Main Article Content

Abstract

Kabupaten Bondowoso memiliki potensi akan produk buah–buahan salah satunya mangga. Hal itu dikarenakan mangga menjadi komoditas yang telah dibudidayakan secara turun temurun di pekarangan rumah. Namun Teknik budidaya yang dilakukan belum sesuai dengan tata cara budidaya yang baik atau Good Agricultural Practices. Tingginya potensi akan produksi mangga akan menurun jika tidak dilakukan perbaikan dalam proses budidaya. Wanita memiliki peran penting dalam proses budidaya. Pemerintah melalui penyuluh melakukan pendampingan melalui kelompok wanita tani salah satunya KWT Delima Merah yang terletak di Desa Darus Sholah. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kelompok Wanita Tani Delima Merah, Kabupaten Bondowoso dengan mengikutsertakan 30 anggota. Kegiatan yang dilakukan merupakan kolaboratif aktif antara tim dan mitra dengan beberapa kegiatan utama yaitu persiapan pelaksanaan, penyuluhan, dan penerapan teknologi GAP. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan perubahan akan pengetahuan sebesar 71% dan perubahan akan kemampuan berbudidaya sebesar 78%. Kegiatan berlangsung lancar sesuai dengan perencanaan dengan partisipasi aktif dari para anggota kelompok.

Keywords

mangga gap kwt Mangga GAP KWT

Article Details

How to Cite
Pratita, D. G., Oktafa, H., Rizky Fadillah, A., & Firgiyanto, R. (2025). Penerapan Good Agricultural Practice pada Mangga di Kelompok Wanita Tani Delima Merah, Kabupaten Bondowoso. Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan IPTEKS, 23(2), 195–204. https://doi.org/10.33369/dr.v23i2.44916

References

  1. Arsyad, M., & Basri, M. (2019). Model kolaboratif dalam pengabdian masyarakat berbasis partisipasi lokal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 101–110. https://doi.org/10.1234/jpkm.v5i2.223
  2. Ashari, S., Rahayu, S., & Poerwanto, R. (2016). Pengembangan hortikultura berkelanjutan di Indonesia. Bogor: IPB Press.
  3. Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Statistik hortikultura 2022. Jakarta: BPS Republik Indonesia.
  4. Devanka, K. A., Saputra, A. D., & Supriatna, A. (2024). Capacity building Kelompok Wanita Tani Sekar Asri dalam memperkuat ekonomi lokal. Parta: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 45–56. https://journal.undiknas.ac.id/index.php/parta/article/view/5138
  5. Dewi, F., & Handayani, S. (2020). Metode kolaboratif sebagai pendekatan dalam pemberdayaan masyarakat desa. Jurnal Abdimas, 24(1), 15–25. https://doi.org/10.15294/abdimas.v24i1.5678
  6. Direktorat Jenderal Hortikultura. (2021). Roadmap pengembangan mangga nasional. Jakarta: Kementerian Pertanian.
  7. Erpan, R., Yulianto, A., & Rini, S. (2022). Peran Kelompok Wanita Tani dalam usaha ternak sapi potong di Kabupaten Bengkulu Tengah. Inspirasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 19(2), 135–146. https://jurnal.umb.ac.id/index.php/inspirasi/article/view/1819
  8. FAO. (2020). Fruit and vegetables – Your dietary essentials. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.
  9. Fauziah, R., Utami, L. M., & Rahman, A. (2021). Peran Kelompok Wanita Tani terhadap peningkatan ekonomi keluarga menggunakan analisis SMART-PLS. Edunomika, 5(3), 221–232. https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jie/article/view/11948
  10. Fitriani, D., & Nugroho, W. (2021). Kolaborasi multi pihak dalam pengabdian masyarakat: Studi kasus pengembangan usaha tani terpadu. Jurnal Pengabdian Pertanian, 3(2), 89–97. https://doi.org/10.32528/jpp.v3i2.1123
  11. Fitriyana, E. A., Astuti, R., & Nugroho, W. A. (2024). Peran Kelompok Wanita Tani dalam optimalisasi pemasaran UMKM melalui digital marketing. Jurnal Manajemen, 15(1), 30–40. https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/Jurnalmanajemen/article/view/3782
  12. Hasan, S., Nurhayati, D., & Kurniawati, S. (2023). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga di Desa Padaan. International Conference on Community Development, 2(1), 87–95. https://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/icodev/article/view/5181
  13. Kementerian Pertanian. (2022). Outlook hortikultura komoditas mangga. Jakarta: Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian.
  14. Kirana, Y. A., Andini, R., & Septiana, A. (2021). Peran Kelompok Wanita Tani dalam pengembangan agrowisata di Kabupaten Pesawaran. Jurnal Ilmu Agribisnis, 9(2), 123–132. https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JIA/article/view/3062
  15. Litz, R. E. (2009). The mango: Botany, production and uses (2nd ed.). Wallingford: CABI Publishing.
  16. Maghfiroh, W., Nugraheni, F., & Santoso, A. (2022). Peran Kelompok Wanita Tani dalam meningkatkan kesadaran gizi melalui program GEMPAR. Jurnal Agroteknologi, 12(1), 55–64. https://jurnal.umnu.ac.id/index.php/agronu/article/view/1576
  17. Nasir, M., Rahayu, D., & Putri, A. (2019). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani melalui pemanfaatan lahan pekarangan sempit untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 4(1), 67–75.
  18. Nuryanto, H., & Sari, P. (2022). Kolaborasi perguruan tinggi dan kelompok tani dalam peningkatan kapasitas produksi pertanian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pertanian, 4(1), 44–53. https://doi.org/10.32528/jpmp.v4i1.3456
  19. Poerwanto, R., & Efendi, D. (2018). Fisiologi tanaman hortikultura. Bogor: IPB Press.
  20. Sari, D. P., Utami, H., & Wulandari, A. (2022). Peran Kelompok Wanita Tani dalam Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga melalui Pemanfaatan Pekarangan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pertanian, 4(2), 115–124.
  21. Setiawan, B., Anwar, R., & Hidayat, T. (2020). Strategi pengembangan agribisnis mangga berbasis kawasan. Jurnal Hortikultura Indonesia, 11(2), 85–94.
  22. Susanto, A., & Wulandari, D. (2023). Metode kolaboratif dalam program pemberdayaan berbasis UMKM: Strategi keberlanjutan. Jurnal Ekonomi dan Pengabdian, 6(1), 77–88. https://doi.org/10.25077/jep.6.1.77-88.2023
  23. Susanto, S., & Subekti, N. A. (2017). Teknologi budidaya mangga berorientasi mutu dan daya saing. Jurnal Hortikultura, 27(2), 181–190.
  24. Yuniarti, N., & Suryadi, A. (2019). Peluang dan tantangan ekspor mangga Indonesia. Jurnal Agribisnis Indonesia, 7(1), 23–34.