. Risdawati, N., & Soemarno, S. (2021). Pengaruh Aplikasi Kompos Kulit Buah Kopi terhadap Kandungan Bahan Organik dan Fosfor pada Inceptisol Kebun Kopi Desa Bangelan, Malang. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 8(2), 461–469. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2021.008.2.17
  17. Rosniawaty, S., Sudirja, R., & Hidayat, H. (2017). Pemanfaatan Limbah Organik sebagai Media Tanam dan Aplikasi Urin Ternak Pada Pembibitan Kopi (Coffea arabica L.). Kultivasi, 16(1), 287–292. https://doi.org/10.24198/kultivasi.v16i1.11545
  18. Saisa, S & Syabriana, M. (2018). Produksi Bioetanol dari Limbah Kulit Kopi Menggunakan Enzim Zymomonas Mobilis dan Saccharomyces Cereviseae. Jurnal Serambi Engineering, 3(1), 271–278. https://doi.org/10.32672/jse.v3i1.356
  19. Umniyatie, S., Astuti, Pramiadi, D., & Henuhili, V. (2013). Budidaya Jamur Tiram (Pleurotus sp.) sebagai Alternatif Usaha bagi Masyarakat Korban Erupsi Merapi di Dusun Pandan, Wukirsari, Cangkringan, Sleman DIY. Jurnal Inotek, 17(2), 162–175.
  20. Zahrosa, D. B., Soejono, D., Raharto, S., & Setiyono, S. (2021). Teknologi Tepat Guna: Pemanfaatan Kulit Kopi sebagai Alternatif Media Tumbuh Jamur Tiram. INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian, 5(1), 98. https://doi.org/10.36841/integritas.v5i1.960.